Resume by : Zahran adik Kak Zulfa
• Rasulullaah ﷺ bersabda : Barang siapa yang di pagi/sore hari ketika waktunya digunakan untuk Allaah dan Rasulullaah, itu lebih baik dari dunia dan seisinya
• Ketika kita membantu orang lain, hakikatnya kita sedang membantu diri kita untuk jauh dari api neraka. Karena hakikatnya kita membutuhkan pahala untuk di surga
• Kita sebagai manusia, umatnya Rasul punya kesalahan, banyak sekali kekurangannya, namun setiap orang porsinya berbeda-beda. Hanya saja Allaah tak tampakkan. Allaah yang tutup, baik ga Allaah?
• Maha baiknya Allaah adalah ketika setiap muslim mendapatkan musibah, maka itu akan jadi pelebur dosanya. Bahkan Allaah kasih manusia sakit aja, Allaah akan menggugurkan dosanya ketika ia bersabar
• Ketika manusia melakukan kesalahan, hanya Allaah yang berhakn memberi cap ia salah/benar. Mengapa? Agar hati kita tetap bersih dalam memandang orang lain
• Hati yang paling jauh dari Allaah adalah hati yang keras
• Rasulullaah ﷺ bersabda : Jika kamu melihat kemungkaran ubahlah dengan tanganmu

• Pandanglah orang dengan pandangan positif agar hati kita senantiasa bersih. Jangan pernah mengotori hati kita dengan bersuudzon kepada orang lain
• Kita punya keburukan, orang lain juga punya. Kita punya lidah untuk membicarakan orang lain, orang lain juga punya lidah untuk membicarakan kita. Maka dari itu, apa manfaatnya membicarakan keburukan orang lain / urusan orang lain? Akan dapat pahala? Ngga kan. Akan dapat gaji dan uang? Ngga kan
• Cara memiliki hati yang tenang: Obati hati kamu dengan berbaik sangka kepada orang lain
• Kita boleh berteman dengan siapapun. Karena hakikatnya ketika kita bertemu dengan orang yang baik maka pertemuan itu akan memberikan manfaat. Namun, jika kita bertemu dengan orang yang tidak baik, maka pertemuan itu akan menjadi pengalaman
• Yang Allaah pandang dalam kehidupan adalah hati kita
• Hinaan, musibah itu pasti datang. Mau dimanapun kamu berada, bagaimana kamu sekarang esok dan di masa depan, ujian cobaan hinaan itu akan selalu ada. Maka dari itu, jangan sampai putus asa karena rezeki dari Allaah itu beda beda













