• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Minggu, 1 November 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita Kota Bandung

FPN Bandung Gelar Nobar Film NAZA: Dokumenter Kebrutalan Genosida Zionis atas Warga Palestina

TV Harmoni oleh TV Harmoni
Minggu, 1 November 2026
in Kota Bandung
0 0

Sekitaran CGV BEC sinemas  Kota Bandung turun hujan lebat saat TV Harmoni pulang selepas menonton film dokumenter invetigasi  NAZA Jum’at (30/10/2026)  yang mengusik  akal sehat dan hati nurani menyangkuti  apa menimpa Palestian sekaligus  tanda tanya besar seperti komentar beberapa penonton yang dijumpai selesai menyaksikan film berdurasi 80 menit ini.

“Ada ya manusia seperti militer Zionis tadi?”, yang  segera ditimpali penonton lain:” Bukan itu bukan manusia itu binatang buas”.

Penonton lain yang seorang bapak  juga mengungkapkan perasaannya dan mengungkapkan tanya setelah Sekjen FPN Furqan AMC memberi kesempatan kepada seluruh penonton film NAZA  untuk menyampaikan   tanggapan mereka.

“Ini kalau si Monik nonton film ini  gimana ya”.

Maksud penonton itu karena selama ini sebagai narsum di banyak program TV  untuk soal Palestina dan jelas jelas pro zionis, apakah   ia masih punya hati nurani untuk membela negara zionis yang benar  melakukan praktek genosida sebagaimana yang diceritakan militer Israel  sendiri dalam film dokumenter ini.

Untuk keberanian pembuatan dokumenter ini John Aderemi Abiola dan Rachel Zor selaku sutradara diganjar penghargaan Special Jury Prize di Festival Film Venesia pada September 2026.

Sebaliknya, Menteri Kebudayaan Israel Miki Zohar dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengecam keras film tersebut.

Miki Zohar menyerukan pencabutan kewarganegaraan kedua sutradara dan menuduh mereka melakukan pengkhianatan terhadap negara Miki Zohar menyerukan pencabutan kewarganegaraan kedua sutradara dan menuduh mereka melakukan pengkhianatan terhadap negara.

Lepas seluruh penonton menyaksikan film dokumenter berdurai 80 menit, Dina Y. Sulaeman pengamat geopolitik Timur Tengah turut memberikan review fillm NAZA ini.

“Secara umum  film ini adalah dokumentasi kejahatan perang, dan (pendokumentasian) ini dilakukan oleh orang Israel sendiri artinya apa ? Dalam masyarakat Israel itu  ada orang orang minimalnya yang tersentuh hatinya ketika melihat kejahatan besar yang dilakukan oleh bangsanya, oleh tentaranya sendiri” ujarnya.

“Film ini kemudian mendapat  gaung  dan mendapat  pujian justru karena  yang membuat adalah orang dalam sendiri. Sehingga memang buat orang Israel ini tidak bisa membela diri, ini kan dari anda sendiri gitu. Karena itulah dua sutradara ini menghadapi ancaman pembunuh dan dan dihapus kewarga negaraanya, keluarganya  di Israel diserang orang orang radikal dan dari sisi operasi yang dilakukan dengan penggunaan AI, Israel  terbukti memang sengaja” lanjutnya.

“Israel (selama ini) selalu mengatakan yang kami kejar adalah HAMAS dan seolah olah  ini dimaafkan oleh terutama di  dunia barat,  karena mereka berfikir “O karena HAMAS itu teroris”.Itu yang selama ini dicekoki ke masyarakat di  barat” ungkapnya.

“Sehingga ketika sekarang diungkap, lho ternyata  secara sengaja demi membunuh 1 orang HAMAS itu bisa dibolehkan 500 orang lain ikut tewas dan itu disebutnya NAZA, korban collateral damage, dimaafkan, tanda kutip. Tapi ketika pake AI (Artificila Intelligent)  dan sudah jelas bakal ada 500 yang tewas berarti pada saat itu ini sengaja.Bukan korban yang tidak sengaja. Ini (film dokumenter) menjadi bukti kejahatan perang”. pungkasnya.

Menutup kegiatan Nobar kali ini setelah sebelumnya FPN berkesempatan menyelenggarakan kegiatan di Gedung Indonesia Menggugat untuk film The Voice of Hind Rajab, Furqan AMC  mengajak  para hadirin  untuk tidak diam dan tetap lantang bersuara, membela Palestina sampai Palestina merdeka.

Sekjen FPM Furqan AMC mengatakan Sebuah bangsa itu mesti berdiri diatas fondasi moral.

“Sebuah bangsa itu mesti berdiri diatas fondasi moral. Kenapa  harus menjadi suatu bangsa. Genosida sedang menghacurkan itu sendiri. Jadi percayakah janji pembebasan akan terwujud. Tidak semua benar dalam film ini. Pertama, soal korban 1200  orang Israel (dibunuh, diperkosa,bayi bayi dibantaikatanya) sebagai korban serangan HAMAS (7 Oktober)  sampai hari ini tidak ada buktinya, tidak ada satu pun yang berhasil membuktikan  termasuk PBB berarti itu sebenar kisah hoak, untuk memicu tindakan brutal dari semua sistem Israel; Ini sistemik,  film ini akan menjadi bukti dalam sidang manapun, dan nanti akan  ada film-film lainnya  bahwa ini adalah genosida” ujarnya.

Sebelum seluruh penonton dan panitia dari FPB kembali kerumah, para peserta secara bersama meneriakan “Free Palestine, Palestine will be free!” sebagai tanda dan semangat untuk terus bersama berjuang membebaskan Palestina dari cengkeraman genosida dan penjajahan Zionis Israel.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
TV Harmoni

TV Harmoni

Info Terkait

Kota Bandung

Diresmikan Walikota Bandung, Bawah Flyover Pasupati Jadi Destinasi Kuliner “Anderpas”

Minggu, 1 November 2026
Kota Bandung

Anggota DPRD Kota Bandung Nina Fitriani Ungkap Peran Perempuan sebagai Komandan Dapur dalam Pengelolaan Sampah

Jumat, 30 Oktober 2026
Kota Bandung

Pendaftar Mudik Gratis PJT Bandung Raya Tembus 1.500 Orang, Targetkan 50 Bus pada 2027

Senin, 26 Oktober 2026
Kota Bandung

Group Angklung Golden Memories Sukses Guncang Gelaran “The Bandung Heritage Run 2026”

Senin, 26 Oktober 2026
Kota Bandung

Satu Tahun Perjalanan Penuh Cinta Humairah: Rumah Bersama dalam Persaudaraan dan Filantropi

Kamis, 22 Oktober 2026
Kota Bandung

Anggota Komisi I DPRD Kota Bandung, Erick Darmajaya Soroti Pentingnya Keteladanan dalam Pembangunan Bangsa

Senin, 19 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist