• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Rabu, 22 April 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita Kota Bandung

Kepala BRIN ajak Riset Komunikasi Masyarakat di Era Industry 5.0

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Minggu, 30 Mei 2021
in Kota Bandung
0 0
Kepala BRIN ajak Riset Komunikasi Masyarakat di Era Industry 5.0

Dr. Laksana Tri Handoko, MSc, Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) saat berbicara dalam webinar pebukaan Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi (IDIK) UNPAD 2021-2024, Sabtu (29/5/2021). Menurutnya, Indonesia yang memiliki beragam budaya dan suku, sehingga dapat menjadi ladang riset komunikasi ilmiah yang dapat dijadikan bahan rujukan pemerintah dalam mengambil keputusan.

Bandung, harmonionline.net-Indonesia yang memiliki beragam budaya dan suku, sehingga dapat menjadi ladang riset komunikasi ilmiah yang dapat dijadikan bahan rujukan pemerintah dalam mengambil keputusan. Apalagi di Era Industry 5.0 ini maka komunikasi lebih dibebankan pada media digital.

“Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi (IDIK) ini dapat melakukan riset di daerah yang memiliki banyak hal untuk dikaji dari sisi komunikasinya. Apalagi di daerah menerapkan otonomi daerah, sehingga riset komunikasi akan banyak menemukan hal baru,” jelas Dr. Laksana Tri Handoko, MSc, Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Sabtu (29/5/21).

https://www.youtube.com/watch?v=PFZo1Adt75A

Pada Rapat Kerja Nasional IDIK UNPAD 2021-2024 yang dibuka oleh Ketua Umum IDIK UNPAD, Dr. Pitoyo, M.IKom di Telkom University Bandung, dan secara online dengan semua pengurus dan anggota serta para dosen dan peniliti, Handoko menjelaskan, masyarakat saat ini lebih banyak berkomunikasi dengan menggunakan media digital. Untuk itu, lanjutnya, riset komunikasi memiliki ruang lingkup yang sangat luas.

Handoko menegaskan, pada riset termasuk komunikasi memiliki tiga tantangan besar. Pertama, siapa penanggungjawabnya. BRIN mengajak para peniliti termasuk peneliti komunikasi untuk berkolaborasi dengan lembaga riset yang ada, seperti LIPI, BPPT dan lainnya. Tantangan kedua yakni pemenuhan prinsip. Maksudnya, jelas Handoko, riset harus mudah dipahami, lengkap namun tidak rumit dan tidak over climed. Tantangan ketiga, perlu memperhatikan literasi masyarakat dan sosial budaya.

“Hingga saat ini masyarakat masih menilai riset itu rumit namun hasilnya tidak aplikatif. Keberadaan BRIN ini akan melakukan refocusing untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi berbasis sumber daya alam,” ungkap Handoko, Fisikawan Indonesia ini.

Prof Dr Atwar Bajari, MSi, Guru Besar Ilmu Komunikasi UNPAD mengatakan bahwa riset komunikasi masih didominasi riset dengan metode kuantitatif yang lebih menadasarkan pada hasil hitungan statistika, baru disusul metode kualitatif. Berdasarkan data riset nasional 2015 – 2040, sebanyak 328 riset kuantitatif atau 58,78 persen, sedangkan kualitatif 120 riset atau 21,51 persen.

“Ini tidak lepas dari masih kuatnya pemikiran bahwa penelitian dengan metode kuantitatif lebih mudah menjadi rujukan untuk kebijakan pemerintah maupun lembaga soisal dan bisnis,”ungkap Atwar Bajari.

Hal ini, lanjut Atwar Bajari, sangat berbeda dengan semangat riset di Program Doktor Ilmu Komunikasi UNPAD, sebanyak 80 persen lebih menggunakan metode kualitatif dengan didominasi pendekatan fenomenologi. Selebihnya riset dengan menggunakan metode kuantitatif.

Atwar Bajari menegaskan bahwa kurangnya perhatian dunia terhadap riset berbasis kualitatif ini, karena adanya gold standard. Standar emas ini masih dijadikan rujukan para pengambil keputusan, sehingga riset yang menjadi perhatiannya adalah riset kuantitatif.

“Namun kita tidak perlu berkecil hati, karena masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita perlu menyakinkan publik bahwa penelitian kualitatif yang dapat dijadikan rujukan untuk kebijakan,” jelas Prof Dr Atwar Bajari, MSi yang juga Ketua Dewan Pakar Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi (IDIK) UNPAD 2021-2024.

Dr Andry Alamsyah, MSc, Head of Social Computing and Big Data Laboratory Telkom University mengatakan, komunikasi masyarakat saat ini lebih banyak didominisi komunikasi dengan media digital. Hal ini tidak terlepas dari masa kini memasuki era industry 5.0. Dimana keberadaan internet bukan hanya sebagai sarana untuk berkomunikasi, namun keberadaan internet menjadi bagian untuk membantu menyelesaikan keperluan hidup manusia di berbagai bidang.

Menurut Andry, komunikasi digital saat ini tidak terlepas dari peran big data dan algoritma. Hal ini berpengaruh kondisi psikologi masyarakat dan sosio politik. Bagaimana tidak, di era digitalisasi media ini, komunikasi menjadi terpetak petak, pada suka dan tidak suka. Sehingga individu yang menyukai angka merek tertentu, maka akan terus menerus mendapatkan pasokan informasi tentang berbagai hal merk tersebut.  Adapun merk yang tidak disukai justru tidak perlu dihindari, namun kerja algoritma sudah secara langsung menyisihkan merek yang tidak disukai tersebut.

“Kalau diperhatikan kenapa kerusuhan etnis di Amerika yang dipicu oleh kekerasan pada George Floyd itu menjadi besar, juga karena peran algorima di internet ini,” jelas Andry.

Berdasarkan hasil riset, jelas Andry, berita bohong (fake news) atau informasi bohong (hoax) justru lebih mudah tersebar berkat bantuan algoritma internet ini. Berbeda dengan berita yang baik, justru susah untuk viral. Jadi perubahan psikologi masyarakat tentang ekonomi, sosial dan politik ini banyak terjadi perubahan setelah adanya kinerja algoritma internet.

Webinar pebukaan Raker IDIK UNPAD yang dimoderatori oleh Dr Nurprapti Wahyu Widyastuti, MSi, yang juga Dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten, diikuti oleh 126 orang dari anggota IDIK UNPAD, dosen ilmu komunikasi dan peneliti. Setelah Webinar dilanjutkan dengan rapat kerja pengurus harian IDIK UNPAD secara hybrid, yakni dari Kampus Telkom University dan zoom online.

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD, Dr Dadang Rahmat Hidayat, SH, MSi mengatakan bahwa IDIK UNPAD merupakan salah satu organisasi alumni FIKOM, dan menjadi perhimpunan doktor ilmu komunikasi pertama di negeri ini. Semoga program IDIK UNPAD pada Raker ini dapat berjalan sukses.

Dr Roro Wulan Retno, MPd, Dekan Fakultas Industri Kreatif Universitas Telkom Bandung mengatakan, Webinar IDIK UNPAD yang lebih fokus pada riset komunikasi ini sangat menarik. Telkom University dengan senang hati memfailitasi kegiatan ilmiah seperti ini.

“Kami mendapat banyak masukan tentang riset komunikasi dari tiga narasumber yang hadir untuk pengembangan keilmuan khususnya di fakultas kami,” jelas Dr Roro Wulan Retno.

Sekretaris Jenderal IDIK UNPAD, Dr. Husnita, M.IKom mengatakan acara Raker IDIK ini menjadi tumpuan bagi IDIK untuk menyelenggarakan program kegiatan untuk kepentingan anggota IDIK maupun doctor komunikasi lainnya yang ingin meningkatkan kompetensinya dengan aktif menulis jurnal nasional, internasional, mengikuti pelatihan sertifikasi profesi serta penulisan buku.

“IDIK UNPAD ingin menjadi rumah bersama para doktor komunikasi UNPAD untuk mencapai jenjang profesor,” jelas Husnita, yang juga dosen Pasca Sarjana Universitas Gunadarma.

Dr. Eki Baihaki, MSi, Wakil Ketua IDIK UNPAD menambahkan, kegiatan IDIK UNPAD ini terselenggara berkat kerjasama semua pengurus dan anggota IDIK yang berjumlah 350 doktor tersebar di Indonesia, dengan media Tribun Jabar.id, Medcom, Pos Kota dan Harmoni TV.

“Kami mengucapkan terimakasih, atas semua supportnya, dan semoga kedepan akan semakin banyak yang akan kami ajak kerjasama,” ujar Eki Baihaki, yang juga Dosen Pasaca Sarjana Universitas Pasundan Bandung.



Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Kota Bandung

Siti Marfuah: Urban Farming Kunci untuk Keberhasilan Ketahanan Pangan Keluarga

Selasa, 31 Maret 2026
Kang Asmul:  Jawab Tantangan Indonesia Emas 2045 dengan Lingkungan Apresiatif dan Suportif
Kota Bandung

Kang Asmul:  Jawab Tantangan Indonesia Emas 2045 dengan Lingkungan Apresiatif dan Suportif

Kamis, 19 Maret 2026
Kota Bandung

Buka Bersama dengan Keluarga Dhuafa di Bantaran Sungai Cidurian, Cicadas, Kota Bandung

Kamis, 19 Maret 2026
Moment Ramadhan 1447 H, Kang Edwin Serap Aspirasi Konstituen dalam Reses II
Kota Bandung

Moment Ramadhan 1447 H, Kang Edwin Serap Aspirasi Konstituen dalam Reses II

Rabu, 18 Maret 2026
Kota Bandung

Kapolresta Bandung Berangkatkan Tiga Bus Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026
Kota Bandung

Ketua DPRD Kota Bandung Kang Asmul Sampaikan Pesan-pesan Khusus bagi Pemudik

Senin, 16 Maret 2026

Info Terbaru

LIPUTAN KHUSUS : MT Srikandi : Halal Bihalal Perkuat Ukhuwah Islamiyah Menebar Semangat Dakwah

LIPUTAN KHUSUS : MT Srikandi : Halal Bihalal Perkuat Ukhuwah Islamiyah Menebar Semangat Dakwah

Rabu, 22 April 2026
Peringati Hari Kartini, PKS: Perempuan Pilar Keluarga dan Peradaban

Peringati Hari Kartini, PKS: Perempuan Pilar Keluarga dan Peradaban

Rabu, 22 April 2026
TAMU KITA : Peran Legislatif Komisi IV DPRD di Kota Cimahi

TAMU KITA : Peran Legislatif Komisi IV DPRD di Kota Cimahi

Selasa, 21 April 2026
Faktor Insulasi dalam Mengukur Ketergantungan Suatu Negara terhadap Migas Global

Faktor Insulasi dalam Mengukur Ketergantungan Suatu Negara terhadap Migas Global

Selasa, 21 April 2026

Video

  • All
  • Video
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026

“Ramadhan Festival” Talkshow Parenting bersama Elly Risman di Masjid Al Jabbar

Rabu, 11 Maret 2026

Highlight Iftar Ramadhan 1447 H: Berbagi Kasih bersama GMI Kota Bandung

Minggu, 8 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist