• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Rabu, 13 Mei 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Religi

Tadabbur Qur’an QS. Al Baqarah Ayat 40 bersama Ust. Nur Ihsan Jundulloh, Lc.

TV Harmoni oleh TV Harmoni
Selasa, 5 Mei 2026
in Religi
0 0

Note Ustadz Nur Ihsan Jundulloh Lc.
Masjid Al Amin Situsari Bandung
MT SBC (Sahabat Bandung Community)
Senin, 04 Mei 2026
by : lucyrustikasari

Mulai dari ayat 40 sampai dg ayat 120-an surat Al baqarah, merupakan rangkaian kisah ttg Bani Israil, & setelah kisah Bani Israil dilanjutkan dg kisah nabi Ibrahim a.s. Secara ringkas urutan tema dlm ▪️QS. Al Baqarah, diantaranya yaitu :
🔸️1. ▪︎Di ayat 1- 29 : Mukadimah ttg tiga jenis/golongan manusia, yaitu :
1). Golongan 1 : Siapa orang yg bertaqwa (di ayat 1- 5).
2). Golongan 2 : Siapa orang yg kafir (di ayat 6-7).
3). Golongan 3 : Siapa orang yg munafik/yg mengaku beriman, pdhl aslinya tidak beriman (di ayat 8 – 20).
✅Dan Allah buat perumpamaan : Golongan 1 = Yg menyalakan api & tetap ada bertahan disekitar cahayanya ; Golongan 2 = Yg sejak awal tidak mau ada di dekat cahaya/yg memilih dlm kegelapan, ; dan Golongan 3 = Golongan yg paling banyak = Yg mendekat pd cahaya tapi kemudian sedikit demi sedikit menjaga jarak/menjauh dari cahaya & memilih berada dlm kegelapan = Yg menukar hidayah dg kegelapan/kesesatan = Stempelnya islam/KTP-nya islam, cahaya sudah diberikan tapi lama2 menghindar makin jauh dari cahaya.


▪︎Ayat 21-29 : Perintah utk beribadah,kabar gembira utk orang yg beriman & beramal shaleh, & perumpamaan2 yg Allaah buat.
🔸️2. Ayat 30 – 39 : Allaah mengangkat khalifah di bumi dg diturunkannya nabi Adam a.s ke bumi = Ttg turunnya nabi Adam a.s, ke bumi. Dan pesan terahir Allaah kpd nabi Adam (kpd manusia) : Ikuti petunjuk Allaah, jika kalian kufur/mendustakannya = jadi penghuni neraka.
🔸️3. Ayat 40 – 120 : Ttg Bani Israil, dsb.

🖊Selesai kisah nabi Adam a.s, tidak dilanjutkan dg kisah anak2 nabi Adam a.s, tapi ttg Bani Israil (ttg anak2 nabi Yaqub a.s = Bani Israil).
✅Hikmahnya : ▪️QS. Al Baqarah turun di Madinah & salah satu komponen penduduk Madinah adalah Bani Israil, shg ▪️QS. Al Baqarah secara khusus, & Al Quran secara umumnya, bukan hanya utk orang2 islam saja, tapi AL QURAN adalah kitab yg Allaah turunkan UNTUK SELURUH MANUSIA.

■QS. Al Baqarah ayat 40 : Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
يٰبَنِيْۤ اِسْرَآءِيْلَ اذْكُرُوْا نِعْمَتِيَ الَّتِيْۤ اَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَاَ وْفُوْا بِعَهْدِيْۤ اُوْفِ بِعَهْدِكُمْ ۚ وَاِ يَّايَ فَا رْهَبُوْنِ
“Wahai Bani Israil! Ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepadamu. Dan penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu dan takutlah kepada-Ku saja.”.

🖊Di ayat ini Allaah langsung bicara dg Bani Israil :
📌📌“Yaa baniii isrooo illla” == “Wahai Bani Israil !!”.
Allaah tidak menggunakan kata “Qul” = “Katakanlah”, sebab “Qul”, tanda ada perantara/ada yg menyampaikan firman Allaah (malaikat jibril). Allaah tidak gunakan perantara saat Allaah bicara dg Bani Israil = berdialog langsung tanpa perantara, bahkan dg iblis saja Allaah berdialog langsung, spt kisah2 iblis dlm Quran yg tidak mau sujud.
✅Ayat ini menunjukan pd kita, bahwa Allaah mengajak pd kita utk terbuka berdialog dg siapapun juga termasuk dg Bani Israil/ahli kitab = muslim terbuka bicara/berdialog dg siapapun = berdialog dg orang tersesat/kafir sekalipun tidak masalah.
🖊Berbeda2 defenisi yg sering membuat bingung, diantaranya ada :
🔹️“Banii” == anak = punya nasab langsung/bersambung/secara genetis nyambung/anak keturunan langsung. Berbeda dg “Dzuriyat” == bisa anak, bisa mantu, bisa dari jalur yg lain/keluarga besar.
🔹️“Israil” = nabi Yaqub a.s = nama lain dari nabi Yaqub a.s. = Istilah yg mulia/terhormat.
🔹️“Bani Israil” = Semua keturunan dari nabi Yaqub a.s, apapun keyakinan/agamanya/mau beriman ataupun kafir, nasabnya sampai ke nabi Yaqub a.s./keluarga/keturunan nabi Yaqub a.s.
🔹️“Yahudi” = Agama = Ttg agama, yg sejajar dg agama nasrani.
🔹️“Zionis” = Organisasi internasional yg diprakarsai oleh Theodor Hazl, yg mengklaim agama yahudi (aliran sekuler)/ yg tidak religius spt yahudi (ahli kitab), dimana mereka menginisiasi mencaplok Palestina & mendirikan negara Israel (dg tujuannya menunggangi nama Israil, agar terlihat religius).
Maka yg terkutuk bukan Israil tapi “zionis israel”, karena tidak semua yg beragama yahudi setuju dg gerakan zionis, & tidak semua pendukung zionis itu yahudi, bahkan ada nasrani, bahkan islam pun ada yg mendukung zionis.
🔹️“Israel” = Nama negara yg menunggangi nama nabi Yaqub a.s, supaya terlihat religius.
🔹️“Ahli kitab” = Seperti muslim & ahli Quran, tidak semua muslim itu ahli Quran, tapi semua ahli Quran pasti muslim. Begitu juga dg tidak semua yahudi & nasrani itu ahli kitab (dekat dg kitabnya), tapi semua ahli kitab pasti yahudi atau nasrani. Ahli kitab = Yahudi & nasrani yg religius = yg betul menjalankan ajaran yg Allaah berikan pd mereka pd zamannya.

📌📌Allaah memanggil : “Yaa baniiii isrooo illa” = >> Artinya : Allaah mengingatkan pd bapak mereka yaitu Israil = nabi Yaqub a.s. (ini adalah cara Allaah dlm mengajarkan sejarah).
✅Ingatlah, kalian itu anak2 nabi Yaqub a.s (Israil). Tujuannya : Untuk mengingat sejarah = mengenal siapa nenek moyang mereka, & itu penting. Dlm surat Al Baqarah kita diingatkan siapa nenek moyang kita (manusia), yaitu nabi Adam a.s. Dimana ajaran nabi Adam a.s, yaitu : Menyembah Allaah, mengikuti/mentaati ajaran Allaah & menjauhi larangan2 Allaah. Maka jangan keluar/menyimpang dari ajaran nabi Adam a.s.
✅Allaah mengingatkan Bani Israil ttg sejarahnya supaya mereka sadar diri, agar tidak melupakan nenek moyang, supaya tidak menyimpang dari jalur/jalan Allaah.

📌📌“Udzkuruu” == “Ingat2lah”.
Dari kata dzikir = mengingat/menyebut2/mengungkit2/speak up/blow up/jangan lupa.
“Ni’mati” = Nikmat dari Allaah.
✅Perintah pertama Allaah pd Bani Israil = “Udzkuruu ni’mati” == Perbanyak mengungkit2 nikmat Allaah. == >> Menggambarkan kedekatan Allaah dg Bani Israil, karena dinisbatkan langsung nikmat tsb pd Allaah, spt ngobrol langsung/berhadap2an Bani Israil dg Allaah.
✅Intruksi Allaah pd Bani israil = Selalu/memperbanyak mengingat nikmat Allaah. Sedangkan perintah/instruksi Allaah pd orang beriman = “Udzkurulloha katsiro” = Memperbanyak mengingat Allaah.
✅Hikmahnya : Bani Israil, perlu pakai perantara (nikmat) utk sampai pd pemberi nikmat, sebab tabiat Bani Israil sering LUPA pd pemberi nikmat = menikmati nikmat tapi tidak mensyukuri pemberian & tidak ingat pada pemberinya.
🖊Di ayat 49 dst, ayat2 yg diawali dg kata “ wa idz …..” = hingga 15 x Allaah ingatkan Bani Israil ttg nikmat2 yg pernah Allaah berikan pd mereka. ◇Spt di ayat 49 : Allaah telah selamatkan mereka dari kejahatan firaun, ◇di ayat 50 : Allaah membelah lautan utk menyelamatkan mereka, dsb.
✅Bani Israil harus dibantu oleh Allaah utk mengingat apa saja yg sudah Allaah berikan pd mereka.
✅Hubungannya dg kita : Semua perilaku Bani Israil akan jadi cermin (yg baik ataupun yg buruk) bagi umat muslim = cerita Bani Israil adalah cerita kita semua = Apa yg ada di Bani Israil, pasti ada di umat nabi Muhammad ﷺ.
✅Al Quran tidak diturunkan diruang kosong/ruang hampa = kisah2 dlm Al Quran tidak mungkin tidak ada hubungannya dg kita.
✅Bahkan seringkali lebih efektif dlm memberi teguran/arahan dg kisah sejarah/sejarah dlm Quran, agar tidak muncul/membangun pertahanan diri/menolak/menyerang balik = Dg teguran yg tidak langsung, spt menceritakan sejarah, maksudnya menyindir/agar umat islam jangan seperti Bani Israil.
✅Spt dlm ▪️QS. Al Baqarah ayat 49 : Ttg firaun & Bani Israil, relevansinya utk para sahabat nabi, dimana banyak sahabat nabi yg diselamatkan ketika hijrah dari kejahatan/siksaan kaum musyrikin Mekah, ibarat Mekah muhajirin = Mesirnya Bani Israil, Abu Jahal/Abu Lahab = firaunnya.
✅Ceritanya jauh, tapi relate dg kehidupan sekarang.
✅Tujuan kisah dlm Al Quran = bukan hanya informasi/FYI saja, tapi dijadikan cermin/pelajaran utk kita sekarang.
✅Hubungan ayat 40 utk kita : “Bani Israil ingatlah nikmat dari-Ku” == Jangan sampai kita ingat Allaah hanya ttg ujian/musibah/beban hidup/susah2nya saja, tapi yg harus diingat adalah NIKMAT dari Allaah, bahkan boleh jadi dlm musibah/ujian yg Allaah beri ada nikmat Allaah yg tidak kita sadari/tidak terlihat oleh kita.
✅Kata Ulama : Tujuan utama manusia diciptakan adalah : Jadi orang yg BERSYUKUR.
✅Karena itu setan menganggu manusia dari kanan-kiri, depan-belakang tujuan utamanya = Membuat kita TIDAK bersyukur = Agar kita tidak mengapresiasi apa yg sudah Allaah beri. Ingat Allaah kadang hilang, saat kita mengingat nikmat dari orang lain.

📌📌“Ni’matiyallatiii an’amtu ‘alaikum” == “Ingatlah nikmat-Ku yg telah Aku berikan KEPADA KALIAN”.
✅Maka FOKUS ingat nikmat yg sudah kita terima/yg sudah Allaah berikan kpd kita.
✅Buatlah jurnal syukur, dimulai di pagi hari, ttg nikmat apa saja yg sudah Allaah beri pd kita di pagi ini, spt : Nikmat bangun tidur/nikmat dikembalikan ruh kita pd jasad kita = doa bangun tidur = berterimakasih pd Allaah. Lalu nikmat bangun dlm keadaan sehat, nikmat masih diberi umur, masih diberi nafas, sehat, bisa pergi ngaji, nikmat bermajelis ilmu, nikmat punya sahabat beriman berjama’ah, dst, walaupun nikmat2 tsb tidak bisa dihitung sama sekali, tapi kita jadi fokus thd nikmat yg Allaah berikan pd kita.
✅Kadang yg kurang itu bukan kurang nikmat, tapi yg kurang itu adalah SYUKUR atas nikmat, maka susah utk membahagiakan orang yg tidak bersyukur.
✅Bahagia bukan dg pemberiannya, tapi bahagia ada dlm rasa SYUKUR (apresiasi) atas pemberiannya.

📌📌“an amtu ‘alaikum” = nikmat yg Allaah beri pd kalian, bukan nikmat yg Allaah beri pd yg lain/orang lain. Maka kenapa setan akan datang dari kanan-kiri, depan-belakang = agar kamu TIDAK bersyukur = penyakit Bani Israil, termasuk penyakit kita semua.

📌📌“Wa aufuu bi’ahdii uufi bi’ahdikum” == “(Kalau sudah ingat nikmat yg Allaah berikan padamu) Penuhi janji kalian pd Allaah, maka Allaah akan penuhi janji-Nya pada kalian”.
✅Spt disebutkan dlm ▪️QS. Al Baqarah ayat 41 : Quran membenarkan Taurat & Injil, atau yg sering disebut Perjanjian lama & Perjanjian baru.
✅Jika kalian mengamalkan Taurat & Injil, Allaah akan penuhi janji-Nya pd kalian, sebab Perjanjian lama & Perjanjian baru, akan sampai pd kesimpulan utk mengikuti nabi Muhammad ﷺ.
✅Spt disebutkan dlm ▪️QS. Al Baqarah ayat 146 : “Orang2 Bani Israil yg telah diberi kitab (Taurat & injil) mengenal nabi Muhammad ﷺ spt mereka mengenal anak2 mereka sendiri.
✅Namun mereka menyembunyikan KEBENARAN, padahal mereka mengetahuinya”. Maka jika mereka penuhi janji spt diisi kitab Taurat & Injil, akan sampai pd kesimpulan mengikuti nabi Muhammad ﷺ walaupun saat itu nabi belum lahir.
✅▪️QS. Al A’raf ayat 157 : “Nama nabi Muhammad ﷺ tertulis dlm kitab Taurat & injil, yaitu yg menyuruh mengerjakan yg ma’ruf & mencegah yg mungkar, yg menghalalkan segala yg baik bagi mereka & mengharamkan segala yg buruk bagi mereka, yg melepaskan beban2 belenggu yg ada pd mereka. Maka orang2 yg beriman pdnya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya terang yg diturunkan kpdnya (Al Quran), mereka itulah orang2 yg beruntung”.
✅Janji yg harus dipenuhi oleh Bani Israil, yaitu : Beriman pd nabi Muhammad ﷺ menolongnya, memuliakannya, mengikuti cahaya yg terang yg dibawanya.
✅Allaah minta Bani Israil memenuhi janji (spt disebutkan dlm Perjanjian lama & Perjanjian baru, (yg tidak disembunyikan kebenarannya/dihilangkan ayat2nya, dimana Quran merangkumnya menjadi satu kitab), maka Allaah akan penuhi janji-Nya.
✅Hubungannya dg kita :
🔸️1). Perbanyak syukur
🔸️2). Gunakan nikmat yg Allaah beri utk kita, utk memenuhi janji kita kpd Allaah, yaitu : Menomor-satukan Allaah & mengikuti Rasul = “Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah” == “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah”.
✅Syahadat disetiap shalat kita (dlm tahiyat) == Tidak ada yg nomor satu dlm hidup saya = Tidak ada yg mendominasi perasaan & fikiran saya kecuali Allaah.
✅Nikmat dimanfaatkan & pemberi nikmatnya akan saya Tuhankan & jangan sampai menuhankan nikmat tapi pemberi nikmatnya dilupakan.
✅Syayidul istighfar :
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
“Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta”.
== “Wahai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yg disembah selain Engkau. Engkau yg menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dlm perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yg kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yg mengampuni dosa selain Engkau,”
🖊Mengakui nikmat Allaah, mengakui dosa2 kita. “Zunuba” = dosa == >> dari kata zanbun = ekor == >> mengekor terus = konsekuensi dari setiap perbuatan.
✅Jangan sampai nikmat yg Allaah beri malah dipakai utk berbuat dosa, sebab pasti ada konsekuensinya.

📌📌“Wa iyyaaya far habuun’ == “Dan takutlah kepada-Ku saja” == >> “Hanya kepada Allaah saja Engkau takut”.
🖊Takut dlm bahasa Arab == khauf (takut yg umum, bisa datang & pergi), khosiyah (takut segen/hormat/sadar keagungan-Nya), al wajal (takut bikin hati bergetar sadar akan sesuatu), rahbah (takut yg sifatnya terus menerus/tidak berhenti/berkelanjutan).
✅Bani Israil setelah diingatkan nikmat, di motivasi (targhib) perlu ada unsur takut (tarhib), agar tidak lupa.
✅Agar seimbang dimotivasi & ada rasa takut, karena manusia punya kecenderungan lupa, jika dikasih terus = cenderung menyepelekan, jika ditakuti terus = cenderung putus asa dari rahmat Allaah, maka harus seimbang.
✅Dalam ▪️QS. Al Fatihah = “Arrahmaanir rahiim, Maaliki yaumid diin” == Allaah Maha Pengasih Maha Penyayang = Ar Roja, tapi yg jadi Raja di hari pembalasan = Al Khauf. Jika tidak begitu maka beragama akan ekstrim.
✅Surga & Neraka dibuat agar manusia seimbang antara sayap harap & sayap takutnya.
.
.
🚪TANYA JAWAB :
1️⃣. Setan menggoda manusia dari kanan-kiri, depan-belakang, apa yg ditakutkan oleh setan jika manusia bersyukur ?? Dan Apa hikmah terbesar jika manusia bersyukur ??
☑Jawab : Tujuan Allaah menciptakan manusia = Allaah ingin memasukan manusia ke SURGA. Maka nikmat pertama atas penciptaan kita = agar kita masuk surga = Karunia pertama adalah Allaah sudah menciptakan kita.
☑Tiga level syukur manusia :
🍁️1). Allaah sudah menciptakan kita (ijad),
🍁️2). Allaah sudah menyuplai kebutuhan2 kita (Imdad),
🍁️3). Allaah sudah memberi kita arahan (Irsyad).
✅Manusia yg sudah bersyukur = akan tersambung/terkoneksi dg siapa yg menciptakannya, yg memberi kebutuhannya & yg memberi petunjuk dlm hidupnya = Terkoneksi pd siapapun yg harus ia syukuri (Allaah).
✅Sedangkan tujuan setan yg utama adalah : MEMUTUS hubungan/koneksi manusia dg Allaah. Tidak membuat orang terkoneksi dg Allaah, dlm hal apapun = Keberhasilan setan.
✅SYUKUR = Manusia bersyukur mengenali nikmat yg diberi oleh siapapun yg memberi/Penciptanya/ Allaah.
✅KESESATAN manusia pertama, yg paling basic adalah : Selalu menghindar dari konsep “Penciptaan” = manusia ada dg sendirinya = berevolusi = Menghindari konsep adanya sang Pencipta. Karena jika sudah tahu bhw hidup ada penciptanya = manusia akan bersyukur.
✅Setan akan menutup2i/menghalang2i manusia dari jalan yg lurus/jalan Allaah = Manusia akan di “CUT” hubungannya/relasinya dg Allaah. Karena setan tidak suka/tidak mau jika manusia berdoa lalu diijabah oleh Allaah, lalu manusia itu ingat & berdoa lagi = akan makin konek/terhubung dg Allaah.
✅Intisari/esensi dari IBADAH adalah = TERHUBUNG dg Allaah.
✅Walau dlam shalat sekalipun, setan akan datang dari kanan-kiri, depan-belakang, utk memutus relasi/hubungan kita dg Allaah.
✅Urgensinya dg Syukur adalah = Membuat orang kenal dg siapa yg menciptakannya, siapa yg memberi kebutuhan2nya & siapa yg memberinya arahan/petunjuk.

2️⃣. Ketika kita ragu2 apakah doa kita diterima atau tidak oleh Allaah, apakah itu godaan setan ??
☑Jawab : Iya, termasuk setan menganggu hati kita agar ragu2 = termasuk memutus hubungan kita dg Allaah.
✅Setan itu tidak tergesa2, pelan2, sedikit2, penuh perhitungan, step by step, langkah demi langkah = “Khutuwaatisy syaithaan” == Langkah2 setan/selangkah demi selangkah (▪️QS. Al Baqarah ayat 168 & 208). Ada grand design-nya, ada step by step-nya.
✅Meskipun tergesa2 itu datangnya dari setan, tapi setan sendiri tidak tergesa2 dlm menggelincirkan manusia maka setan minta waktu hidup yg panjang sampai kiamat, pd Allaah. Termasuk membuat manusia ragu2 dg ibadahnya/dg doa2nya.
✅Over juga dari setan, ragu2/tidak yakin juga dari setan. Maka Islam itu agama pertengahan (keseimbangan), khauf/takut saja tidak boleh, roja/harapan saja juga tidak boleh, tengah2. ✅Maka saat berdoa, harapan/semangatnya Allaah menerima & berlindung dari Allaah jika tidak diterima, shg itu akan membuat kita jadi konsisten/istiqomah.
.
.
.

semogabermanfaat

mohonmaafsgalakkurangandrpenulis.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
TV Harmoni

TV Harmoni

Info Terkait

MT Ariajipang : Circle Pertemanan
Religi

MT Ariajipang : Circle Pertemanan

Selasa, 12 Mei 2026
NGOPI : Masihkah Guru PAI Dibutuhkan di Era Artificial Intelligence ?
Religi

NGOPI : Masihkah Guru PAI Dibutuhkan di Era Artificial Intelligence ?

Senin, 11 Mei 2026
Religi

Ikuti Kajian MT Aria Jipang

Senin, 11 Mei 2026
Religi

Hadiri Kajian Islam Kekinian “Diet Lisan” bersama KH. Totoh Naufal Istikhori, S.Pd.I

Sabtu, 9 Mei 2026
MT Yasmeena : Dzikir & Muhasabah : Menjadi Muslimah yg Lillah Billah Fillah
Religi

MT Yasmeena : Dzikir & Muhasabah : Menjadi Muslimah yg Lillah Billah Fillah

Jumat, 8 Mei 2026
LIPUTAN KHUSUS : Kajian Rutin Daarussadiyah – Hj. Siti Sadiah, S.Ag, M.Si
Religi

LIPUTAN KHUSUS : Kajian Rutin Daarussadiyah – Hj. Siti Sadiah, S.Ag, M.Si

Senin, 27 April 2026

Info Terbaru

Silaturahim Akbar Paguyuban Purnabakti PSDMB

Silaturahim Akbar Paguyuban Purnabakti PSDMB

Selasa, 12 Mei 2026
MT Ariajipang : Circle Pertemanan

MT Ariajipang : Circle Pertemanan

Selasa, 12 Mei 2026
Madrasah Lansia ” Husnul Khatimah ” Cimahi | Kajian Sesi 2

Madrasah Lansia ” Husnul Khatimah ” Cimahi | Kajian Sesi 2

Senin, 11 Mei 2026
NGOPI : Masihkah Guru PAI Dibutuhkan di Era Artificial Intelligence ?

NGOPI : Masihkah Guru PAI Dibutuhkan di Era Artificial Intelligence ?

Senin, 11 Mei 2026

Video

  • All
  • Video
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026

“Ramadhan Festival” Talkshow Parenting bersama Elly Risman di Masjid Al Jabbar

Rabu, 11 Maret 2026

Highlight Iftar Ramadhan 1447 H: Berbagi Kasih bersama GMI Kota Bandung

Minggu, 8 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist