• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Rabu, 22 April 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita Kota Bandung

Harga Kedelai Naik, Produsen Tahu Tempe Mogok

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Sabtu, 29 Mei 2021
in Kota Bandung
0 0
Harga Kedelai Naik, Produsen Tahu Tempe Mogok

Kota Bandung, harmonionline.net- Selama tiga hari ini, 28 – 30 Mei 2021, sejumlah produsen tahu mogok produksi karena harga bahan baku kedelai yang mengalami kenaikan. Namun, Pabrik Tahu Talaga Yun Sen tetap beroperasi. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meninjau pabrik tahu tersebut, Jumat (28 Mei 2021).

Dikatakan Yana, Pabrik Tahu Talaga Yun Sen masih berproduksi untuk memenuhi komitmen pesanan konsumen dari luar Kota Bandung. “Jadi produksinya juga terbatas, bukan berarti tidak solider,” katanya usai peninjauan yang didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah.

“(Tempat produksi tahu) semua rata-rata tutup. Jadi ini juga bukan tidak solider yah, tapi karena ada komitmen terutama ke Jakarta. Pesanan-pesanan dari pelanggannya. Sedangkan ke pasaran juga tetap tidak bisa memenuhi,” lanjut Yana.

Berdasarkan laporan, kata Yana, ketersediaan stok kedelai impor masih ada. Namun harganya mengalami kenaikan dari tren harga global di luar negeri.

“Karena Amerika sebagai penghasil kedelai utama dunia itu belum panen. Berdasarkan informasi, ada pesanan yang luar biasa dari China ke Amerika itu sangat banyak. Ini juga mungkin supply demand, sehingga harga globalnya naik,” katanya.

Menurut Yana, hal tersebut merupakan siklus yang terus berulang. Ia pun berpikir salah satu solusinya harus bisa swasembada. Karena harga kedelai lokal lebih mahal dibanding kedelai impor.

“Karena paling kita 5 persen produk lokal, 95 persen dari luar negeri. Itu pasti siklus seperti ini bisa berulang, karena kita sangat bergantung dari pihak luar. Tapi itu kebijakannya dari pusat,” ucapnya.

“Tapi mungkin saja, Buruan SAE kita buat tematik kedelai misalnya. Mudah-mudahan bisa cari formulanya ke Dinas terkait. Mungkin kita akan coba supaya belajar, ada pengalaman kita untuk upaya mengantisipasi siklus berulang ini,” tambahnya.

Sementara itu, pemilik Pabrik Tahu Talaga Yun Sen, Ahmad Hendra Gunawan mengatakan, sebelumnya jika terjadi mogok produksi pihaknya selalu ikut. Hari ini produksinya untuk memenuhi pesanan yang masuk dan sudah dibayar, terutama pesanan dari luar Kota Bandung.

“Sebetulnya kita biasanya ikutan, maksudnya bukan tidak solider. Kami juga tutup pintu depan, supaya orang tahu kalau kita memang tidak jualan. Jadinya ini hanya khusus pesanan saja yang sudah pesan,” katanya.

“Lagipula pemberitahuannya datang tidak sampai ke kami langsung. Saya dapatnya dari WA teman itu juga sudah malam. Kacang kedelainya sudah direndam juga,” ucapnya.

Ahmad mengatakan, masih harus berkoordinasi kembali terkait produksi tahu untuk pesanan ke luar Kota Bandung diperbolehkan atau tidak. Karena pihaknya memiliki juga konsumen khusus ke pelanggan langsung, restoran, supermarket, dan yang datang langsung ke lokasi.

“Saya masih belum tahu besok produksi atau tidak, harus ngobrol dulu. Saya takutnya kena denda atau bagaimana. Sedangkan pesanan juga apakah bisa dibatalkan atau bagaimana nantinya,” katanya.

Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, terkait swasembada kedelai, Ia pun berharap Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian sudah bisa ke arah sana, minimal dapat mengurangi impor.

“Harga (kedelai) lokal yang lebih mahal karena mungkin dari aspek produksinya, biaya produksi lebih mahal, tapi jelas karena kami bukan sentra produksi kedelai lokal, kedelai lokal itu dari Madiun,” katanya.

“Dari Madiun ini adalah organik, harganya lebih mahal karena bisa dibilang lebih sehat. Untuk yang impor di sini (Pabrik Tahu Talaga), tahunya dijual Rp 3.500, sedangkan yang organik Rp 5.500 jadi beda Rp 2.000,” ungkapnya.

Terkait kenaikan harga kedelai, Elly mengatakan, saat ini harga kedelai impor berkisar antara Rp 10.300 – Rp 10.700 per kg, sebelumnya Rp 9.700. Karena hal tersebut Disdagin juga telah berdiskusi dengan Paguyuban Perajin Tahu Tempe.

“Ya intinya kami sudah mengimbau sebaiknya tidak mogok, tetapi katanya mogok ini ditujukan untuk memberitahukan kepada konsumen bahwa ada kenaikan harga nantinya setelah mogok ini,” katanya.

“Lebih ke arah akan bentuknya atau besarnya tetap, tapi harganya naik Rp500 per bungkus atau naiknya 10 sampai 15% mulai senin (31 Mei 2021). Karena kalau diperkecil harganya tetap lebih tidak efektif karena harus lagi bikin cetakan, terus plastiknya juga,” katanya.*

Sumber : Humas Bandung

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Kota Bandung

Siti Marfuah: Urban Farming Kunci untuk Keberhasilan Ketahanan Pangan Keluarga

Selasa, 31 Maret 2026
Kang Asmul:  Jawab Tantangan Indonesia Emas 2045 dengan Lingkungan Apresiatif dan Suportif
Kota Bandung

Kang Asmul:  Jawab Tantangan Indonesia Emas 2045 dengan Lingkungan Apresiatif dan Suportif

Kamis, 19 Maret 2026
Kota Bandung

Buka Bersama dengan Keluarga Dhuafa di Bantaran Sungai Cidurian, Cicadas, Kota Bandung

Kamis, 19 Maret 2026
Moment Ramadhan 1447 H, Kang Edwin Serap Aspirasi Konstituen dalam Reses II
Kota Bandung

Moment Ramadhan 1447 H, Kang Edwin Serap Aspirasi Konstituen dalam Reses II

Rabu, 18 Maret 2026
Kota Bandung

Kapolresta Bandung Berangkatkan Tiga Bus Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026
Kota Bandung

Ketua DPRD Kota Bandung Kang Asmul Sampaikan Pesan-pesan Khusus bagi Pemudik

Senin, 16 Maret 2026

Info Terbaru

LIPUTAN KHUSUS : MT Srikandi : Halal Bihalal Perkuat Ukhuwah Islamiyah Menebar Semangat Dakwah

LIPUTAN KHUSUS : MT Srikandi : Halal Bihalal Perkuat Ukhuwah Islamiyah Menebar Semangat Dakwah

Rabu, 22 April 2026
Peringati Hari Kartini, PKS: Perempuan Pilar Keluarga dan Peradaban

Peringati Hari Kartini, PKS: Perempuan Pilar Keluarga dan Peradaban

Rabu, 22 April 2026
TAMU KITA : Peran Legislatif Komisi IV DPRD di Kota Cimahi

TAMU KITA : Peran Legislatif Komisi IV DPRD di Kota Cimahi

Selasa, 21 April 2026
Faktor Insulasi dalam Mengukur Ketergantungan Suatu Negara terhadap Migas Global

Faktor Insulasi dalam Mengukur Ketergantungan Suatu Negara terhadap Migas Global

Selasa, 21 April 2026

Video

  • All
  • Video
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026

“Ramadhan Festival” Talkshow Parenting bersama Elly Risman di Masjid Al Jabbar

Rabu, 11 Maret 2026

Highlight Iftar Ramadhan 1447 H: Berbagi Kasih bersama GMI Kota Bandung

Minggu, 8 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist