• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Minggu, 21 Juni 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita

Penjahit Kebaya Indonesia Raih Dana Hibah dari Maryland AS

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Minggu, 29 Maret 2020
in Berita
0 0
Penjahit Kebaya Indonesia Raih Dana Hibah dari Maryland AS

Nuri Auger, penjahit kebaya di Baltimore, AS.(Foto: VOA/Laurentius Wahyudi).

Kebaya Indonesia diakui sebagai budaya rakyat yang layak dikembangkan di negara bagian Maryland di Amerika. Pernyataan tersebut terdengar janggal, tapi demikianlah kenyataannya.

Pemerintah negara bagian Maryland ingin menggerakkan ekonomi di wilayahnya melalui masyarakat. Lembaga-lembaga pemerintah melirik pengusaha kecil dari berbagai latar belakang karena dianggap bagian penting dari upaya ini.

”Dewan Seni dibentuk sebagai bagian dari Departemen Perdagangan Maryland yang merupakan kantor pengembangan ekonomi kami. Jadi kami selalu tertarik dengan seniman yang juga bekerja sebagai pengusaha, serta dalam prakteknya mereka bekerja pada usaha kecil atau usaha perintis dan meningkatkan kinerja mereka dengan cara-cara demikian,” kata Chad Buterbaugh, pakar kerakyatan, Dewan Kesenian dan Departemen Perdagangan Maryland di Baltimore.

Nuri Auger, penjahit kebaya di Baltimore (Foto: VOA/Laurentius Wahyudi).
Nuri Auger, penjahit kebaya di Baltimore (Foto: VOA/Laurentius Wahyudi).

Nuri Auger perempuan paruh baya asal Padang, sudah hampir tiga dekade bermukim di Amerika dan kemudian menjadi penduduk kota Baltimore. Tapi ia tidak pernah membayangkan kebaya yang dijahitnya menarik minat Dewan Kesenian dan Departemen Perdagangan Negara Bagian Maryland.

“Seperti anugerah, orang Amerika kok mau kasih uang kebaya, anugerah sekali, anak-anak saya dan juga suami sangat bangga. Tidak banyak yang bisa saya berikan untuk kampung halaman saya, negeri Indonesia, kecuali memperkenalkan Indonesia melalui kebaya,” ujar Nuri Auger.

Ia mendapat hibah program Folklife Apprenticeship, program hibah pendidikan yang mendanai aktivitas pelatihan seorang pakar.

“Untuk memastikan suatu tradisi budaya diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya,” katanya.

Nuri mengajarkan keahliannya menjahit kebaya kepada Stacy Stube, seorang perancang muda Amerika keturunan Indonesia. Stacy berupaya mempertahankan bagian dari jati dirinya dengan memahami dan mengembangkan negara tempat kelahirannya lewat bidang yang diminatinya.

“Saya tidak mau melupakan kebudayaan saya, saya memasang pesan di facebook (untuk belajar membuat kebaya) lalu saya bertemu Ibu Nuri,” kata Stacy.

Keinginan Stacy menjadi penggugah Nuri yang lama mencampakkan keahliannya sebagai pembuat kebaya. Padahal sebelumnya ia beruntung mendapat kesempatan belajar dari desainer legendaris Indonesia.

“Saya ikut sekolah Futura, di Sarinah, guru-guru saya Gea Sukasah, Prayudi, Itang Yunaz dan banyak lagi, 10 designer terbaik. Saya bangga sekali ada wanita yang setengah Indonesia dan ingin tahu tentang kebaya, disitu saya berfikir saya punya ilmu, saya akan bagi ke Stacy,” kata Nuri.

Koleksi kebaya Nuri Auger (Foto: VOA/Made Yoni).
Koleksi kebaya Nuri Auger (Foto: VOA/Made Yoni).

Kerjasama dan upaya meneruskan budaya bukanlah satu-satunya alasan bagi guru dan murid ini untuk memenangkan penghargaan dan hibah pemerintah Maryland, namun juga untuk mempertahankan keharmonisan komunitasnya.

“Fakta bahwa ada pakar seni kebaya dari Indonesia yang ikut serta dalam pelatihan ini mendapat nilai yang sangat menonjol dari para panelis, serta kaitan bentuk seni dengan komunitas warga,” kata Chad.

Jalinan antar komunitas itu juga disertai harapan, upaya yang dimulai dari usaha kecil kelak akan mendorong kemajuan ekonomi yang lebih luas lagi bahkan antar negara. [my/nis]

Sumber : VOA Indonesia

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Kota Bandung

Momentum Muharram 1448 H, MHABD Gelar Talkshow dan Kajian Akbar di Pendopo Kota Bandung

Rabu, 17 Juni 2026
PRESS RELEASEPENGUKUHAN & PELATIKAN PENGURUS PAGUYUBAN WARGA SUNDA MUKOMUKO PERIODE 2026-2031
Berita

PENGUKUHAN & PELANTIKAN PENGURUS PAGUYUBAN WARGA SUNDA MUKOMUKO PERIODE 2026-2031

Senin, 1 Juni 2026
FIKOM UNISBA dan SMA PGII Bandung Dorong Ketahanan Keluarga di Era AI Melalui Penguatan Komunikasi Orang Tua dan Remaja
Kota Bandung

FIKOM UNISBA dan SMA PGII Bandung Dorong Ketahanan Keluarga di Era AI Melalui Penguatan Komunikasi Orang Tua dan Remaja

Sabtu, 30 Mei 2026
Jiwanta Thermal Springs Hadir dengan Wajah Baru, Destinasi Wellness Ciwidey Siap Sambut Wisatawan Libur Panjang
Kab. Bandung

Jiwanta Thermal Springs Hadir dengan Wajah Baru, Destinasi Wellness Ciwidey Siap Sambut Wisatawan Libur Panjang

Sabtu, 30 Mei 2026
Jawa Barat

Sambutan Musda ICMI Orda Kabupaten Cirebon

Kamis, 28 Mei 2026
Jawa Barat

Sambutan Sekretaris ICMI Orwil Jawa Barat pada FGD “Persfektif ICMI dalam Mendukung Jabar Istimewa”

Kamis, 28 Mei 2026

Info Terbaru

Icuk Nugroho Pemeran Saep Copet di “Preman Pensiun” Tutup Usia

Sabtu, 20 Juni 2026

Terjebak dalam Cara Berpikir Sektoral

Jumat, 19 Juni 2026

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Bandung 2026

Jumat, 19 Juni 2026

Momentum Muharram 1448 H, MHABD Gelar Talkshow dan Kajian Akbar di Pendopo Kota Bandung

Rabu, 17 Juni 2026

Video

  • All
  • Video

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Bandung 2026

Jumat, 19 Juni 2026

Liputan Khusus “Gebyar Manasik Akbar” MHU

Senin, 15 Juni 2026
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist