• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Minggu, 30 Agustus 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita Jawa Barat

Aa Gym dan Ustadz Aam Minta Warga Muliakan Jenazah COVID-19

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Minggu, 5 April 2020
in Jawa Barat
0 0
Aa Gym dan Ustadz Aam Minta Warga Muliakan Jenazah COVID-19

Ilustrasi. Orang-orang berdiri dan menjaga jarak yang aman ketika mereka menghadiri pemakaman orang yang meninggal karena corona di pemakaman di Abbottabad, Pakistan, 29 Maret 2020. (Foto: Reuters/Sultan Mehmood)

Pendakwah Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym dan Aam Amiruddin menyerukan kepada masyarakat agar menerima jenazah Covid-19 yang akan dimakamkan. Kedua dai ini mengatakan jenazah tidak akan menularkan penyakit karena sudah disterilkan.

Bandung-Jawa Barat (VOA) — Aa Gym mengatakan pemakaman jenazah Covid-19 diyakini aman karena telah mengikuti protokol kesehatan dan syariat. Dari konsultasi dengan dokter yang menangani pasien Covid-19, kata Aa Gym, jenazah tidak akan menularkan penyakit.

“Kalau prosedur pengelolaan jenazah itu sudah standar dengan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) dan juga sesuai dengan standar syariat islam, itu benar-benar sudah aman,” kata Aa Gym dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4).

Pemimpin Pondok Pesantrean Daarut Tauhid ini menyatakan, Islam mewajibkan untuk memuliakan jenazah. Ia bahkan mengaku prihatin ketika mendengar kabar penolakan pemakaman jenazah Covid-19 di sejumlah daerah.

“Bisa dibayangkan pedihnya keluarga, sudah wafat tidak bisa dekat, tidak bisa mengurus jenazah dengan baik, lalu masyarakat bersikap seperti ini,” ucapnya.

Ustadz Aam Imbau Ringankan Beban Keluarga Almarhum

Hal senada disampaiakn Ketua Yayasan Percikan Iman Aam Amiruddin yang meminta masyarakat menerima pemakaman orang yang meninggal karena Covid-19. Pria yang akrab disapa Ustadz Aam ini pun mengajak masyarakat untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

“Tugas kita adalah berusaha meringankan siapapun, apalagi yang kena musibah. Siapa yang memberikan kemudahan kepada orang lain, Allah permudah dia dunia dan akhirat. Allah pasti akan menolong hamba-Nya, selama hamba itu menolong orang lain,” ujarnya dalam unggahan di Instagram pribadi.

Aam menjelaskan, jenazah telah ditangani mengikuti protokol keselamatan dan kesehatan. Jenazah dibalut kain kafan khusus dan telah disterilkan. Ketika dimakamkan pun, petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) penuh.

“Sama sekali tidak akan memudharatkan. Insya Allah sudah aman, tidak akan menyebarkan penyakit karena sudah disterilkan,” tambahnya yang juga doktor ilmu komunikasi ini.

Bupati dan Wali Kota Diminta Edukasi Warga

Dinas Kesehatan Jawa Barat telah menetapkan ketentuan umum pemulasaran jenazah infeksius, khususnya jenazah Covid-19.

Kepala Dinkes Jabar Berli Hamdani mengatakan jenazah sudah didiamkan selama dua jam sebelum dilakukan perawatan. Petugas akan menghindari kontak langsung dengan semua jenis cairan dan jaringan tubuh jenazah.

Bupati Banyumas Achmad Husein (putih) ikut memindah jenazah untuk menekan ketakutan warga terhadap pemakaman korban virus corona. (Foto: Pemkab Banyumas)
Bupati Banyumas Achmad Husein (putih) ikut memindah jenazah untuk menekan ketakutan warga terhadap pemakaman korban virus corona. (Foto: Pemkab Banyumas)

“Lalu, semua lubang-lubang tubuh ditutup dengan kasa absorben dan di-plester kedap air. Petugas harus memastikan badan jenazah bersih dan kering,” kata Berli dalam rilis tertulisnya.

Guna mencegah penularan, petugas maupun keluarga jenazah yang mengurus jenazah harus menggunakan APD.

“Setelah dimandikan dan dikafani atau diberi pakaian, jenazah dimasukkan ke dalam kantung jenazah atau dibungkus dengan plastik dan diikat rapat,” ucapnya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat konferensi pers jarak jauh dari kediaman resmi gubernur di Bandung, Jumat, 3 April 2020. (Foto: Courtesy/Humas Jabar)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat konferensi pers jarak jauh dari kediaman resmi gubernur di Bandung, Jumat, 3 April 2020. (Foto: Courtesy/Humas Jabar)


Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Kamis lalu (2/4) menerbitkan surat edaran kepada 27 kabupaten/kota di wilayahnya, yang berisi permintaan agar para bupati/walikota melakukan persiapan pemakaman dengan maksimal dan mengedukasi masyarakat terkait pemulasaran jenazah Covid-19.

“Dan jika memungkinkan, menyiapkan makam khusus yang bisa digunakan secara maksimal oleh pasien-pasien Covid-19,” ujar Ridwan Kamil dalam konferensi pers jarak jauh di kediaman resmi gubernur, Jumat (3/4). [rt/em]

Sumber : VOA Indonesia

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Jawa Barat

Atasi Persoalan Sampah, KKN 245 Bangun Tempat Pembakaran Sampah di Pasirhuni

Jumat, 28 Agustus 2026
Jawa Barat

Wajada Dorong Generasi Muda Kenali Budaya dari Tiga Zona Jawa Barat

Rabu, 26 Agustus 2026
PPUMI Jabar dan Telkom University Kerjasama dalam Penyelenggaraan Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM
Jawa Barat

PPUMI Jabar dan Telkom University Kerjasama dalam Penyelenggaraan Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM

Minggu, 23 Agustus 2026
PPUMI Jabar dan Yayasan Pusaka KAI Kolaborasi dalam Bidang Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM
Jawa Barat

PPUMI Jabar dan Yayasan Pusaka KAI Kolaborasi dalam Bidang Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM

Kamis, 20 Agustus 2026
KPID Jabar dan STIKOM Bandung Gelar Kuliah Umum ‘5+1 Broadcasting Perspective’, Perkuat Literasi Media Gen Z di Era Digital
Jawa Barat

KPID Jabar dan STIKOM Bandung Gelar Kuliah Umum ‘5+1 Broadcasting Perspective’, Perkuat Literasi Media Gen Z di Era Digital

Senin, 10 Agustus 2026
Jawa Barat

ALMA Jawa Barat Resmi Diluncurkan, Perempuan Bergerak untuk Palestina

Minggu, 9 Agustus 2026

Info Terbaru

Tamu Kita: Happy Hompi Play dan RM Merambah Rasa

Minggu, 30 Agustus 2026
PEREMPUAN INDONESIA MAJU DPD JAWA BARAT bekerja sama dengan YAYASAN MESTIKA WANODJA INDONESIA

PEREMPUAN INDONESIA MAJU DPD JAWA BARAT bekerja sama dengan YAYASAN MESTIKA WANODJA INDONESIA

Sabtu, 29 Agustus 2026

Angkat Tema “Lives Inside Us” Ini Makna di Balik Jersey Persib Musim 2026/27

Jumat, 28 Agustus 2026

Atasi Persoalan Sampah, KKN 245 Bangun Tempat Pembakaran Sampah di Pasirhuni

Jumat, 28 Agustus 2026

Video

  • All
  • Video

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Bandung 2026

Jumat, 19 Juni 2026

Liputan Khusus “Gebyar Manasik Akbar” MHU

Senin, 15 Juni 2026
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist