• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Jumat, 17 Juli 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita

Sejarah Terbentuknya TNI dan Alasan Soedirman Jadi Panglima

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Sabtu, 5 Oktober 2019
in Berita
0 0
Sejarah Terbentuknya TNI dan Alasan Soedirman Jadi Panglima

rja Ucu 77 0 Jenderal Soedirman tiba di Jakarta pada tanggal 1 November 1946. Jenderal Soedirman tiba di Jakarta pada tanggal 1 November 1946.

Presiden Soekarno tidak mengangkat menteri pertahanan setelah Indonesia memplokamirkan diri merdeka pada 17 Agustus 2019. Sebagai gantinya Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengumumkan terbentuknya organisasi Badan Penolong Keluar Korban Perang yang di dalam keorganisasiannya mencakup Badan Keamanan Rakyat (BKR).

Dalam buku The Road to Power: Indonesian Military Politics, 1945-1967, BKR secara samar-samar disebutkan berfungsi untuk memelihara keamaan bersama-sama dengan rakyat dan badan-badan negara yang bersangkutan. BKR ditempatkan di bawah pengarahan (Komite Nasional Indonesia Pusat) KNIP.

Dalam buku yang ditulis Ulf Sundhaussen tersebut semua pemuda berbagai latar belakang dipersilakan masuk ke dalam BKR. Tetapi kebanyakan yang mendaftar berasal dari bekas anggota PETA.

Pimpinan BKR juga berasal dari opsir-opsir PETA. Korps perwira BKR dengan cepat terikat dengan pemerintah. Displin mereka pun jauh lebih baik dibandingkan dengan organisasi kelaskaran yang menolak melebur ke dalam BKR. Organisasi kelaskaran tersebut juga enggan menerima perintah dari pemerintah.

Pendaratan pasukan Belanda pada akhir September 1945 memaksa pemerintah mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh untuk menentang invasi Belada dengan cara-cara militer. Maka pada 5 Oktober 1945 BKR diubah namanya menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

Dalam buku yang diterbitkan oleh Oxford University Press, Ulf menulis pergantian nama dari “Badan” menjadi “Tentara ” meningkatkan struktur organisasi tersebut. Sebagian besar karena banyak perwira-perwira didikan Belanda yang BKR.

Sementara itu mantan opsir PETA tidak mendapatkan pendidikan staf. Tapi para mantan pasukan KNIL berpengalaman setidak-tidaknya dalam tugas-tugas staf. Karena itu mereka memenuhi syarat tugas pengorganisasian dan perencanaan militer. 

“Di antara kelima belas orang Indonesia dalam KNIL dengan pangkat letnan muda ke atas yang masih bertugas aktif dalam tahun 1942, tiga belas orang memutuskan untuk mendukung Republik,” tulis Ulf dalam buku yang terbit tahun 1982 ini. 

Sumber : https://republika.co.id

Sumber : Foto: Wikipedia

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Jawa Barat

West Java International Fun Folk Festival jadi Ajang Pengenalan Keberagaman Budaya Lima Negara

Jumat, 17 Juli 2026
Kota Bandung

BAZNAS, APDL, Ditjen Binapenta dan Kemenaker RI Gelar Pelatihan Cooking Class Untuk Disabilitas

Jumat, 17 Juli 2026
Jawa Barat

Berawal dari Dunia Pendidikan, Siti Marfuah Dorong Perempuan Berkiprah di Dunia Politik

Kamis, 16 Juli 2026
Kota Cimahi

DPRD Kota Cimahi Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pembahasan KUA-PPAS 2027 Resmi Dimulai

Rabu, 15 Juli 2026
Kota Bandung

Malam Cek Keamanan Lingkungan, Siang Beli Pompa Air : Ini Cara Ketua RW 10 Dunguscariang Layani Warga

Rabu, 15 Juli 2026
Kota Bandung

DR. H. Edwin Senjaya, SE,. M.M. Bahas Perda untuk Membentengi dari Bahaya LGBT di DPD Pengajian Al Hidayah

Rabu, 15 Juli 2026

Info Terbaru

West Java International Fun Folk Festival jadi Ajang Pengenalan Keberagaman Budaya Lima Negara

Jumat, 17 Juli 2026
Mengukur Hidup dengan Timbangan Manfaat

Mengukur Hidup dengan Timbangan Manfaat

Jumat, 17 Juli 2026
West Java International Fun Folk Festival 2026

West Java International Fun Folk Festival 2026

Jumat, 17 Juli 2026

BAZNAS, APDL, Ditjen Binapenta dan Kemenaker RI Gelar Pelatihan Cooking Class Untuk Disabilitas

Jumat, 17 Juli 2026

Video

  • All
  • Video

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Bandung 2026

Jumat, 19 Juni 2026

Liputan Khusus “Gebyar Manasik Akbar” MHU

Senin, 15 Juni 2026
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist