• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Selasa, 23 Juni 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita Kota Bandung

Hari Pertama PTM Terbatas, Siswa Canggung, Guru Harus Lebih Interaktif

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Kamis, 9 September 2021
in Kota Bandung
0 0
Hari Pertama PTM Terbatas, Siswa Canggung, Guru Harus Lebih Interaktif

KetuaHarian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna saat meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas hari pertama, Rabu (8 September 2021).

Sebanyak 330 sekolah dari seluruh jenjang pendidikan di Kota Bandung telah diizinkan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas mulai 8 September 2021. Sementara itu, 1.692 sekolah lainnya masih harus diverifikasi agar dapat menggelar PTM.

Pada pantauan hari pertama PTM terbatas di SMP-SMA PGII dan SD Ar Rafi’, para peserta didik terlihat canggung dan kaku saat bertemu teman sekelas dan guru di ruangan kelas. Untuk mencairkan suasana tersebut, salah seorang guru di SMP PGII, Egi Arif Rahman harus melakukan metode ice breaking.

“Kesulitan hari pertama ini mengkondisikan anak, karena yang di kelas dengan yang di rumah pasti berbeda dari kesiapan dan yang lainnya. Anak yang baru masuk sekarang, saya juga kaget, mereka kaku karena sudah lama (tidak bertemu) mungkin yah. Yang biasanya aktif, itu kaku,” ungkapnya.

“Tapi saya coba bangun lagi, sekitar 30 menit dia mulai terbiasa,” imbuh Egi yang mengajar Pelajaran Bahasa Indonesia tersebut.

Egi mengakui, saat PTM terbatas, para guru harus lebih interaktif saat memberikan pelajaran. Ia pun menerapkan metode enjoyfull learning agar anak-anak yang berada di kelasnya bisa merasa nyaman.

“Kalau di google classroom yang daring, mereka masih oke saja. Nah yang tadi baru masuk sepertinya memang agak kaget. (Saat di kelas) kita pakai layar komputer agar yang di rumah juga bisa melihat ke saya, jadi yang di kelas dan di rumah ada eye contact,” imbuhnya.

Salah seorang siswa SMP PGII, Azka Saniy juga mengakui hal tersebut. Namun saat mengikuti PTM ia merasa bisa lebih menangkap pelajaran dari guru.

Azka yang saat ini berada di kelas 9, sebelumnya mengikuti PTM terakhir saat kelas 7. “Bedanya kalau online, bisa malas-malasan. Kan bisa saja tidak menyalakan kamera, kita tiduran. Sedangkan di kelas tidak bisa. Lebih bisa menangkap (pelajaran) juga kalau ketemu langsung,” kata Azka yang saat ini berada di Kelas 9.

Menurut Azka, orang tuanya menyetujui untuk mengikuti PTM. Ia pun membawa bekal untuk makan, hand sanitizer dan memakai masker sebagai alat pelindung diri saat pandemi Covid-19 ini.

Di lain tempat, yakni di SD Ar Rafi’, Wakil Kepala Sekolah, IIs Siti Aisah mengungkapkan hal serupa. Respon para peserta didik terlihat lebih canggung saat bertemu teman-temannya seolah-olah seperti menjadi murid baru lagi.

“Karena hampir dua tahun tidak bertemu, seolah-olah seperti murid baru lagi. Sebenarnya harapan mereka itu bisa main bola misalnya bersama teman-teman,” ucapnya.

“Tetapi karena pandemi seperti ini, mungkin hal yang seperti berinteraksi dengan temannya tidak bisa dilaksanakan secara maksimal. Hanya bertemu di kelas saja,” lanjutnya.

Pada hari pertama PTM terbatas ini, sekolah tidak memberikan materi pembelajaran. Namun lebih ke arah pemberian motivasi dan arahan menjaga pola hidup sehat.

“Jadi anak-anak tidak dibuat ‘shock’ ketika harus masuk ke sekolah lagi,” ucap Iis.

Sumber : Humas Bandung

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Diskusi Publik KPID Jabar : Soroti Fenomena Tumbangnya Radio dan TV Lokal
Kota Bandung

Diskusi Publik KPID Jabar : Soroti Fenomena Tumbangnya Radio dan TV Lokal

Selasa, 23 Juni 2026
Kota Bandung

Momentum Muharram 1448 H, MHABD Gelar Talkshow dan Kajian Akbar di Pendopo Kota Bandung

Rabu, 17 Juni 2026
FIKOM UNISBA dan SMA PGII Bandung Dorong Ketahanan Keluarga di Era AI Melalui Penguatan Komunikasi Orang Tua dan Remaja
Kota Bandung

FIKOM UNISBA dan SMA PGII Bandung Dorong Ketahanan Keluarga di Era AI Melalui Penguatan Komunikasi Orang Tua dan Remaja

Sabtu, 30 Mei 2026
Jawa Barat

Lampu Merah 12 Menit Dikeluhkan, DPRD Jabar Usulkan Kembali Pembangunan Flyover Samsat Kiaracondong

Selasa, 26 Mei 2026
Kota Bandung

Perkuat Jaringan Perantau dan UMKM Jawa Tengah di Bandung Raya, PJT Gelar Silaturahmi Akbar

Senin, 18 Mei 2026
Kota Bandung

Dede Farhan Aulawi Jelaskan Penyelenggaraan Tibumtranmas Sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan

Kamis, 14 Mei 2026

Info Terbaru

Diskusi Publik KPID Jabar : Soroti Fenomena Tumbangnya Radio dan TV Lokal

Diskusi Publik KPID Jabar : Soroti Fenomena Tumbangnya Radio dan TV Lokal

Selasa, 23 Juni 2026

H. Jajang Rohana, S.Pd.I. : Bonus Demografi 2045 dapat Tercapai Asal Pendidikan Dibenahi

Selasa, 23 Juni 2026
Jajang Rohana Tekankan Pentingnya Ekosistem Pendidikan dalam Menjawab Tantangan dan Pengangguran

Jajang Rohana Tekankan Pentingnya Ekosistem Pendidikan dalam Menjawab Tantangan dan Pengangguran

Senin, 22 Juni 2026

Hj. Lina Marlina, SE Ungkap Peran Wanita dalam Olahraga Saat Pelantikan Pengurus Perwosi Kabupaten Garut

Senin, 22 Juni 2026

Video

  • All
  • Video

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Bandung 2026

Jumat, 19 Juni 2026

Liputan Khusus “Gebyar Manasik Akbar” MHU

Senin, 15 Juni 2026
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist