Rasa takjub dan gembira mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di Floating Market Lembang, Selasa (25/08/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Mimbar Hiburan dan Amal bagi Dhuafa (MHABD) ini menjadi lebih istimewa karena para hadirin tidak hanya mengikuti berbagai permainan, tetapi juga mengapresiasi bakat anak-anak
disabilitas melalui beragam penampilan.
Kegiatan ini bekerja sama dengan beberapa Sekolah Luar Biasa (SLB), salah satunya SLB Nike Ardilla, serta menghadirkan Dini Lestari, seorang motivator dan penulis 12 buku. Dini Lestari juga telah menjadi pembicara di sejumlah negara Asia, di antaranya Malaysia dan Thailand, berkat kesungguhannya dalam menulis dan berbicara di depan publik.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan MHABD Hj. Selvi Lusiana, S.E., M.M., CRMO, GRCE, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Pembina Yayasan MHABD, Bang Adjie Esa Poetra, turut menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung perayaan HUT ke-81 RI dan Maulid Nabi Muhammad SAW, termasuk Pak Perry Tristianto selaku pemilik Floating Market.
Bang Adjie Esa Poetra mengisahkan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW serta kebaikan beliau yang dikenal hingga ke seluruh penjuru dunia.
“Hei anak anak terkasih, kalian anak anak yang lebih bahagia masa kecilnya, karena Nabi Muhammad SAW ketika lahir bapaknya sudah meninggal, ketika berusia 6 tahun ibunya meninggal, kalo kalian bapak ibunya masih ada kan? Kalian diasuh ibu dan bapak kalian lebih beruntung. Makanya kalau Nabi Muhammad SAW hebat kalian juga harus hebat sebagai anak disabilitas. Kalian harus punya semangat.”

Bang Adjie Esa Poetra juga menyampaikan tiga hal yang dapat diteladani dari Nabi Muhammad SAW, yakni membiasakan mengawali kegiatan dengan membaca bismillahirrahmanirrahim, bertadabbur alam, serta selalu berbuat baik kepada sesama.
Penampilan Dini Lestari, seorang penulis dan motivator penyandang cerebral palsy, turut menarik perhatian hadirin. Ia tampil tanpa rasa ragu maupun grogi untuk
mengisahkan perjalanan dan prestasinya, termasuk menulis buku hingga menjadi pembicara publik di Thailand dan Malaysia.

Ia mengatakan kepada saudara-saudarinya bahwa tidak ada yang sia-sia sebagaimana yang Allah firmankan dalam Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 191.
Menurutnya, siapa pun, termasuk anak-anak disabilitas pasti memiliki bakat dan potensi yang dapat diasah hingga mewujudkan karya yang bermanfaat.
Acara juga dimeriahkan dengan berbagai lomba kemerdekaan dan panggung kreativitas anak-anak yang menampilkan beragam bakat peserta disabilitas.
Tabuhan jimbe turut menghidupkan suasana panggung. Penampilan kemudian dilanjutkan dengan fashiow show yang diikuti anak-anak, disusul berbagai
penampilan lainnya yang tak kalah menarik perhatian hadirin.
Selvi Lusiana turut menyampaikan tanggapannya terkait kegiatan tersebut.

“Kami mengundang adik-adik, anak-anak terkasih dari kurang lebih lima sampai enam SLB untuk bermain di Floating Market. Kami mengapresiasi adik-adik yang dengan percaya diri tampil. Kita juga sangat terharu dengan percaya diri dan kreativitas adik-adik yang menampilkan fashion show, angklung, dan juga jimbe,” ujarnya.
“Kami juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan keluarga besar MHABD, media TV Harmoni, para donatur, dan ibu-ibu semua dari yayasan.”
Selain itu, Teh Arni selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak disabilitas untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menikmati rangkaian acara yang telah disiapkan” lanjutnya.
“Kita bisa mendatangkan anak-anak hebat, anak-anak disabilitas, 80 anak dengan pendampingnya. Di acara ini kita menghadirkan kreativitas anak-anak, di antaranya angklung, jimbe, dance, pencak silat, dan jaipong. Sekarang juga kita akan mengadakan lomba-lomba agar mereka di Pesta Ceria ini lebih bahagia.” ujarnya.
Pak Perry Tristianto selaku pemilik Floating Market turut menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan.

“Hari ini kita di Floating Market mengadakan acara ulang tahun kemerdekaan dan memperingati Maulid bersama anak-anak disabilitas. Semoga acara ini bisa berlanjut rutin dan berguna untuk semua,” ucapnya.
Sementara itu, Bang Adjie Esa Poetra menilai kegiatan tersebut memiliki nilai sosial yang positif. “Acaranya menarik, mengesankan, dan yang paling penting ini
menunjukkan MHABD punya tanggung jawab sosial yang bagus. Mudah-mudahan ini terus berlanjut.






