• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Selasa, 1 September 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita

Seekor Harimau Sumatra di Aceh Mati Diracun

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Kamis, 2 Juli 2020
in Berita
0 0
Seekor Harimau Sumatra di Aceh Mati Diracun

Seekor harimau Sumatra betina yang ditemukan mati di Aceh Selatan saat akan dilakukan nekropsi oleh Tim dokter hewan BKSDA Aceh (foto: courtesy).

Seekor harimau Sumatra ditemukan mati di Aceh Selatan. Setelah dilakukan nekropsi (bedah bangkai) tim medis dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menduga harimau tersebut mati diracun.

Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto mengatakan seekor harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) ditemukan mati di perkebunan masyarakat Desa Kapa Seusak, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (29/6). Kemudian keesokan harinya, tim dokter hewan dari BKSDA Aceh melakukan nekropsi guna mengetahui penyebab kematian harimau betina itu.

“Tim medis kami dan dari beberapa mitra sudah melakukan nekropsi (bedah bangkai). Dari hasil nekropsi disimpulkan bahwa diduga kematian harimau tersebut karena toksik atau keracunan,” kata Agus kepada VOA, Selasa (30/6).

Berdasarkan hasil nekropsi terhadap bangkai harimau berusia dua atau tiga tahun tersebut, kata Agus, kondisi bangkai satwa dilindungi itu sudah mulai mengalami autolisis (perombakan tubuh organisme yang mati oleh enzim tanpa bantuan bakteri).

Lalu, tim medis juga menemukan adanya pendarahan dari lobang nasal, jaringan di bawah kulit sebagian mengalami memar, dan luka diduga akubat kawat duri pada bagian perut. Kemudian, ditemukan zat yang diduga racun insektisida pada kulit mangsa (kambing) yang dimakan harimau. Namun tak ada bagian tubuh harimau tersebut yang hilang.

Tim dokter hewan BKSDA Aceh melakukan nekropsi terhadap harimau Sumatra yang ditemukan mati di Aceh Selatan, Senin 29 Juni 2020 (Courtesy: BKSDA Aceh).
Tim dokter hewan BKSDA Aceh melakukan nekropsi terhadap harimau Sumatra yang ditemukan mati di Aceh Selatan, Senin 29 Juni 2020 (Courtesy: BKSDA Aceh).

“Adanya potongan kulit hewan ternak yang dimakan harimau. Di situ diduga juga ada zat racun yang terkandung dalam potongan hewan ternak tersebut,” ujarnya.

Agus belum bisa memastikan apakah harimau Sumatra itu mati karena sengaja dibunuh dengan cara diracun. Saat ini BKSDA Aceh telah berkoordinasi dengan Polres Aceh Selatan untuk menyelidiki kematian harimau tersebut.

“Adanya atau tidaknya unsur-unsur tindak pidana dalam kematian harimau itu nanti akan diproses Polres Aceh Selatan,” ungkapnya.

Sebelumnya, kematian harimau Sumatra karena diracun juga terjadi di Sumatra Utara (Sumut) tepatnya di Desa Ranto Panjang, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, Rabu (24/6). Harimau malang tersebut mati usai memakan kambing yang sengaja diumpankan warga. Kambing itu sebelumnya diketahui telah diracun terlebih dahulu oleh masyarakat. Mirisnya, kulit pada bagian dahi harimau Sumatra tersebut hilang.

Sementara itu, Ketua Protection of Forest and Fauna (ProFauna) Indonesia, Rosek Nursahid mengatakan kasus harimau dan satwa langka lainnya yang mati akibat diracun sudah berulang kali terjadi di Pulau Sumatra. Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari konflik yang terjadi akibat alih fungsi hutan.

Seekor harimau Sumatra yang ditemukan mati karena terjerat. Hewan yang dilindungi ini sering dianggap hama oleh warga sekitar. (Foto: BBKSDA Riau)
Seekor harimau Sumatra yang ditemukan mati karena terjerat. Hewan yang dilindungi ini sering dianggap hama oleh warga sekitar. (Foto: BBKSDA Riau)

“Satwa-satwa itu kadang dianggap hama dan membahayakan penduduk atau pekerja kebun sehingga diracun,” kata Rosek saat dihubungi VOA.

Lanjutnya, kematian harimau dan satwa dilindungi lainnya yang berulang kali terjadi karena minimnya tindakan preventif.

“Kalau kita hanya (berpatokan) proses hukum berjalan ketika satwa itu mati terbukti setiap tahun ada. Artinya tidak ada efek jera,” pungkas Rosek.

Harimau Sumatra merupakan salah satu jenis satwa yang dilindungi di Indonesia. Berdasarkan The IUCN Red List of Threatened Species, satwa yang hanya ditemukan di Pulau Sumatra ini masuk dalam spesies yang terancam kritis dan beresiko tinggi untuk punah di alam liar. [aa/em]

Sumber : VOA Indonesia

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Jawa Barat

Atasi Persoalan Sampah, KKN 245 Bangun Tempat Pembakaran Sampah di Pasirhuni

Jumat, 28 Agustus 2026
Kota Bandung

Rayakan Ulang Tahun Emas ke-50, PT Dirgantara Indonesia Gelar Pagelaran Wayang Golek dan Wayang Kulit Semalam Suntuk

Kamis, 27 Agustus 2026
Jawa Barat

Wajada Dorong Generasi Muda Kenali Budaya dari Tiga Zona Jawa Barat

Rabu, 26 Agustus 2026
Dirgahayu Republik Indonesia 17 Agustus 2026 ke 81 Tahun
Nasional

Dirgahayu Republik Indonesia 17 Agustus 2026 ke 81 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026
Kota Bandung

Pesta Ceria bersama Anak-Anak Terkasih MHABD Wujudkan Rasa Syukur Kemerdekaan RI ke-81 & Maulid Nabi Muhammad SAW di Floating Market

Rabu, 26 Agustus 2026
Berita

Kolaborasi Yayasan Wakaf Silaturahim dan Relawan Peduli Al-Qur’an Salurkan Wakaf Al-Qur’an ke Kepulauan Wakai

Selasa, 25 Agustus 2026

Info Terbaru

Tamu Kita: Happy Hompi Play dan RM Merambah Rasa

Minggu, 30 Agustus 2026
PEREMPUAN INDONESIA MAJU DPD JAWA BARAT bekerja sama dengan YAYASAN MESTIKA WANODJA INDONESIA

PEREMPUAN INDONESIA MAJU DPD JAWA BARAT bekerja sama dengan YAYASAN MESTIKA WANODJA INDONESIA

Sabtu, 29 Agustus 2026

Angkat Tema “Lives Inside Us” Ini Makna di Balik Jersey Persib Musim 2026/27

Jumat, 28 Agustus 2026

Atasi Persoalan Sampah, KKN 245 Bangun Tempat Pembakaran Sampah di Pasirhuni

Jumat, 28 Agustus 2026

Video

  • All
  • Video

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Bandung 2026

Jumat, 19 Juni 2026

Liputan Khusus “Gebyar Manasik Akbar” MHU

Senin, 15 Juni 2026
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist