Oleh: Siti Sundari
Bandung, 10/10/2023
Ir.Hj.lya Amalyana dikukuhkan sebagai Ketua Muslimat Al Ittihadiyah (MAI) DPW Jawa Barat menggantikan Ir.Hj. Yesi Martaleni yang ditarik DPP menjadi Sekjen MAI.
Lya Amalyana yang sebelumnya adalah Ketua divisi Pendidikan dan Dakwah MAI DPW Jawa Barat, karena Ketua MAI DPW Jabar, Ir Yesi Martaleni ditarik pusat menjadi Sekjen DPP MAI, otomatis jabatan Ketua MAI Jabar terjadi kekosongan.

Namun tidak menunggu terlalu lama sebagai pengganti Yesi, Lya Amalyana didaulat menjadi Ketua MAI Jabar dan disetujui oleh DPP MAI. Melalui SK No.09/DPP -MAI/IX/2023 akhirnya Lya dikukuhkan menjadi Ketua MAI DPW JABAR bersama pengurus DPD Kota Bandung, DPD Kabupaten Garut, DPD Kabupaten Bandung dan DPD Kabupaten Bandung Barat.
Surat Keputusan itu dibacakan oleh Sekjen DPP MAI Ir. Yési Martaleni melalui acara Pelantikan Pengurus MAI DPW dan DPD se- Jawa Barat yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Bandung pada Selasa kemarin.
Sekjen DPP MAI menyatakan sejalan dengan pelantikan dan pengukuhan pengurus MAI ini baik tingkat DPW maupun tingkat DPD, diharapkan segera ditindaklanjuti dengan menyusun kepengurusan secara lengkap sesuai 3 pilar MAI yaitu bidang Pendidikan dan Dakwah, Sosial Ekonomi dan Kaderisasi.
Sekjen DPP MAI minta agar pengurus yang baru dilantik, sesuai dengan bunyi SK N0.09/DPP -MAI/IX/2023 tentang pengangkatan para pimpinan dan pengurus MAI Jawa Barat agar segera melengkapi perangkat pengurusnya dengan menyusun susunan pengurus DPW dan DPD dengan menyusun program- program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh umat.
Ketua DPP Al Ittihadiyah KH. Nuruzzaman pada sambutannya mengatakan Al Ittihadiyah (AI) memiliki misi besar untuk menjadi perangkat umat.
Kehadiran Al Ittihadiyah , Ketua DPP menyatakan senada dengan Salmiah Rambe, bahwa MAI harus menciptakan rasa tentram, nyaman , serta suasana solusi.
“Kita kalau berada di suatu tempat, kita harus menghasilkan suatu gelombang. Gelombang yang kita tebar harus ada titik temu atau solusi yang mengacu pada prinsip – prinsip dasar hamba Allah yang diakui Allah SWT”, jelas sosok nomor satu Al Ittihadiyah ini yang berasal Madura.
Selanjutnya Nuruzzaman berpesan, dalam menjalankan fungsinya para kader MAI hendaknya mempunyai ketajaman. Intuisi yang tajam, pandangan yang tajam.
Tahu banyak hal tentang politik, sosial budaya, ekonomi, ideologi dan pertahanan keamanan.
Sementara itu Ketua DPP MAI Dr. Nurul Hidajati, S.Pd., MM pada kesempatan ini tak terlalu banyak berbicara dalam sambutannya.

Nurul hanya menegaskan bahwa MAI punya peran penting di Negara ini yaitu bidang ketahanan keluarga.
“Calon-calon pemimpin lahir dan dimulai dari ketahanan keluarga. Keluarga yang mendidik dan mempersiapkan masa depan putera puterinya sejak bayi.
“Mendidik anak sejak bayi itu seperti memahat di atas batu karena kalau sudah dewasa tentu sulit dipahat seperti memahat di Air.
Hadir dalam pelantikan ini pengurus DPP Al Ittihadiyah bidang Kaderisasi Prof. Dr.Yazid. Pembina dan penasehat MAI Jabar, Salmiah Rambe S.Pd., MM, Linda Sulaeman, dan Hj. Yeni Yuliani. Selain itu hadir pula Ketua Barusan Muda Al Ittihadiyah Barry, SE.
Adapun susunan pengurus MAI DPW dan 4 DPD se -Jawa Barat adalah sebagai berikut:
Ketua MAI DPW Jabar:
Hj. Ir. Lya Amalyana
Ketua MAI DPD Kota Bandung: Rika Nurmalasari
Ketua MAI DPD Kabupaten Bandung: Eva Erlianda.
Ketua MAI DPD Kabupaten Bandung Barat: Santi Sulastriani
Dan Ketua MAI DPD Kabupaten Garut : Nona Roslya Kangae Keytimu, S.Pd.














