• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Rabu, 26 Agustus 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita

BKSDA Bali Lepas 40 Tukik Penyu dengan Libatkan Relawan

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Jumat, 21 Januari 2022
in Berita
0 0
BKSDA Bali Lepas 40 Tukik Penyu dengan Libatkan Relawan

Penyu hijau (Chelonia mydas) yang diselamatkan dari pemburu dan pedagang, dilepaskan ke laut di pantai Kuta di Bali, 8 Januari 2022, dalam foto ini diambil oleh Antara Foto. (Fikri Yusuf/Antara Foto via REUTERS)

Bali, harmonionline.net-Dalam usaha menyelamatkam penyu dari ancaman kepunahan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali baru-baru ini melepaskan puluhan tukik atau bayi penyu ke laut.   Kegiatan ini mendapat sambutan hangat masyarakat setempat. 

Kamis pagi menjelang siang (20/1/22), puluhan orang tampak berkumpul di Pantai Sanur Bali. Di tangan mereka masing-masing, ada seekor tukik. Tukik atau bayi penyu ini secara beramai-ramai kemudian dilepaskan ke laut.

Kegiatan ini memang terkesan sederhana, namun sesungguhnya memiliki makna besar. Kepala BKSDA Bali, Agus Budi Santoso, menjelaskan, “Persentase tukik lahir hingga sampai dia bisa bertelur itu hanya satu hingga dua persen saja. Angkanya sangat kecil. Bahkan ada beberapa literatur yang menunjukkan bahwa dari 1.000 ekor, maksimal hanya lima ekor yang bisa bertelur. Karena itu, semakin banyak kita melepaskannya, semakin baik bagi kelestarian spesies tersebut.”

Bayi penyu sisik (Eretmochelys imbricata), yang diselamatkan dari predator oleh komunitas konservasi setempat, sebelum dilepaskan ke laut, di Sanur, Bali, 20 Januari 2022. (REUTERS/Sultan Anshori)
Bayi penyu sisik (Eretmochelys imbricata), yang diselamatkan dari predator oleh komunitas konservasi setempat, sebelum dilepaskan ke laut, di Sanur, Bali, 20 Januari 2022. (REUTERS/Sultan Anshori)

Agus menjelaskan, kegiatan melepaskan penyu dengan melibatkan masyarakat merupakan upaya untuk menyadarkan publik mengenai pentingnya menyelamatkan spesies-spesies penyu yang saat ini terancam punah.

“Hari ini kita melepaskan 40 anakan dari dua jenis, penyu sisik dan penyu lekang. Sebagian besar adalah penyu lekang. Penyu sisik tidak terlalu banyak karena memang tidak banyak penyu sisik yang bertelur saat ini di Bali,” jelasnya.

Menurut World Wildlife Fund (WWF), penyu sisik diklasifikasikan sebagai spesies yang sangat terancam punah, sementara penyu lekang dikategorikan sebagai spesies yang rentan.

Para relawan terlihat antusias saat terlibat dalam kegiatan melepasliarkan tukik-tukik penyu ini, termasuk Muhammad Arsa Zayan yang berusia empat tahun. “Saya senang melepas penyu ini di laut,” ujar mereka.

Made Ayu Diah Permata, mahasiswa berusia 20 tahun, mengaku mengikuti kegiatan ini karena kecintaannya pada lingkungan. “Perasaan saya sangat senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini, karena dengan upaya ini kita bisa melestarikan habitat penyu yang ada di Bali.”

Relawan mempersiapkan bayi penyu sisik (Eretmochelys imbricata) yang diselamatkan dari predator oleh komunitas konservasi setempat, untuk dilepaskan ke laut, di Sanur, Bali, 20 Januari 2022. (REUTERS/Sultan Anshori)
Relawan mempersiapkan bayi penyu sisik (Eretmochelys imbricata) yang diselamatkan dari predator oleh komunitas konservasi setempat, untuk dilepaskan ke laut, di Sanur, Bali, 20 Januari 2022. (REUTERS/Sultan Anshori)

Ketika ditanya apa pelajaran yang bisa dipetik langsung dari kegiatan ini, perempuan itu menjawab, “Kita bisa mengedukasi masyarakat agar tidak ada perburuan liar terhadap penyu. sehingga penyu bisa dilestarikan agar anak cucu kita bisa tetap melihatnya.”

National Geographic menyebutkan, saat ini enam dari tujuh spesies penyu yang eksis di dunia diklasifikasikan sebagai satwa yang terancam punah. Menurut majalah lingkungan bergengsi itu, aktivitas manusia, seperti perburuan liar dan pembangunan pariwisata yang merusak habitat penyu — dituding sebagai penyebab utama satwa ini mendekati ambang kepunahan. [ab/uh]

Sumber : VOA Indonesia

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Berita

Kolaborasi Yayasan Wakaf Silaturahim dan Relawan Peduli Al-Qur’an Salurkan Wakaf Al-Qur’an ke Kepulauan Wakai

Selasa, 25 Agustus 2026
PPUMI Jabar dan Telkom University Kerjasama dalam Penyelenggaraan Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM
Jawa Barat

PPUMI Jabar dan Telkom University Kerjasama dalam Penyelenggaraan Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM

Minggu, 23 Agustus 2026
Kota Bandung

Bandung Marketing Week 2026 Corporate Day Hadirkan Ratusan Pelaku Industri & Pemerintahan Bahas Strategi Pemasaran di Era AI

Jumat, 21 Agustus 2026
Kota Bandung

Pemain Sinetron “Preman Pensiun” Turut Semarakkan HUT RI Ke-81 di SDN 110 Komarabudi

Jumat, 21 Agustus 2026
PPUMI Jabar dan Yayasan Pusaka KAI Kolaborasi dalam Bidang Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM
Jawa Barat

PPUMI Jabar dan Yayasan Pusaka KAI Kolaborasi dalam Bidang Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM

Kamis, 20 Agustus 2026
Kota Bandung

Semarak HUT Ke-81 RI, SLBN Cicendo Gelar Beragam Perlombaan Tradisional

Rabu, 19 Agustus 2026

Info Terbaru

Hadiri Kajian MT MHABD “Meneladani Rasulullah Saw” bersama Buya Yahya di Masjid PUSDAI Jabar

Selasa, 25 Agustus 2026

Kolaborasi Yayasan Wakaf Silaturahim dan Relawan Peduli Al-Qur’an Salurkan Wakaf Al-Qur’an ke Kepulauan Wakai

Selasa, 25 Agustus 2026
8th Anniversary Greetings for TV Harmoni

8th Anniversary Greetings for TV Harmoni

Senin, 24 Agustus 2026
Sesi 8 – Madrasah Lansia Husnul Khatimah Cimahi

Sesi 8 – Madrasah Lansia Husnul Khatimah Cimahi

Senin, 24 Agustus 2026

Video

  • All
  • Video

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Bandung 2026

Jumat, 19 Juni 2026

Liputan Khusus “Gebyar Manasik Akbar” MHU

Senin, 15 Juni 2026
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist