Pemerintah Kota Cimahi mengalami penurunan PAD dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)RSUD Cibabat,penurunan tsb mencapai 60 M,hal ini diungkapkan Wakil Ketua komisi II DPRD Cimahi,Robin Sihombing.
“budgeting di masa sekarang ini PJS Walikota, saya pikir mengalir saja hanya kita mengalami suatu kendala terkait pendapatan asli daerah ,jadi kita mengalami pendapatan asli daerah itu menurun itu yang bersumber dari BLUD Rumah Sakit Cibabat,penurunannya itu sekitar 50 sampai 60 Miliar”Kata Robin usai talkshow di TV Harmoni kamis 10/10/2022.siang.
Ia menambahkan pihaknya akan melakukan investigasi untuk mencari kendala apa yang dihadapi oleh rumah sakit milik perintah kota cimahi ini “jadi kami akan lakukan upaya-upaya untuk melakukan investigasi terkait dengan kendala yang ada terutama di rumah sakit tersebut kemudian nantinya akan dilakukan pembahasan Lagi di rapat dengan badan anggaran” ujarnya.
Sementara menurut Robin pihaknya juga menerima aspirasi dari masyarakat yang mengharapkan penyerapan APBD untuk program prioritas kepentingan warga Cimahi, “Terkait dengan anggaran anggaran yang ada di pemerintah kota itu bisa lebih diprioritaskan kepada kepentingan masyarakat. karena masyarakat juga masih sangat berharap banyak APBD ini mereka bisa menikmati langsung dengan program-program seperti rutilahu, perbaikan Jalan Setapak, kemudian pemasangan PJL (Penerangan Jalan Lingkungan)dan PJG (Penerangan Jalan Gang).Dirinya tidak menampik dikota Cimahi masih ada permukiman yang kurang sehat “kita tidak bisa menutup mata,masih ada juga beberapa Kelurahan atau RW yang memang kondisi ,pemukiman itu bisa dikatakan “kumuh” seperti itu” Jelasnya.
selain itu menurut Robin keberadaan aliran anak sungai di Kota Cimahi saat ini juga dinilai rawan akan terjadinya musibah banjir sehingga dinilai perlu juga penyerapan anggaran untuk menormalisasi aliran sungai, yang mengaliri kota Cimahi.
“kemudian keberadaan daripada lima anak sungai yang ada di kota Cimahi itu kan sekarang itu daerah aliran sungainya kan sudah nggak ada,ini kalau terjadi seperti sekarang musim hujan yang ekstrem,makanya akan terjadi yang namanya musibah banjir dan segala macam seperti itu kan” Jelasnya.
Disisi lain Robin menyayangkan sikap pemerintah kota Cimahi yang belum bisa memaksimalkan penerapan SiLPA (sisa anggaran)setiap tahun yang nilainya cukup pantastis
“kalau hasil evaluasi penerapan dari sisi anggaran itu,memang kita itu biasanya tiap tahun diangka sekitar 70-75 persen, artinya sebenarnya kita itu selalu memiliki SiLPA,sisa penggunaan anggaran yang biasanya per tahun itu dinamis,kadang-kadang 200 kadang-kadang 300, terakhir kemarin untuk tahun 2021 di angka 325 miliar,ini kan sangat sayang sekali di satu sisi APBD kita kecil disisi lain SiLPA kita besar,”jelasnya
Dirinya berharap Penjabat Wali Kota Cimahi saat ini (Dikdik S. Nugrahawan)bisa bersama-sama untuk memaksimalkan penerapan SiLPA tsb “ini jadi fenomena,jadi pr yang harus bisa dituntaskan dimasa Pj Wali Kota yang ada dengan kawan-kawan badan anggaran DPRD Kota Cimahi” Pungkas Robin mengakhiri perbincangan bersama tim harmoninetwork.(AG)














