• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Rabu, 29 Juli 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Kesehatan

Puskesmas Kabupaten Bandung, Layani Imunisasi di Masa Pandemi

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Jumat, 26 Juni 2020
in Kesehatan
0 0
Puskesmas Kabupaten Bandung, Layani Imunisasi di Masa Pandemi

Foto : Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

munisasi adalah sebuah proses untuk membangkitkan imun atau membuat anak kebal terhadap suatu penyakit. Proses tersebut dilakukan dengan pemberian vaksin antibodi secara bertahap sejak anak lahir.

“Setidaknya ada lima IDL (Imunisasi Dasar Lengkap) yang harus diberikan pada anak, antara lain HB-0, BCG, Polio, DPT dan campak,” terang Bidan Lusiana Dewi di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Soreang, Selasa (23/6/2020).

HB-0 diberikan begitu bayi lahir, atau berusia kurang dari 24 jam. Vaksin diberikan untuk mencegah bayi terkena penyakit hepatitis B. BCG diberikan saat anak berusia 1 bulan, untuk mencegah penyakit tuberculosis (TBC).

“Imunisasi polio, yaitu untuk mencegah anak terkena penyakit polio, diberikan 4 kali berturut-turut, yaitu saat anak berusia 1 sampai 4 bulan. Imunisasi DPT diberikan pada usia 2 sampai 4 bulan, untuk mencegah anak terkena penyakit Difteri, Partusis dan Tetanus. Sedangkan imunisasi campak diberikan pada usia 9 bulan. Diharapkan sebelum usia 1 tahun, IDL pada anak sudah terpenuhi,” urai Lusiana Dewi.

Pemberian imunisasi memang memberikan sedikit efek samping, untuk itu bayi harus benar-benar sehat saat akan diimunisasi.”Tubuh akan bereaksi terhadap vaksin yang membuat antibodi, namun hanya menyebabkan demam ringan. Lamanya tergantung kondisi tubuh bayi, bisa 1 atau 2 hari. Tapi tidak usah khawatir, karena kita berikan juga obat parasetamol untuk penurun panasnya,” tutur dia.

Situasi penyebaran wabah covid-19 saat ini, membuat pelayanan imunisasi sempat terhenti. Namun berdasarkan rekomendasi kementerian kesehatan, bahwa pemberian imunisasi pada anak harus berlanjut, kali ini pelayanan dipusatkan di puskesmas.

“Normalnya bisa dilakukan di posyandu (pos pelayanan terpadu). Namun pada masa pandemi ini, pelayanan imunisasi dipusatkan di puskesmas. Tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, antara lain wajib bermasker, menyediakan tempat cuci tangan dan menjaga jarak,” ucapnya pula.

Puskesmas Soreang, terang Lusiana, membuka layanan imunisasi pada hari Senin dan Rabu, dan hanya menerima 20 hingga 25 pendaftar per hari. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan.

Pelayanan pun dipisahkan dari pelayanan umum. Saat pendaftaran, ibu dan bayi bisa langsung ditempatkan di tempat pelayanan, sementara untuk pendaftaran dibantu oleh petugas.

“Misal dia diantar suami, suaminya mendaftar sementara ibu dan bayi disediakan tempat pelayanan khusus. Kalau tidak diantar, kami sediakan petugas satpam yang membantu mendaftarkan,” terangnya.

Pihaknya mengharapkan, pengunjung tidak berlama-lama berada di puskesmas. Untuk itu petugas pun ditambah agar pelayanan lebih cepat.

“Saat ini pelayanan posyandu masih tutup, untuk itu bidan desa ditugaskan di sini. Promkes (promosi kesehatan) dan gizi juga diperbantukan, karena saat pengunjung menunggu giliran, itu ada penyuluhan. Persediaan obat-obatan pun kami pisahkan dari yang umum. Selesai imunisasi langsung kita berikan obatnya dan bisa langsung meninggalkan puskesmas,” tambah Lusiana.

Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Kurnia Agustina Dadang M. Naser mengajak para kader posyandu, untuk menyisir anak-anak Kabupaten Bandung agar mendapatkan layanan imunisasi yang sempat terhenti selama masa pandemi.

“Saat ini pelayanan imunisasi di puskesmas sangat dimungkinkan, selama protokol kesehatannya dijaga. Saya harapkan para kader posyandu menyisir anak-anak di masing-masing wilayahnya, yang belum mendapatkan imunisasi,” imbuh Teh Nia panggilan akrabnya.

Dirinya berharap wabah covid-19 segera berakhir, sehingga aktivitas posyandu dapat kembali berjalan. “Pelayanan bagi ibu dan bayi di posyandu tentunya lebih lengkap, selain itu juga jaraknya lebih dekat dengan masyarakat. Semoga pandemi ini segera usai,” harapnya.

Tak lupa ia pun mengajak seluruh masyarakat, untuk menjaga kekebalan tubuh generasi masa depan Kabupaten Bandung, dengan memenuhi IDL pada anak. “Jangan ragu membawa anak kita ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi, karena petugas sudah menerapkan protokol pencegahan corona. Mudah-mudahan menjadi pemahaman kita bersama, bahwa menjaga imun anak sangat penting untuk menghindarkan masa depan mereka dari penyakit-penyakit berbahaya,” pungkas Teh Nia.

Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Semarak HUT ke 1 Komunitas Senam Sehat Ceria ” Kompak Solid, Loyal, Bergerak untuk Sehat “
Kesehatan

Semarak HUT ke 1 Komunitas Senam Sehat Ceria ” Kompak Solid, Loyal, Bergerak untuk Sehat “

Minggu, 28 Juni 2026
Kesehatan

Self-Care di Tengah Kesibukan

Minggu, 19 Oktober 2025
Kesehatan

Mindful Movement: Tren Olahraga Modern untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Selasa, 7 Oktober 2025
Cara Efektif Meningkatkan Sistem Imun secara Alami
Kesehatan

Cara Efektif Meningkatkan Sistem Imun secara Alami

Selasa, 12 Agustus 2025
Lari Pagi Menjadi Opsi Simple untuk Berolahraga
Kesehatan

Lari Pagi Menjadi Opsi Simple untuk Berolahraga

Kamis, 7 Agustus 2025
Olahraga Cepat tapi Berdampak Besar Bagi Kesehatan
Kesehatan

Olahraga Cepat tapi Berdampak Besar Bagi Kesehatan

Rabu, 6 Agustus 2025

Info Terbaru

Peran Perempuan &  Industri Halal: Strategi Alisa Khadijah ICMI Dorong Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas

Rabu, 29 Juli 2026

Krisis Keteladanan di Era Digital Asep Mulyadi Tekankan Pentingnya Berorganisasi Bagi Gen Z

Selasa, 28 Juli 2026

Sukses Digelar, Pagelaran Wayang Kulit Milad Papeling Bandung Apresiasi Talenta Lokal Purbalingga

Selasa, 28 Juli 2026

Rakernas III Alisa “Khadijah” ICMI Periode 2022 – 2027

Selasa, 28 Juli 2026

Video

  • All
  • Video

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Bandung 2026

Jumat, 19 Juni 2026

Liputan Khusus “Gebyar Manasik Akbar” MHU

Senin, 15 Juni 2026
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist