• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Kamis, 23 Juli 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita

Dosen PPPK Keluhkan Ketidakjelasan Karier dan Kesejahteraan, Sampaikan Aspirasi ke Ledia Hanifa

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Selasa, 7 April 2026
in Berita
0 0
Dosen PPPK Keluhkan Ketidakjelasan Karier dan Kesejahteraan, Sampaikan Aspirasi ke Ledia Hanifa

Sejumlah perwakilan dosen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) di Jawa Barat menyampaikan aspirasi kepada anggota Komisi X Ledia Hanifa Amaliah di tengah reses akhir Maret lalu.

Dalam pertemuan tersebut, para dosen menyoroti sejumlah persoalan krusial yang mereka hadapi pasca pengangkatan sebagai aparatur sipil negara (ASN) melalui skema PPPK. Tiga isu utama yang disampaikan meliputi terhambatnya jenjang karier jabatan fungsional, penghapusan masa kerja sebelumnya, serta ketidaksesuaian tunjangan kinerja (tukin).

Perwakilan dosen menyampaikan bahwa sebagian besar dari mereka telah mengabdi selama 6 hingga lebih dari 10 tahun sebelum diangkat sebagai PPPK. Namun, masa kerja tersebut tidak diakui setelah pengangkatan, sehingga berdampak pada penurunan gaji dan hak lainnya.

“Kami yang sudah lama mengabdi, bahkan ada yang sudah lektor kepala dan bergelar doktor, justru mengalami penurunan secara karier maupun kesejahteraan setelah menjadi P3K,” ujar salah satu perwakilan dosen dalam audiensi.

Selain itu, dosen juga mengeluhkan ketidaksesuaian penetapan grade tunjangan kinerja. Berdasarkan ketentuan, jabatan asisten ahli seharusnya berada pada grade 9, lektor pada grade 11, dan lektor kepala pada grade 13. Namun, dalam praktiknya, banyak dosen PPPK ditempatkan pada grade 7.

Akibatnya, tunjangan yang diterima menjadi jauh lebih kecil dari yang seharusnya, bahkan dalam beberapa kasus mengalami pemotongan signifikan. Mekanisme penilaian tukin yang berbasis absensi juga dinilai tidak relevan dengan tugas dosen yang mencakup Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Permasalahan lain yang disoroti adalah ketidakjelasan jenjang karier dosen PPPK. Dalam regulasi yang berlaku, kenaikan jabatan bagi dosen PPPK dinilai lebih lambat dibandingkan dosen PNS, yakni harus menunggu hingga lima tahun. Hal ini dinilai menghambat pengembangan karier akademik, termasuk peluang menjadi guru besar.

Para dosen juga menyoroti tidak adanya pengakuan eksplisit terhadap status dosen PPPK dalam sejumlah regulasi terbaru yang hanya membedakan antara dosen PNS dan dosen swasta. Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian status serta potensi diskriminasi dalam sistem kepegawaian.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sekretaris Fraksi PKS ini lantas menyebutkan bahwa keluhan persoalan ketidakselarasan jabatan dan tukin para dosen PPPK sebenarnya sudah masuk juga dari beberapa kampus.

“Nyatanya memang ada satu persoalan terkait permasalahan kepegawaian ini yang pengelolaan peraturannya di bawah Kementerian PAN-RB. Saat ini boleh dikatakan semua jenis pekerjaan dipukul rata, padahal contoh saja, meski sama-sama dosen tentu dosen seni, dosen teknik, dosen olahraga semestinya memiliki pengukuran penilaian kinerja kepegawaian tersendiri.”

Untuk itu Ledia kemudian meminta agar para dosen ini menyusun kronologi permasalahan secara sistematis disertai data dan contoh kasus konkret. Ledia berjanji membawa aspirsi mereka menjadi pembahasan lanjutan bersama kementerian terkait.

Ia juga menekankan bahwa penyelesaian persoalan harus dimulai dari kejelasan jenjang karier dosen PPPK, sebelum membahas aspek kesejahteraan seperti tunjangan.

“Kita akan coba melakukan pembicaraan dan pembahasan terkait jenjang karir ini agar menjadi jelas, terukur, ada standar internasional. Mumpung juga kita sedang membahas RUU revisi UU Sisdiknas yang di dalamnya juga terkait dengan Undang-Undang Guru dan Dosen juga Undang-Undang Pendidikan Tinggi. Kalau sudah clear soal ini kan masalah kesejahteraan akan mengikuti.”

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong perbaikan kebijakan yang lebih adil dan proporsional bagi dosen PPPK di Indonesia, khususnya di lingkungan perguruan tinggi negeri baru.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Kota Bandung

Semarak Milad Ke-7 Yayasan Majelis Al-Barjah Melalui Festival Perlombaan Islam

Rabu, 22 Juli 2026
Jawa Barat

West Java International Fun Folk Festival Kenalkan Keberagaman Budaya Lima Negara di Bandung

Selasa, 21 Juli 2026
Jawa Barat

West Java International Fun Folk Festival jadi Ajang Pengenalan Keberagaman Budaya Lima Negara

Jumat, 17 Juli 2026
Kota Bandung

BAZNAS, APDL, Ditjen Binapenta dan Kemenaker RI Gelar Pelatihan Cooking Class Untuk Disabilitas

Jumat, 17 Juli 2026
Jawa Barat

Berawal dari Dunia Pendidikan, Siti Marfuah Dorong Perempuan Berkiprah di Dunia Politik

Kamis, 16 Juli 2026
Kota Cimahi

DPRD Kota Cimahi Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pembahasan KUA-PPAS 2027 Resmi Dimulai

Rabu, 15 Juli 2026

Info Terbaru

Ngeteh Sore bareng Sora Wanodja : Secangkir Teh, Sejuta Nilai

Ngeteh Sore bareng Sora Wanodja : Secangkir Teh, Sejuta Nilai

Rabu, 22 Juli 2026

Semarak Milad Ke-7 Yayasan Majelis Al-Barjah Melalui Festival Perlombaan Islam

Rabu, 22 Juli 2026

Ikuti Lomba Senam Kreasi Perempuan Se-Jawa Barat

Rabu, 22 Juli 2026

West Java International Fun Folk Festival Kenalkan Keberagaman Budaya Lima Negara di Bandung

Selasa, 21 Juli 2026

Video

  • All
  • Video

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Bandung 2026

Jumat, 19 Juni 2026

Liputan Khusus “Gebyar Manasik Akbar” MHU

Senin, 15 Juni 2026
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist