• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Minggu, 4 Oktober 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Hikmah

PUYENG BERBAHASA

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Senin, 13 Juli 2026
in Hikmah
0 0
PUYENG BERBAHASA

Oleh: Joko Intarto

Dalam praktik berbahasa Indonesia, kita semakin sering menjumpai akronim dan singkatan kata baru. Lucunya, pembuatan akronim dan singkatan itu tidak selalu sesuai dengan pakem berbahasa.

Akibatnya, kita sering dibuat puyeng untuk menemukan kepanjangan maupun artinya.Coba baca kalimat ini: SPPI KDKMP/KNMP SATDIK MENART 1 MAR.

Seluruh singkatan di atas ternyata merupakan satu kalimat yang sangat panjang. Disingkat saja masih panjang. Apalagi aslinya.Tidak hanya itu.

Mengartikannya pun susah. Sudah lebih dari sebulan saya melihat papan informasi dengan tulisan di atas. Namun saya gagal mengartikan seluruh singkatannya.Melalui bantuan ChatGPT, saya memperoleh tambahan informasi mengenai kepanjangan beberapa singkatan, seperti SPPI dan SATDIK.

Namun ChatGPT juga mengakui tidak dapat memastikan arti beberapa singkatan lain, seperti KDKMP, KNMP, dan MENART 1 MAR, hanya berdasarkan tulisan pada papan tersebut.

Baru setelah saya “melatihnya” dengan memberikan informasi tambahan sebagai latar belakang, ChatGPT dapat menyusun kepanjangan seluruh singkatan itu. Meski demikian, saya tetap memilih bersikap kritis. Sebab, sehebat apa pun kecerdasan buatan, ketepatan jawaban tetap bergantung pada informasi yang tersedia.

Pengalaman kecil itu membuat saya bertanya-tanya. Sesungguhnya, apa tujuan orang membuat singkatan dan akronim?

Menurut ilmu komunikasi, tujuan utama membuat singkatan adalah meningkatkan efisiensi komunikasi tanpa mengurangi kejelasan makna. Singkatan dibuat agar pesan lebih ringkas, mudah diingat, hemat ruang, dan mempercepat penyampaian informasi.Namun, agar maksud itu bisa tercpai, penerima pesan harus memahami singkatan tersebut.

Bila pembaca justru harus menebak-nebak artinya, maka fungsi komunikasi tidak tercapai. Singkatan yang semestinya memudahkan justru berubah menjadi penghalang komunikasi.

Dalam ilmu komunikasi dikenal prinsip sederhana: pesan yang baik adalah pesan yang langsung dipahami oleh penerimanya.

Karena itu, ukuran keberhasilan sebuah singkatan bukanlah seberapa pendek bentuknya, melainkan seberapa banyak orang yang langsung mengerti maksudnya.

Dari sisi kebahasaan, pembuatan singkatan dan akronim juga memiliki pedoman.

PUEBI membedakan singkatan dan akronim sebagai dua bentuk yang berbeda.Singkatan dibentuk dari huruf-huruf awal, seperti DPR, TNI, atau OJK.

Sementara akronim dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat dilafalkan sebagai sebuah kata, misalnya Kodam, Lanud, Bappenas, atau Bulog. Akronim yang baik seharusnya mudah dibaca, mudah diucapkan, dan mudah diingat.

Selain itu, dalam komunikasi kepada masyarakat, kepanjangannya sebaiknya ditulis terlebih dahulu sebelum menggunakan bentuk singkatnya.

Dengan cara itu, pembaca tidak dipaksa bermain teka-teki.Lalu, apa sebenarnya arti tulisan SPPI KDKMP/KNMP SATDIK MENART 1 MAR? Setelah ditelusuri, kepanjangannya kurang lebih sebagai berikut:

• SPPI = Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia.

• KDKMP = Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

• KNMP = Kampung Nelayan Merah Putih.• SATDIK = Satuan Pendidikan.

• MENART 1 MAR = (Menurut ChatGPT)

Menara 1 Marinir, salah satu satuan pendidikan Korps Marinir TNI AL. (Menurut saya): Resimen Artileri 1 Marinir.

Bayangkan. Untuk memahami satu papan petunjuk saja, kita harus mengurai lima singkatan sekaligus. Padahal, bila ditulis lengkap, pesannya akan jauh lebih ramah bagi masyarakat. Tapi, memang panjaaaaaaaaaang banget.

Bahasa diciptakan untuk memudahkan manusia berkomunikasi, bukan untuk menguji kecerdasan pembacanya. Jika sebuah singkatan membuat orang mengernyitkan dahi, berhenti membaca, bahkan salah paham, berarti tujuan pembentukannya patut dipertanyakan.Ah, sudahlah.

Daripada puyeng menghafal singkatan-singkatan baru yang terus bermunculan, lebih baik pagi ini kita berolahraga.Insya Allah, bukan hanya kepala yang terasa lebih segar, tetapi gula darah Anda pun akan menjadi lebih baik setelah berolahraga.(jto)

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Saat Panggilan Tuhan Tak Lagi Membuat Hati Kita Tergerak
Hikmah

Saat Panggilan Tuhan Tak Lagi Membuat Hati Kita Tergerak

Jumat, 2 Oktober 2026
Kita Hanya Melihat Satu Halaman
Hikmah

Kita Hanya Melihat Satu Halaman

Jumat, 2 Oktober 2026
Kehilangan Ternyata Jalan Menuju Pertemuan (Merasa Dirugikan oleh Takdir, Belajarlah dari Bunyamin)
Hikmah

Kehilangan Ternyata Jalan Menuju Pertemuan (Merasa Dirugikan oleh Takdir, Belajarlah dari Bunyamin)

Jumat, 25 September 2026
Belajar “Pulang” dari Kisah Nabi Yunus
Hikmah

Belajar “Pulang” dari Kisah Nabi Yunus

Jumat, 18 September 2026
Belajar tentang Integritas kepada Nabi Ayyub
Hikmah

Belajar tentang Integritas kepada Nabi Ayyub

Jumat, 11 September 2026
Kerusakan Bumi karena Ulah Manusia yang Salah
Hikmah

Kerusakan Bumi karena Ulah Manusia yang Salah

Rabu, 9 September 2026

Info Terbaru

Bagaimana Cara agar Hati tetap Utuh Iman tidak Runtuh? Ikuti “Tadabbur Ayat Chapter 2” bersama Teh Ufah Baheej

Minggu, 4 Oktober 2026
🔴 LIVE • MADRASAH LANSIA HUSNUL KHATIMAH CIMAHI : Sesi 10 | ANGKATAN 1 TAHUN 2026

🔴 LIVE • MADRASAH LANSIA HUSNUL KHATIMAH CIMAHI : Sesi 10 | ANGKATAN 1 TAHUN 2026

Minggu, 4 Oktober 2026
Ruang Belajar dan Bermain Kreativitas Bagi Masyarakat (CIPTAKAN INVESTASI ILMU SEJAK DINI)

Ruang Belajar dan Bermain Kreativitas Bagi Masyarakat (CIPTAKAN INVESTASI ILMU SEJAK DINI)

Sabtu, 3 Oktober 2026
KAJIAN SPESIAL • Menumbuhkan CINTA, Menguatkan KELUARGA.. • ABAH IFANK

KAJIAN SPESIAL • Menumbuhkan CINTA, Menguatkan KELUARGA.. • ABAH IFANK

Sabtu, 3 Oktober 2026

Video

  • All
  • Video

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Bandung 2026

Jumat, 19 Juni 2026

Liputan Khusus “Gebyar Manasik Akbar” MHU

Senin, 15 Juni 2026
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist