Bandung, 19 Juni 2026 — Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Bandung 2026 sukses digelar dengan menghadirkan 20 finalis terbaik yang mewakili 14 kecamatan di Kota Bandung.
Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, para finalis menunjukkan kemampuan, wawasan, dan kepedulian mereka terhadap berbagai isu remaja, keluarga, dan kependudukan.
Acara dibuka dengan persembahan dari Yuli Daria dan dipandu oleh Nurul Aprilia bersama Gilang Hafidzi. Suasana semakin semarak melalui penampilan opening dance yang dibawakan oleh seluruh
finalis, dilanjutkan dengan sesi perkenalan peserta.
Dalam sambutannya, Endah Komalasari, S.Sos., M.AP., selaku Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kota Bandung, menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis yang berhasil menembus jajaran 20 besar dan menjadi representasi terbaik dari wilayah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung, Anhar Hadian, S.KM., M.Tr.A.P., menjelaskan bahwa konsep ” Sawala Nusantara : Ngamumule Jati Diri, Ngawangun Rumaja Sadar Bencana” yang diangkat dalam penyelenggaraan tahun ini berlandaskan nilai luhur masyarakat Sunda, yaitu Silih Asah, Silih Asih, dan Silih Asuh.

Nilai tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi bagi generasi muda dalam membangun kepemimpinan yang berkarakter, kolaboratif, dan berorientasi pada kemajuan masyarakat.
Rangkaian pembukaan ditandai dengan pembunyian gong sebagai simbol dimulainya grand final serta pemberian apresiasi kepada para sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari DJ Arie sebagai Communication Coach, dr. Fahira
Riva selaku Putri Indonesia Jawa Barat 2 Tahun 2026, serta Azhar Nuriyanti yang merupakan Duta GenRe Terbaik 1 Tahun 2025.
Memasuki tahap kompetisi, diumumkan enam finalis putra yang berhasil melaju ke babak berikutnya, yaitu Irsyad Surya, Muhammad Tuhfatul A. (Bandung Kulon), Khaizuran Danish Setiawan (Arcamanik), Dede Angga Syahputra (Sukasari), Dimas Pratama (Batununggal), dan Shidqi Haditya (Bandung Kidul).
Sementara itu, enam finalis putri yang berhasil masuk ke jajaran Top 6 adalah Dini Febra Auralia (Sukasari), Khansa Ramainya K. (Arcamanik), Zahra Aira Azhari (Panyileukan), Berlian Aulia Keyza N. (Rancasari), Atharaya Putri Faiza (Bandung Kidul), dan Sasista Tanisa (Karacondong).

Pada sesi tanya jawab, para finalis menunjukkan kemampuan berpikir kritis terhadap berbagai isu yang dihadapi generasi muda saat ini.
Beberapa gagasan yang mendapat perhatian dewan juri di antaranya
pentingnya pencegahan stunting sejak usia remaja melalui edukasi berkelanjutan, penguatan komunikasi dalam keluarga untuk mengurangi konflik akibat miskomunikasi, serta pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan melalui Program Ayah Teladan Indonesia.
Selain itu, para finalis juga menekankan pentingnya keberanian remaja untuk terus mengembangkan diri dan mengambil peran sebagai agen
perubahan di tengah masyarakat.
Setelah sesi tanya jawab, acara dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan DPRD Kota Bandung yang memberikan apresiasi terhadap semangat dan kualitas para finalis dalam menyampaikan gagasan terkait pembangunan generasi muda.
Rangkaian grand final kemudian memasuki sesi final walk yang menjadi penampilan terakhir para finalis sebelum pengumuman pemenang.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Khaizuran Danish Setiawan dari Kecamatan Arcamanik berhasil
meraih posisi Terbaik I Putra, disusul Shidqi Haditya dari Bandung Kidul sebagai Terbaik II Putra, dan Irsyad Surya sebagai Terbaik III Putra.
Pada kategori putri, Dini Febra Auralia dari Kecamatan Sukasari dinobatkan sebagai Terbaik I Putri. Posisi Terbaik II Putri diraih oleh Zahra Aira Azhari dari Panyileukan, sementara Berlian Aulia Keyza N. dari Rancasari berhasil meraih gelar Terbaik III Putri.
Melalui ajang Pemilihan Duta GenRe Kota Bandung 2026, diharapkan para pemenang dan seluruh finalis dapat terus berkontribusi sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi, menginspirasi, serta mengajak generasi muda untuk merencanakan masa depan yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing






