• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Rabu, 4 November 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita Kota Bandung

Kang Asmul Ingatkan Relevansi Sumpah Pemuda dengan Saling Menghargai Perbedaan dan Mengutamakan Persaudaraan

TV Harmoni oleh TV Harmoni
Rabu, 4 November 2026
in Kota Bandung
0 0

Ada 3 nilai utama yang dikemukakan pada moment Sumpah Pemuda tahun 2026 kali ini yaitu Patriotik,Gigih dan Empati yang terangkai dalam tema besar Sumpah Pemuda yaitu :“Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.

Untuk ke 98 tahun Sumpah Pemuda, tema  Sumpah Pemuda ini ditetapkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Surat Edaran Menpora Nomor 10.14.19 Tahun 2026.

TV Harmoni dalam program acara Tamu Kita pada 3 November 2026 menghadirkan Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, SH mencoba menggali kedalaman dan relevansi tema Sumpah Pemuda Tahun ini.

“Menurut saya relevansi Sumpah 28 Oktober 1028 justru semakin penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk saat ini. Kalau kita melihat dari sejarah yang ada, kita tahu  bahwa para pemuda  dari berbagai daerah,  suku, bahkan agama, dan latar belakang organisasi yang pada waktu itu  memiliki perbedaan kepentingan dan pandangan tetapi mereka memang mereka mampu menyingkirkan ego kelompoknya untuk cita cita yang sama yaitu  bagaimana menyatukan cita cita yang besar yaitu  Indonesia yang merdeka” ungkapnya.

“Inilah pelajaran penting dari Sumpah Penting, Bahwa memang persatuan tidak mengharuskan kita menjadi seragam  tetapi mengajarkan kita  menghargai perbedaaan dan memiliki tujuan bersama. Dalam konteks hari ini tentu saja  tantangan kita memang berbeda  kita tidak menghadapi penjajahan secara fisik kita menghadapi ancaman perpecahan melalui penyebaran hoaks, ujaran kebencian,kemudian politik identitas, bahkan fanatisme kelompok  hingga seringkali polarisasi di media sosial yang ini seringkali kita rasakan ” lanjutnya.

Menyangkut keberadaan  generasi  dan sumpah pemuda saat ini Ketua DPRD yang lebih akrab disapa Kang Asmul ini menuturkan bahwa  kaum muda memiliki potensi akan menjadi kekuatan yang lebih besar  bagi bangsa bangsa, tetapi di sisi lain mereka juga dapat menjadi sasaran empuk  dari berbagai kepentingan yang yang ingin memecahbelah masyarakat.

“Semangat Sumpah pemuda harus diterjemahkan dalam tindakan tindakan nyata dan kita semua jangan mudah terprovokasi, jangan mudah diadudomba, dan jangan sampai perbedaan pilihan politik perbedaan organisasi, perbedaan suku maupun pandangan membuat kita kehilangan persaudaraan sesama anak bangsa”. Ujarnya.

Kang Asmul juga menekankan menyikapi situasi kekinian dengan segenap perkembangan atau dinamika perubahan.

“Generasi muda mesti menjadi generasi kritis dan memiliki wawasan yang luas, hari ini mesti melek teknologi tetapi tetap punya karakter dan cinta tanah air.
Jangan sampai kita lebih mudah bersatu lebih muda dengan kelompok sendiri tetapi sulit bersatu  sebagai bangsa Indonesia” tuturnya.

“Dan sebagai bagian dari penyelenggara pemeritah daerah, kami di DPRD Kota Bandung khususnya  memiliki tanggungjawab untuk menjaga ruang kebersamaan, membuka ruang partisipasi generasi muda, serta memastikan bahwa pembangunan kota ini melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang” ujarnya.

Menutup talkshow, Kang Asmul menggaris bawahi pentingnya menempatkan  Sumpah Pemuda tidak sekedar memperingati peristiwa sejarah tetapi merupakan komitmen yang harus untuk dihidupkan, karena Indonesia tidak akan kuat hanya dengan memiliki banyak orang pintar tetapi  tentu saja membutuhkan generasi  yang  memiliki kesadaran untuk menjaga persatuan dan mampu menghargai perbedaan dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.

“Itulah makna  Satu n
Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa Indonesia yang harus kita jaga sampai kapanpun” pungkasnya.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
TV Harmoni

TV Harmoni

Info Terkait

Kota Bandung

FPN Bandung Gelar Nobar Film NAZA: Dokumenter Kebrutalan Genosida Zionis atas Warga Palestina

Minggu, 1 November 2026
Kota Bandung

Diresmikan Walikota Bandung, Bawah Flyover Pasupati Jadi Destinasi Kuliner “Anderpas”

Minggu, 1 November 2026
Kota Bandung

Perkuat Integritas Pemerintahan, Ketua DPRD Kota Bandung Hadiri Rakor bersama KPK & Kemendagri

Sabtu, 31 Oktober 2026
Kota Bandung

Anggota DPRD Kota Bandung Nina Fitriani Ungkap Peran Perempuan sebagai Komandan Dapur dalam Pengelolaan Sampah

Jumat, 30 Oktober 2026
Kota Bandung

Erick Dorong Pemkot Bandung Tingkatkan Penertiban PKL dan Bangli

Selasa, 27 Oktober 2026
Kota Bandung

Pendaftar Mudik Gratis PJT Bandung Raya Tembus 1.500 Orang, Targetkan 50 Bus pada 2027

Senin, 26 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist