BANDUNG – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan Majelis Taklim (MT) Fathul Ummah berkolaborasi dengan Rumah Sakit Al Islam Bandung menggelar khitanan massal bagi 15 anak di Masjid Fathul Ummah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut diawali dengan kajian subuh dan tausiah tentang keutamaan bulan Muharam, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan khitanan massal yang dihadiri pengurus DKM, tenaga medis Rumah Sakit Al Islam, tokoh masyarakat, serta para orang tua peserta.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, H. Edwin Senjaya, SE., M.M. Menurutnya, khitanan massal menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang dapat mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Masjid dan Jemaah Fathul Ummah atas terselenggaranya kegiatan ini. Khitanan massal ini menunjukkan kepedulian terhadap sesama. Sebaik-baik manusia adalah yang memberikan manfaat kepada manusia lainnya,” ujar Edwin.
Ketua Majelis Taklim Fathul Ummah, Aliet Sojariah, mengatakan khitanan massal merupakan wujud kepedulian DKM dan Majelis Taklim kepada masyarakat sekitar melalui kolaborasi bersama Rumah Sakit Al Islam Bandung.
“Khitanan massal ini diselenggarakan DKM Fathul Ummah bekerja sama dengan Majelis Taklim dan berkolaborasi dengan Rumah Sakit Al Islam untuk 15 anak. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkesinambungan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Semoga anak-anak yang dikhitan menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, bangsa, dan agama. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga segala ikhtiar dan lelah yang diberikan menjadi amal kebaikan,” tuturnya.
Perwakilan Rumah Sakit Al Islam Bandung, Rani Ratnawati, mengatakan pihaknya menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini, Rumah Sakit Al Islam menurunkan tenaga medis untuk menangani seluruh proses khitan.
“Alhamdulillah Rumah Sakit Al Islam diajak bekerja sama menyelenggarakan kegiatan sosial ini. Kami mensupport dengan menyediakan tenaga medis dan tindakan-tindakan dalam penyelenggaraan khitanan massal. Terima kasih kepada DKM Fathul Ummah yang telah mengundang kami dan memberikan kepercayaan kepada Rumah Sakit Al Islam,” ujarnya.
Dewan DKM Fathul Ummah, Judy Darmadie, menjelaskan bahwa khitanan massal merupakan salah satu program sosial masjid yang bertujuan menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga pusat dakwah dan pelayanan bagi masyarakat. Ia menambahkan, program sosial serupa akan terus dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
“Kegiatan ini menjadi salah satu program kami untuk menjadikan masjid sebagai pusat dakwah. Insyaallah pada bulan Agustus kami akan kembali berkolaborasi dengan Rumah Sakit Al Islam dalam kegiatan operasi gratis,” umgkapnya.
Wakil Ketua Panitia, Ganjar, mengungkapkan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan para peserta menjalani proses khitan dengan baik. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya.
“Alhamdulillah acara berlangsung lancar. Anak-anak yang dikhitan terlihat happy dan ceria. Mudah-mudahan kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan lebih baik lagi,” ungkapnya
Anggota Dewan Pakar DKM Fathul Ummah, Arifin Fahmi, mengatakan program sosial seperti khitanan massal merupakan bagian dari upaya mengembangkan fungsi masjid agar semakin bermanfaat bagi jemaah dan masyarakat.

“Tugas Dewan Pakar adalah merancang program-program pengembangan Masjid Fathul Ummah agar semakin memberi kemaslahatan bagi jemaah dan masyarakat. Khitanan massal ini menjadi salah satu program sosial yang akan terus kami kembangkan. Ke depan akan ada kegiatan operasi katarak dan berbagai program sosial lainnya agar keberadaan Masjid Fathul Ummah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ketua RW 01 yang juga penasihat DKM Fathul Ummah, Dandi Kurniadi, turut mengapresiasi penyelenggaraan khitanan massal tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Kami mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya atas penyelenggaraan khitanan massal ini. Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut sehingga dapat membantu warga yang memiliki keterbatasan,” ujarnya.
Ketua PKK RW 01 yang juga Wakil Ketua Majelis Taklim Fathul Ummah, Dian Berdiani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan para donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan khitanan massal ini. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan jumlah peserta yang lebih banyak. Kami juga berharap anak-anak yang dikhitan tumbuh menjadi anak yang saleh dan berbakti kepada orang tuanya,” tuturnya.
Di sisi lain, salah seorang orang tua peserta, Intan, mengaku sangat terbantu dengan adanya khitanan massal tersebut. Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya meringankan beban biaya keluarga, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan kebersihan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memfasilitasi masyarakat yang memiliki keterbatasan biaya. Selain itu juga mampu meningkatkan kesehatan di lingkungan masyarakat dan menumbuhkan budaya hidup bersih,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara DKM dan MT Fathul Ummah bersama Rumah Sakit Al Islam Bandung, kegiatan khitanan massal berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Selain memberikan layanan kesehatan kepada anak-anak peserta, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian sosial serta memperkuat peran masjid dalam melayani masyarakat.






