• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Kamis, 30 April 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita

Pertama dalam 100 Tahun, Perempuan Berada dalam Kepengurusan PBNU

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Kamis, 13 Januari 2022
in Berita
0 0
Pertama dalam 100 Tahun, Perempuan Berada dalam Kepengurusan PBNU

Harmonionline.net-Istri mendiang Presiden Gus Dur, Sinta Nuriyah, aktivis perempuan Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, hingga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, adalah sebagian tokoh perempuan yang masuk dalam kepengurusan PBNU kali ini. Selain itu ada pula nama Nafisah Sahal Mahfud, Maryati Solihah dan Mahfudoh.

Ketua Umum PBNU yang baru, Yahya Cholil Staquf, menegaskan tidak pernah ada larangan bagi NU menempatkan perempuan dalam jajaran kepengurusannya. Meski harus diakui, dalam seratus tahun kiprah organisasi tersebut, ini adalah yang pertama.

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf.. (Foto: VOA/Nurhadi)
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf.. (Foto: VOA/Nurhadi)

“Ini hanya soal waktu sebenarnya, karena sejak awal, sejak pertama, memang tidak pernah ada pembatasan bahwa PBNU tidak boleh ada perempuan,” ujar Yahya dalam konferensi pers di Kantor PB NU, Jakarta, Rabu (12/1).

Dia juga mengatakan, keputusan memasukkan perempuan dalam struktur baru adalah karena NU melihat kebutuhan untuk itu cukup mendesak.

“Bahwa harus ada perempuan-perempuan yang ikut serta mengelola PBNU ini, karena ada masalah-masalah besar terkait dengan perempuan,” tegasnya.

PBNU mengumumkan pengurus lengkap sebagai hasil Muktamar 34 di Lampung dengan akomodasi terhadap tokoh perempuan. (Foto: VOA/Nurhadi)
PBNU mengumumkan pengurus lengkap sebagai hasil Muktamar 34 di Lampung dengan akomodasi terhadap tokoh perempuan. (Foto: VOA/Nurhadi)

Yahya menyebut, tokoh perempuan yang tergabung dalam PBNU adalah mereka yang paling tangguh dalam kiprahnya selama ini. Khofifah Indar Parawansa misalnya, akan diandalkan NU untuk mengelola berbagai agenda pemberdayaan perempuan. Sementara Alissa Qotrunnada Wahid, yang kiprahnya luas hingga ke luar negeri, akan diberi kepercayaan untuk menangani kerja sama internasional. Selain itu, Alissa juga dinilai aktif berkiprah dalam isu-isu kemanusiaan dan pemberdayaan perempuan.

Perbesar Kiprah Perempuan

Putri Gus Dur, Alissa Qotrunnada Wahid. (Foto: VOA/Nurhadi)
Putri Gus Dur, Alissa Qotrunnada Wahid. (Foto: VOA/Nurhadi)

Alissa Wahid, yang turut dalam pengumuman kepengurusan PBNU baru in, menyebut penyertaan perempuan dalam kepengurusan adalah terobosan sangat penting dalam perjalanan NU.

“Saya yakin bagi kami ini amanah, bukan hanya untuk diri kami pribadi, tetapi karena ini adalah gerbang untuk para perempuan NU memperbesar khidmatnya bagi NU, bagi umat Islam, dan juga bagi bangsa dan negara, dan tentu saja bagi perdaban dunia,” kata Alissa.

Dia juga menegaskan, sejak awal NU berdiri, ruang kiprah bagi perempuan sudah sangat besar. Di lingkungan pondok pesantren NU misalnya, peran Bu Nyai tidak saja sebagai pendamping bagi seorang Kyai. Bu Nyai juga bertugas mengurus pondok putri, mengelola pengajian sendiri, dan juga mengurus berbagai kegiatan keagamaan di ruang publik.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Foto: VOA/Nurhadi)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Foto: VOA/Nurhadi)

Khofifah Indar Parawansa juga menegaskan kiprah perempuan di NU ke depan semakin penting, terkait dengan pemberdayaan perempuan itu sendiri. Untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia, kata Khofifah, ada tiga sektor yang harus diperhatikan dalam isu perempuan, yaitu pendidikan, kesehatan, dan pendapatan.

Gubernur Jawa Timur ini memberi gambaran sederhana mengenai bagaimana kondisi perempuan NU yang harus diberdayakan itu.

“Jadi, kalau misalnya ada sepuluh ibu di Jawa Timur naik mobil, mungkin di antaranya tujuh adalah warga muslimat NU. Dan dari tujuh warga yang berorganisasi langsung atau yang tidak, sangat mungkin lima di antaranya itu masuk kategori kurang mampu,” tegas Khofifah.

Karena itulah, kiprah perempuan dalam kepengurusan PBNU ke depan penting dalam kondisi semacam itu. Proses pemampuan di sektor ekonomi misalnya, harus memberi ruang lebih luas bagi perempuan, terutama di pedesaan.

Pendidikan, baik formal maupun non-formal dan vokasi, kata Khofifah, juga menjadi persoalan sangat penting. Sektor ini harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi perempuan.

Dalam bidang kesehatan, persoalan stunting misalnya, juga sangat bergantung pada peran perempuan.

“Stunting ini dekatnya sama ibu-ibu, mereka dari remaja putri, menikah, hamil sampai melahirkan, artinya ini adalah isu kesehatan reproduksi perempuan,” tambah Khofifah.

Suasana pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) dalam muktamar NU yang ke-34 yang berlangsung di Lampung, pada 24 Desember 2021. (Foto: Tangkapan Layar)
Suasana pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) dalam muktamar NU yang ke-34 yang berlangsung di Lampung, pada 24 Desember 2021. (Foto: Tangkapan Layar)

Konsisten Soal Radikalisme

Dalam kesempatan yang sama, Yahya Cholil Staquf juga menekankan pentingnya agenda NU ke depan dalam melawan radikalisme. Yahya mengatakan, selama ini diskursus radikalisme lebih banyak berada di ruang dalil atau dasar hukum keagamaan saja, sehingga menjadi perdebatan teologis. Namun, ada dimensi sangat penting di dalam soal radikalisme yang terlupa, yaitu bahwa gerakan ini adalah pilihan politik.

Dalam kepengurusan kali ini, Yahya masih menempatkan para kyai sepuh, khususnya di Mustasyar. Beberapa di antaranya adalah Ahmad Mustofa Bisri, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Watimpres Lutfi bin Yahya, dan mantan ketua umum periode sebelumnya, Said Aqil Siradj. [ns/ah]

Sumber : VOA Indonesia

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Kota Bandung

Rinne Ladiva Kartini  Zaman Now: “Mamah adalah Sumber Inspirasi dan Kekuatanku

Senin, 27 April 2026
Faktor Insulasi dalam Mengukur Ketergantungan Suatu Negara terhadap Migas Global
Nasional

Faktor Insulasi dalam Mengukur Ketergantungan Suatu Negara terhadap Migas Global

Selasa, 21 April 2026
Strategi Pengembangan Industri Jamu dan Rempah Go Internasional
Nasional

Strategi Pengembangan Industri Jamu dan Rempah Go Internasional

Selasa, 21 April 2026
Kota Bandung

Rinne Ladiva Ketua Peace and Love Dilantik Menjadi Ketua Majelis Ta’lim Srikandi Periode 2026 2028

Senin, 20 April 2026
Kota Cimahi

Pemkot Cimahi Lantik 103 Pejabat ASN, Ngatiyana Tegaskan Rotasi Sudah Sesuai Aturan

Sabtu, 18 April 2026
SIRAMAN KPID Jabar: Alarm Keras Konten Tak Ramah Anak, Pelanggaran Tertinggi 2021–2025
Jawa Barat

SIRAMAN KPID Jabar: Alarm Keras Konten Tak Ramah Anak, Pelanggaran Tertinggi 2021–2025

Kamis, 16 April 2026

Info Terbaru

Halal Bihalal Himpunan Ratna Busana Jawa Barat

LIPUTAN KHUSUS : Halal Bihalal Himpunan Ratna Busana Jawa Barat

Kamis, 30 April 2026
Halal Bihalal Himpunan Ratna Busana Jawa Barat

Halal Bihalal Himpunan Ratna Busana Jawa Barat

Rabu, 29 April 2026
LIPUTAN KHUSUS : Halal Bihalal Keluarga Besar E.Lambri

LIPUTAN KHUSUS : Halal Bihalal Keluarga Besar E.Lambri

Selasa, 28 April 2026
LIPUTAN KHUSUS : Halal Bihalal Keluarga Besar IKA SDN 008 Moh Toha Bandung

LIPUTAN KHUSUS : Halal Bihalal Keluarga Besar IKA SDN 008 Moh Toha Bandung

Senin, 27 April 2026

Video

  • All
  • Video
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026

“Ramadhan Festival” Talkshow Parenting bersama Elly Risman di Masjid Al Jabbar

Rabu, 11 Maret 2026

Highlight Iftar Ramadhan 1447 H: Berbagi Kasih bersama GMI Kota Bandung

Minggu, 8 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist