Giat Dede Farhan Aulawi bersama Kepala Kesbangpol Kota Bandung menerima silaturahmi dan audiensi Paguyuban Jawara Sunda sebagai tempat berhimpunnya banyak paguron / perguruan pencak silat di Jawa Barat.
Pada kesempatan ini dijelaskan rencana Peringatan Hari Pencak Silat se-Dunia di kota Bandung, serta pengenalan Senam Silat Indonesia untuk menjaga warisan budaya bangsa.

Disamping itu juga dibahas peran serta dan komitmen para Jawara dalam menjaga kondusifitas kota Bandung, khususnya jelang Pemilu Serentak 2024. Budaya dan seni beladiri pencak silat bisa menjadi perekat dalam menjaga persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa.

Disamping itu, sebagai Pembina Asosiasi Pemijat Tradisional Indonesia (APTI), Dede Farhan Aulawi juga menjelaskan Standarisasi Pijat Tradisional sebagai warisan budaya baik untuk rileksasi maupun pengobatan. Mulai dari kelas basic, intermediate, sampai advance. Mulai pemahaman patologi dan anatomi tubuh, sistem syaraf, sistem otot, sistem tulang, dan sistem peredaran darah dalam tubuh manusia.
Warisan luhur budaya bangsa ini perlu dijaga dan dilestarikan agar memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Bukan hanya di dalam negeri, tetapi juga ke mancanegara.












