Bandung, TV Harmoni 19/8/2026
Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) DPW Jawa Barat dan Yayasan Pusaka Kereta Api Indonesia telah sepakat melakukan kerjasama dalam bidang pembinaan terhadap UMKM. Kesepakatan itu tertuang dalam MOU yang ditandatangani masing-masing oleh Ketua PPUMI Jabar Nani Hastuti dan Ketua Yayasan Pusat Kesejahteraan Karyawan Perusahaan Kereta Api (Yayasan Pusaka) Joko Margono, pada 19 Agustus 2026 bertempat di kantor Yayasan Pusaka, Bandung.
Pada kesempatan itu Joko Margono menjelaskan, bahwa Yayasan Pusaka merupakan yayasan yang bergerak di bidang sosial yang peduli dan concern memberi bantuan terhadap nasib para janda pegawai PT KAI dan keluarganya, termasuk anak yatim/yatim piatu, dan anak berkebutuhan khusus/disabilitas agar mereka bisa mendapat penghasilan dari usaha yang digelutinya dan layak dalam menjalani kehidupan.
Joko Margono yang didampingi Bendahara yayasan Wiwiek Widajanti juga mengungkapkan, bahwa per Maret 2026 telah mengampu 650 anak yatim/piatu, 29 anak yatim piatu, 14 anak berkebutuhan khusus (ABK), 404 ibu/KK serta lebih dari 8000 Penerima Manfaat Senior (PMS) yang notabene merupakan pensiunan penderita sakit menahun dan keterbatasan ekonomi.
Namun Joko prihatin, pada pelaksanaan pemberian bantuan khususnya para janda pegawai dan anak-anak yatim piatu itu terkendala oleh selain jarak, lokasi, dan waktu, juga kemampuan yang dirasa masih kurang bahkan jauh dari profesional di bidang pengelolaan dana bantuan karena tumpang tindih dengan kebutuhan hidup sehingga dana bantuan yang diberikan habis sehingga belum mampu meningkatkan perbaikan nasib.
Untuk itu perlu ada wawasan pengetahuan dan pelatihan untuk meningkatkan skill, dan managerial agar dana yang diterimanya betul-betul menghasilkan keuntungan yang bisa membantu kehidupan mereka sepeninggal suami yang pegawai PT KAI.
Oleh karena ituJoko berharap, dengan adanya kerjasama dengan PPUMI Jabar ini para janda pelaku UMKM yang berada di bawah naungan Yayasan Pusaka ke depannya ada pencerahan, penambahan kemampuan pengelolaan dana serta peningkatan kwantitas dan kwalitas produknya.
Ibarat gayung bersambut, Ketua PPUMI Jabar Nani Hastuti menjelaskan, bahwa PPUMI sebagai organisasi yang memang fokus bergerak pada pemberdayaan perempuan pelaku UMKM akan berkolaborasi dengan Yayasan Pusaka guna membantu, membina dan membekali janda-janda pelaku UMKM itu melalui berbagai strategi seperti pembekalan pelatihan, kiat-kiat usaha sukses, managerial bahkan kemampuan digitalisasi serta memberi support dan inspirasi melalui event Empowering Woman dengan menampilkan narasumber perempuan -perempuan sukses.
Di akhir acara MOU, Ketua Yayasan Pusaka berharap agar seusai penandatanganan MOU antara YP dan PPUMI Jabar ini tidak berakhir di atas kertas belaka, tapi betul-betul ditindaklanjuti dengan bukti nyata kolaborasi dalam waktu yang tidak lama demi membantu kehidupan yang lebih baik bagi para janda pegawai PT KAI di bidang UMKM. (Sun)














