• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Senin, 2 Maret 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Kesehatan

Dokter Deborah, “Covid-19 yang Paling Melelahkan”

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Rabu, 22 April 2020
in Kesehatan, Ragam
0 0
Dokter Deborah, “Covid-19 yang Paling Melelahkan”

Dokter Deborah Johana Rattu, Kepala UPT Puskesmas Pasirkaliki. (Foto: Humas Bandung)

Berada di tengah pusaran pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) membuat para tenaga medis harus bekerja keras untuk menjaga agar wabah ini tidak meluas. Bukan sekadar menyembuhkan yang sakit, tetapi menjaga yang sehat agar tidak jatuh sakit menjadi tantangan terbesar hari ini.

Hal itu dialami langsung oleh dr. Deborah Johana Rattu, Kepala UPT Puskesmas Pasirkaliki. Wilayah kerjanya merupakan daerah zona merah yang paling banyak terdapat pasien positif Covid-19 di Kota Bandung. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri baginya dalam menghadapi pandemi yang terjadi di seluruh dunia.

“Puskesmas di Kecamatan Cicendo ini ada dua, satu di Pasirkaliki ini, satu di Sukaraja. Di wilayah kerja kami memang yang paling banyak positifnya. Per hari ini, dari 20 yang positif, 13-nya ada di kami,” ungkapnya kepada Humas Kota Bandung, Selasa (21/4/2020).

Kendati tak selalu berhadapan langsung dengan pasien positif Covid-19, namun tugas utamanya sebagai dokter puskesmas wajib memastikan orang-orang yang tinggal di sekitar pasien tersebut berada dalam keadaan sehat dan aman. Pihaknya mesti menelusuri siapa saja yang pernah berinteraksi dengan pasien.

deborah

“Yang paling berat bagi kami bukan hanya melawan penyakitnya, tetapi juga melawan stigma masyarakat tentang pasien, keluarganya, bahkan kepada petugas kesehatan. Kadang kami baru datang untuk penelusuran pasien saja, warga sudah ribut dan takut,” tuturnya.

Meskipun begitu, bukan berarti ia harus menyerah. Sebab tugasnya adalah panggilan jiwanya. Sedari awal, ia memilih mengambil jalur kesehatan masyarakat karena ingin menjaga agar warga selalu sehat. Apalagi di tengah situasi seperti sekarang.

“Awalnya saya ingin ngambil bedah, tapi ternyata public health itu lebih memanggil saya. Akhirnya saya turun ke puskesmas. Meskipun bukan dipandang sebelah mata, tetapi orang berbeda memandang dokter yang ada di puskesmas,” ungkapnya.

“Padahal dokter di puskesmas itu memiliki kerja yang luar biasa. Dia harus memiliki pelayanan kesehatan primer di mana dia harus mengelola pelayanan kesehatan kemudian upaya kesehatan masyarakat, ini yang beratnya,” imbuhnya.

Menangani wabah penyakit bukanlah yang pertama baginya. Selama 18 tahun berkarir sebagai dokter di puskesmas, ia telah tiga kali menghadapi wabah penyakit di masyarakat.

Pengalaman mengesankan pertamanya saat ia menangani kasus H1N1 atau yang lebih dikenal dengan flu babi. Kebetulan, saat itu tepat terjadi di wilayah kerjanya, yaitu di Ciumbuleuit.

Ia menuturkan bagaimana saat itu mengoordinir penanganan wabah dengan aparatur setempat. Begitupun dengan wabah Hepatitis A yang saat itu sempat merebak di wilayah yang sama. Saat itu ada puluhan mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta yang jatuh sakit karena Hepatitis A.

deborah

“Tapi yang sekarang (Covid-19) yang paling melelahkan. Selain karena siklusnya panjang, kita juga harus berhadapan dengan stigma tadi,” katanya.

Deborah mengajak kepada seluruh tenaga medis untuk saling menguatkan. Setiap hari, ia pun selalu memotivasi stafnya agar tetap semangat dalam bekerja. Ia sangat mengerti bahwa saat-saat terberat di situasi hari ini adalah ketika harus meninggalkan keluarga di rumah.

“Itu paling berat. Kita harus meninggalkan keluarga sementara. Pas awal Maret itu kunjungan pasien ke puskesmas masih sangat tinggi. Sekarang setelah sistem rujukan dipermudah, kunjungan sudah mulai berkurang,” jelasnya.

Deborah mengakui, dukungan moril baik dari keluarga maupun sesama rekan kerja sangat penting. Ia selalu menekankan bahwa apa yang dilakukan saat ini merupakan panggilan jiwa dan amanah yang harus dijalankan.

“Ini jadi amanah bahwa profesi yang kita geluti ini saat ini memang sedang diuji, panggilan kita seperti apa. Tetap bersemangat dalam melayani masyarakat, Tuhan pasti melindungi apapun yang kita lakukan kalau kita ikhlas menjalankan panggilan ini,” ujarnya.* nurul – humas.bandung.go.id

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Ragam

Makna di Balik Tradisi Munggahan Sambut Ramadhan

Selasa, 17 Februari 2026
Ragam

Ketika Komunikasi Kehilangan Martabat

Jumat, 19 Desember 2025
Ragam

Pelan Bukan Berarti Tertinggal: Menemukan Makna Hidup Lewat Konsep Slow Living

Kamis, 23 Oktober 2025
Kesehatan

Self-Care di Tengah Kesibukan

Minggu, 19 Oktober 2025
Ragam

Smart Spending: Cara Anak Muda Mengatur Keuangan tanpa Harus Mengorbankan Gaya

Kamis, 9 Oktober 2025
Ragam

5 Tanaman Hias Cantik yang Cocok untuk Memperindah Rumahmu

Rabu, 8 Oktober 2025

Info Terbaru

Gerak Muslimat Indonesia Jawa Barat Mempersembahkan : SEMARAK RAMADHAN GMI JABAR #8 – 1447H – 2026

Gerak Muslimat Indonesia Jawa Barat : SEMARAK RAMADHAN GMI JABAR #8 – 1447H – 2026 ( Hari ke 3 )

Senin, 2 Maret 2026
Ikuti Kajian Ramadan : Rancasari Religi Fest 1447 Hijriyah

Ikuti Kajian Ramadan : Rancasari Religi Fest 1447 Hijriyah

Minggu, 1 Maret 2026
Gerak Muslimat Indonesia Jawa Barat Mempersembahkan : SEMARAK RAMADHAN GMI JABAR #8 – 1447H – 2026

Gerak Muslimat Indonesia Jawa Barat Mempersembahkan : SEMARAK RAMADHAN GMI JABAR #8 – 1447H – 2026 ( Hari Ke 2 )

Minggu, 1 Maret 2026
Hadiri Kajian Islami

Hadiri Kajian Islami

Sabtu, 28 Februari 2026

Video

  • All
  • Video
Tarhib Ramadhan : Sahabat Bandung Community 2026 M – 1447 H

Tarhib Ramadhan : Sahabat Bandung Community 2026 M – 1447 H

Senin, 2 Februari 2026

Video: Tabligh Akbar bersama Ustadz. Abdul Somad di Masjid Trans Studio Bandung

Selasa, 27 Januari 2026
LIPUTAN KHUSUS : Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PERWOSI Prov. Jabar Masa Bakti 2025 – 2029

LIPUTAN KHUSUS : Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PERWOSI Prov. Jabar Masa Bakti 2025 – 2029

Senin, 26 Januari 2026
LIPUTAN KHUSUS – MT Thohirul Qolbi ” Belanja di Bulan Rajab “

LIPUTAN KHUSUS – MT Thohirul Qolbi ” Belanja di Bulan Rajab “

Minggu, 25 Januari 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist