• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Rabu, 7 Oktober 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita Kota Bandung

Gubernur Jabar Lepas 110 Milenial untuk Jadi Patriot di 50 Desa

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Jumat, 29 November 2019
in Kota Bandung
0 0
Gubernur Jabar Lepas 110 Milenial untuk Jadi Patriot di 50 Desa

Dok Foto : REP-RILIS HUMAS JABAR;REP JO

KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melepas secara resmi 110 milenial yang lolos seleksi Patriot Desa pada seremoni di Aula Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (28/11/19).

Para anak muda yang telah dibekali ilmu itu bakal menjadi penyokong pelaksanaan program One Village One Company (OVOC) untuk merintis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis potensi desa di Jabar.

Emil –begitu Ridwan Kamil disapa– mengatakan, 110 Patriot Desa ini akan menjadi perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar untuk peningkatan kapasitas kelembagaan masyarakat, kehidupan sosial-budaya, dan pengembangan partisipasi serta keswadayaan masyarakat desa.

Para patriot milenial ini yang rata-rata berusia antara 20-23 tahun ini diterjunkan ke 50 desa se-Jabar mulai dari Desa Mekarjaya di Kabupaten Bogor hingga Desa Bangbayang di Kabupaten Cirebon.

“Saya terharu, (pemuda) yang lain seusia kamu nongkrong di kafe, ngopi-ngopi, kalian berkeringat, terjun ke masyarakat, memikirkan kemajuan,. Karena kamu- kamulah pemuda berjiwa patriot,” ucap Emil.

Setelah 45 hari dikarantina untuk dibekali kompetensi dan spirit kejuangan, Emil pun berharap 110 Patriot Desa ini betul-betul bisa berkontribusi membangun desa dan menjadi pembawa asa bagi masyarakat. 

“Dengarkan suara mereka (warga desa), tampung aspirasinya, wujudkan harapannya,” pesan Emil.

Adapun secara teknis penugasan di desa, para patriot ini harus dapat melakukan pemetaan spasial, sektoral, dan perencanaan. Mereka pun akan membuat perencanaan pengembangan potensi berbasis masyarakat dan kearifan lokal serta menyiapkan kelompok dan lembaga usaha tingkat desa.

Pun di era Revolusi Industri 4.0 ini, 110 Patriot Desa itu harus memiliki kemampuan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendorong pembangunan ekonomi desa berbasis digital. 

Setelah didaulat menjadi Patriot Desa, para milenial ini juga mengemban tugas berperan aktif menjadi pelopor serta berkontribusi positif dalam mewujudkan desa-desa juara di Jabar.

“Ujungnya adalah desa-desa di Jawa Barat harus maju dan inilah (program Patriot Desa) contoh lahirnya anak-anak muda yang patriot,” ujar Emil mengakhiri.

Terpisah, Tri Mumpuni Wiyatno sebagai mentor dalam program Patriot Desa menuturkan, tidak ada desa yang benar-benar miskin atau tertinggal di Jabar. Menurutnya, yang ada adalah desa kurang yang ekonominya kurang bergerak karena masyarakatnya belum mampu mengelola sumber daya di desa tersebut.

Tri menambahkan, 110 Patriot Desa yang dibekali kompetensi keteknisan, kompetensi kejuangan, kompetensi pembangunan berbasis masyarakat, serta kompetensi keikhlasan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak majunya desa di Jabar.

“Mereka dikirim ke desa, beradaptasi, dan membaur dengan masyarakat desa. Pegang integritas, kompetensi kecerdasan, dan energi untuk membangun. Saya sebagai orang tua ideologis kalian berharap penuh pada kalian,” ujar Tri kepada para patriot.

Salah satu peserta Patriot Desa, Tatu Muzayyanah, mengatakan bahwa mengikuti program Patriot Desa memberi pengalaman berharga baginya. Tatu pun termotivasi menjadi individu yang bermanfaat bagi sesama.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Gubernur Jabar. Lewat Patriot Desa, hari ini kami akan memulai babak baru keluar dari zona nyaman, menanggalkan seluruh fasilitas menuju jalan sunyi. Mencoba membangun desa sesuai kebutuhan warganya. Sehingga Desa akan kembali menjadi ladang tempat menaruh harapan tentang kemajuan bangsa,” kata Tatu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Dedi Supandi sementara itu mengatakan, 110 Patriot Desa ini telah dibekali pelatihan pada 15 Oktober hingga 28 November 2019.

Untuk tahap awal ini, para Patriot Desa akan diterjunkan ke 50 desa di 10 daerah dan 34 kecamatan di Jabar. 50 desa penugasan terpilih merupakan bagian dari 746 desa di Jabar yang belum menjalankan program OVOC.

Terkait OVOC, Dedi menambahkan bahwa sejak diluncurkan hingga saat ini program tersebut sudah melahirkan 596 BUMDes yang aktif kembali serta membentuk 272 BUMDes baru. 

“Dengan memanfaatkan potensi desa, maka akan tersalurkan progres ekonomi. Karena tidak ada kemiskinan di desa, yang ada adalah kurangnya pemanfaatan potensi,” tutup Dedi.

Sumber : https://tvharmoni.com

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Turunkan Kabel Udara di Astanaanyar, Total 63 Ruas Jalan Tertata
Kota Bandung

Turunkan Kabel Udara di Astanaanyar, Total 63 Ruas Jalan Tertata

Selasa, 6 Oktober 2026
Kota Bandung

Free Palestine Network (FPN) Bandung Raya Gelar Kegiatan Donor Darah

Senin, 5 Oktober 2026
Kota Bandung

Bakti Sosial Peduli Duka 2026 (Caring for the Grieving) Perkumpulan Lions Indonesia Distrik 307 B2 Wilayah 1

Kamis, 1 Oktober 2026
Kota Bandung

Nobar Film “The Voice of Hind Rajab” bersama FPN: Janji Tak Tinggalkan Palestina Sendirian

Senin, 14 September 2026
Kota Bandung

Seminar Totok Punggung Bahas Upaya Pencegahan Stunting danPeningkatan Konsentrasi Belajar Anak

Minggu, 6 September 2026
Kota Bandung

Rayakan Ulang Tahun Emas ke-50, PT Dirgantara Indonesia Gelar Pagelaran Wayang Golek dan Wayang Kulit Semalam Suntuk

Kamis, 27 Agustus 2026

Info Terbaru

Turunkan Kabel Udara di Astanaanyar, Total 63 Ruas Jalan Tertata

Turunkan Kabel Udara di Astanaanyar, Total 63 Ruas Jalan Tertata

Selasa, 6 Oktober 2026

Penantian 35 Tahun Berakhir, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026!

Selasa, 6 Oktober 2026

Free Palestine Network (FPN) Bandung Raya Gelar Kegiatan Donor Darah

Senin, 5 Oktober 2026

Muswil IX: Arah Baru dan Kebangkitan RAPI Kota Tasikmalaya

Senin, 5 Oktober 2026

Video

  • All
  • Video

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Bandung 2026

Jumat, 19 Juni 2026

Liputan Khusus “Gebyar Manasik Akbar” MHU

Senin, 15 Juni 2026
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist