• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Minggu, 27 September 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Kesehatan

Musim Pancaroba, Waspadai 5 Penyakit yang Rentan Terjadi

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Selasa, 19 Juli 2022
in Kesehatan, Kota Bandung
0 0
Musim Pancaroba, Waspadai 5 Penyakit yang Rentan Terjadi

Saat memasuki musim pancaroba, disarankan untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan. Hal tersebut menjadi penting dilakukan sebagai langkah mencegah berbagai jenis penyakit yang rentan terjadi selama pergantian musim.

Musim pancaroba dapat dikenali dengan cuaca menjadi lebih dingin, lebih kering, dan menjadi lebih lembap dari biasanya. 

Kondisi seperti itu yang menyebabkan beberapa hewan musim pancaroba dapat berkembang biak, salah satunya nyamuk aedes aegypti dan virus influenza.

Pergantian musim juga identik dengan perubahan kecepatan angin menjadi berhembus lebih kencang, oleh karenanya memudahkan virus dan bakteri untuk masuk ke dalam tubuh sehingga membuat imunitas atau daya tahan tubuh melemah. 

Jika daya tahan tubuh lemah maka rentan terkena penyakit infeksi saat musim peralihan.

Berikut ini adalah lima penyakit yang rentan muncul saat musim pancaroba:

1. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Kasus demam berdarah dengue akan mengalami peningkatan ketika memasuki musim pancaroba. 

Hal ini dapat terjadi karena nyamuk penyebab DBD lebih mudah berkembang biak ketika musim hujan dan kebersihan lingkungan yang tidak dijaga.

Kepala Puskesmas Suryalaya Kota Bandung, dr. Ferry Kadarusman mengatakan, penyakit DBD disebabkan oleh nyamuk yang memiliki virus.

“Penyakit DBD disebabkan karena gigitan nyamuk aedes aegypti, kemudian mengandung virus yang masuk ke dalam daya tahan tubuh, sehingga membuatnya lemah,” katanya.

Artinya demam berdarah dengue disebabkan oleh gigitan nyamuk sehingga membuat imunitas tubuh menurun.

Agar terhindar dari DBD, kita wajib meminimalisir perkembangbiakan nyamuk. 

Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan 3M yaitu menguras dan menutup tempat penampungan air serta mendaur ulang barang-barang bekas sehingga tidak terjadi penumpukan.

2. Chikungunya

“Penyakit virus ini sama seperti DBD dan zika dalam hal penularannya melalui gigitan nyamuk, kemudian gejalanya pun serupa dengan DBD seperti demam, sakit kepala, nyeri sendi dan kelelahan,” ujar dr. Ferry Kadarusman, M.Kes.

Komplikasi penyakit yang disebabkan oleh virus chikungunya dapat meliputi penyakit hepatitis, penyakit ginjal akut, mielitis atau gangguan syaraf. 

Hal ini dapat menjadi lebih beresiko untuk bayi baru lahir yang memiliki kondisi medis bawaan.

Pencegahan penyakit chikungunya sama halnya seperti pencegahan penyakit DBD, yaitu dengan menerapkan 3M serta meningkatkan imunitas tubuh dengan mengonsumsi vitamin C.

3. Zika

Penyakit ini bergejala demam, sakit kepala, gatal, ruam kulit, nyeri otot dan sendi serta mata merah. Sama halnya dengan DBD, virus zika umumnya ditularkan melalui gigitan nyamuk. 

Namun virus zika penularannya lebih luas sebab dapat ditularkan dari ibu hamil yang terpapar virus zika ke janin dan bisa menyebabkan bayinya menderita mikrosefali.

Pengobatan terhadap pengidap demam zika dapat berupa pemberian cairan untuk mencegah dehidrasi, obat pereda rasa sakit untuk sakit kepala dan demam serta istirahat yang cukup. 

Virus zika dapat dicegah dengan melakukan gaya hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan.

4. ISPA

Salah satu penyakit yang sering terjadi saat musim peralihan adalah infeksi saluran pernapasan akut atau biasa dikenal sebagai ISPA. 

ISPA paling sering disebabkan oleh virus dan ditularkan oleh orang yang terinfeksi melalui batuk atau bersin.

ISPA lebih rentan dialami oleh balita, karena sistem imun tubuhnya belum terbentuk sempurna untuk melawan dan merespons infeksi. 

Selain balita, orang dewasa menjadi rentan terpapar jika imun tubuhnya sedang lemah.

Gejala ISPA yang biasanya timbul adalah sakit tenggorokan, hidung tersumbat, demam, kelelahan, pusing, hingga sesak napas. 

Penyakit ISPA dapat sembuh dengan sendirinya. Pencegahan utama penyakit ISPA adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan.

5. Batuk Pilek

Penyakit yang umum terjadi saat musim pancaroba salah satunya adalah batuk pilek. Perubahan cuaca menjadikan orang-orang lebih sering keluar rumah, sehingga penyebaran virus influenza semakin luas. 

Penyakit ini ditandai dengan hidung tersumbat, hidung meler hingga demam. 

Gejala ini bisa sembuh dengan beristirahat yang cukup, banyak minum air putih serta menggunakan masker agar mencegah penularan.

Agar tidak mudah terpapar penyakit musim pancaroba, disarankan untuk rutin menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan gaya hidup sehat. Apabila mengalami keluhan medis saat musim pancaroba segera periksakan diri ke dokter. (Turfa)**

Sumber : bandung.go.id

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Kota Bandung

Nobar Film “The Voice of Hind Rajab” bersama FPN: Janji Tak Tinggalkan Palestina Sendirian

Senin, 14 September 2026
Kota Bandung

Seminar Totok Punggung Bahas Upaya Pencegahan Stunting danPeningkatan Konsentrasi Belajar Anak

Minggu, 6 September 2026
LIPUTAN KHUSUS : Seminar Totok Punggung
Kesehatan

LIPUTAN KHUSUS : Seminar Totok Punggung

Jumat, 4 September 2026
Kota Bandung

Rayakan Ulang Tahun Emas ke-50, PT Dirgantara Indonesia Gelar Pagelaran Wayang Golek dan Wayang Kulit Semalam Suntuk

Kamis, 27 Agustus 2026
Kota Bandung

Pesta Ceria bersama Anak-Anak Terkasih MHABD Wujudkan Rasa Syukur Kemerdekaan RI ke-81 & Maulid Nabi Muhammad SAW di Floating Market

Rabu, 26 Agustus 2026
Kota Bandung

Bandung Marketing Week 2026 Corporate Day Hadirkan Ratusan Pelaku Industri & Pemerintahan Bahas Strategi Pemasaran di Era AI

Jumat, 21 Agustus 2026

Info Terbaru

Tabligh Akbar SABDA ( Satu Bandung dalam Do’a ) • Ust. Das’ad Latif

Tabligh Akbar SABDA ( Satu Bandung dalam Do’a ) • Ust. Das’ad Latif

Sabtu, 26 September 2026

Hadiri Diskusi dan Nobar Film “The Voice of Hind Rajab”

Jumat, 25 September 2026

Ayo Donor Darah bersama Free Palestine Network

Jumat, 25 September 2026
Kehilangan Ternyata Jalan Menuju Pertemuan (Merasa Dirugikan oleh Takdir, Belajarlah dari Bunyamin)

Kehilangan Ternyata Jalan Menuju Pertemuan (Merasa Dirugikan oleh Takdir, Belajarlah dari Bunyamin)

Jumat, 25 September 2026

Video

  • All
  • Video

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Bandung 2026

Jumat, 19 Juni 2026

Liputan Khusus “Gebyar Manasik Akbar” MHU

Senin, 15 Juni 2026
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist