• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Senin, 2 November 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Religi

Note : Ustadzah Ummi Khairati : MT Yasmeena – JAGA DIRI & HATI WALAU RAMADHAN SUDAH PERGI

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Sabtu, 4 April 2026
in Religi
0 0
Note : Ustadzah Ummi Khairati : MT Yasmeena – JAGA DIRI & HATI WALAU RAMADHAN SUDAH PERGI

Note Ustadzah Ummi Khairati
Masjid TSM Bandung
MT Yasmeena
Rabu, 01 April 2026
by : lucyrustikasari

💚JAGA DIRI & HATI WALAU RAMADHAN SUDAH PERGI💚

Ciri2 seseorang yg Allaah beri kebaikan kpdnya, dg difahamkan agama kpdnya, yaitu :
🍒1. Ilmu yg didapatkannya diamalkan, walau sedikit tapi diamalkan dg istiqamah, dg sabar & ikhlas.
🍒2. Ilmu yg didapatkannya, membuat ia zuhud dg dunia, melihat dunia biasa saja, tidak silau, sebab tahu ia akan pulang kpd Allaah (ke akhirat).
🍒3. Ilmu itu, membuatnya sibuk dg aib & dosanya sendiri, sibuk dg taubat, & tidak sibuk dg aib & dosa orang lain.
🍒4. Ilmu itu membuat ia sibuk/memperbanyak amal shaleh & beribadah.
☑Dan ilmu itu butuh riyadhoh (latihan), shg harus bermujahadah/harus ada kesungguhan utk melawan hawa nafsu.

🔰Bulan Ramadhan sudah dilalui, sekarang sudah masuk bulan Syawal, & di bulan Ramadhan tentu setiap orang dg tingkat ibadah Ramadhan yg berbeda2, tapi jika menyangkut pd ilmu, menurut Imam Al Ghazali, ada 3 tingkatan orang yg melakukan ibadah puasa di bulan Ramadhan, yaitu :
🧩1). Puasa orang yg awam : Sekedar menahan lapar, dahaga & menahan syahwat (hubungan suami istri).
🧩2). Tingkatan yg khusus : Sudah bisa mengendalikan (minimal) 7 anggota tubuh, khususnya : pandangan, lisan, pendengaran, tangan, kaki, perut & kemaluan.
🧩3). Tingkatan tertinggi/khusus bil khusus : Sudah bisa mensucikan hati & membersihkan jiwa, hatinya tidak lepas dari mengingat Allaah, sudah tidak berfikir berbuka puasa dg apa, makan sahur dg apa.

🔰Muhasabah diri, ada dilevel mana diri kita ??? Dan hasilnya, para ulama membagi dlm 3 level, yaitu :
🔹️1). Level muttaqiin : Cirinya : setelah Ramadhan diikuti dg kebaikan2 berikutnya, & melakukan amal2 shaleh berikutnya.
🔹️2). Level yg celaka : Hanya dapat lapar, dahaga, tidak hubungan suami istri, & tidak diampuni oleh Allaah, terutama di 10 malam terahir Ramadhan, dimana semua berharap ada catatan dosa yg diputihkan/dihapus oleh Allaah, tapi mereka hanya lewat saja tidak ada (dapatkan) ampunan dari Allaah.
🔹️3). Orang yg paling buruk di muka bumi : Yg hanya mengenal Allaah hanya di bulan Ramadhan saja, lepas Ramadhan kembali pd perilaku/kebiasaan awalnya.

🔰Maka setelah Ramadhan lanjutkan beramal shaleh/beribadah, agar dosa kita diampuni, & terus istiqamah. Namun ISTIQAMAH harus dg IKHLAS, yaitu : Yg kita lakukan semata2 lillahi ta’ala, lupakan pandangan/penilaian manusia, serta janga ingin diketahui, diperhatikan, dipuji oleh manusia.

🔰Setelah Ramadhan pergi, harusnya bisa tetap menjaga diri & hati kita. Sebab sejatinya DIRI kita kemungkinan bermaksiat akan terjadi lagi, bisa dari lisan, pandangan mata, pendengaran, dsb, terutama 7 anggota badan yg tersebut diatas, dimana itu yg paling banyak melakukan kezhaliman pd diri sendiri & pd orang lain (spt : menyakiti, merendahkan, menyinggung perasaannya, mengghibahi, menghancurkan kehormatan orang lain, dsb).

🔰Harusnya setelah Ramadhan kita harus bisa menjaga diri kita, kata Imam Al Ghazali (minimal 20 yg harus dijaga dlm diri kita), spt :
☑LISAN : Yaitu :
▪️ Bicara yg tidak dibutuhkan : Jangan pernah bicara ttg ibadah orang lain, ngobrol boleh, tapi jangan sampai ada bicara kesia2an, ada dosa disitu (bencana lisan = dosa), membicarakan orang lain (ghibah & atau fitnah), muncul kesombongan, ujub, & segala penyakit hati. Maka cara mengendalikan yg paling ringan adalah : hindari bicara yg tidak dibutuhkan/ yg sia2.
▪️ Bicara berlebihan : Mengejek, mengolok2, membocorkan rahasia, berdusta, memuji berlebihan. Efeknya : Yg memuji bisa jatuh dlm kebohongan, & yg dipuji tidak jujur ttg dirinya, & tidak percaya/tidak terima jika ada yg yg menjelekkannya.
☑ PANDANGAN : Su’udzan, ghibah dlm hati (ngomong pd diri sendiri/lintasan hati), jika ngomong pd orang lain = ghibah. Ketika melihat ataupun mendengar sesuatj, jangan fokus pd kejadiannya, tapi fokuslah pd hikmah, apa hikmah dari Allaah dg memperlihatkan kita dg hal tsb.
▪️Menghina & merendahkan orang lain = lisan tidak terkendali, hati su’udzan, masuk kedengkian ke dlm hati, shg bercampur2/bertambah2 semuanya. Ketika lintasan2 hati menilai/merendahkan orang lain = masuk kategori ghibah dlm hati.
▪️Menjudge orang lain, ingin disaksikan orang lain, ingin diketahui, ingin dipuji orang lain = RIYA. Dan riya yg paling halus adalah saat kita sendirian bersama Allaah, lalu terlintas di dlm hati : “andai ada yg melihatku”.

🔰Ramadhan adalah bulan membersihkan hati & mensucikan jiwa, ▪️menurut Imam Al Ghazali : “Ramadhan adalah bulan utk menjadi orang bertaqwa = berahlak mulia pd Allaah & pd manusia”.
☑Maka evaluasi diri kita, bagaimana hasil Ramadhan kita kemarin ??? , Bagaimana dg (minimal) 7 anggota tubuh kita setelah Ramadhan ??, Karena bisa hancur amal kita jika dlm kesendirian kita masih berani melakukan kemaksiatan, sendiri tapi banyak dosa2 yg tersembunyi.

🔰Setelah Ramadhan, apapun yg kita rasakan, mampukah kita mengendalikan diri & hati kita ?? Jika setelah Ramadhan, diri & hati kita masih sama, artinya ada yg salah, mungkin karena kita saat Ramadhan masih sibuk memperbanyak amal ibadah, tapi kita lupa membersihkan hati & mensucikan jiwa kita, kita lupa bertaubat, atau bahkan kita tidak tahu apa yg harus kita taubati. Karena kita merasa kita baik2 saja, merasa amalku sudah banyak, sibuk dg amal2 orang lain, sibuk dg hawa nafsu, cinta dg dunia, dsb, shg tidak bisa menemukan dosa2 dirinya sendiri.

🔰Ramadhan adalah bulan bertaubat, dan buah dari taubat adalah berubah.
Jika diri & hati kita belum berubah, ada 4 penyebabnya, yaitu :
🔸️1). Syahwat/keinginan yg tidak terkendali.
🔸️2). Kepuasan dendam/sakit hati.
🔸️3). Dengki & tamak
🔸️4). Sombong, ujub & suka pujian.

🔰Kalau Ramadhan sudah terlewati, tapi masih ada yg tidak bisa dikendalikan, spt : lisan, pandangan, hati masih ada kedengkian, kesombongan = artinya belum termasuk yg LULUS dlm ujian ketaatan di Ramadhan.
Maka yg harus kita lakukan adalah :
1️⃣. ILMU :
Perjalanan menuju Allaah harus dikuatkan dg ILMU, tapi menuntut ilmu itu harus IKHLAS lillahi ta’ala.
Akan sia2 menuntut ilmu jika tidak punya yg 4 ini, yaitu :
🪴1). Ilmunya diamalkan atau tidak ??,
🪴2). Ilmunya membuatnya makin cinta pd Allaah, shg ilmunya akan terus bertambah & terus diamalkan,
🪴3). Semakin berilmu, semakin melihat aib diri sendiri, bukan semakin melihat aib orang lain,
🪴4). Semakin semangat beramal shaleh.

📌Jika ilmunya tidak menjadi amal, disebabkan karena : NIAT-nya, jika niatnya karena Allaah, ilmunya akan mudah utk diamalkan, namun jika niatnya tidak karena Allaah, hanya akan mendapatkan apa yg diniatkannya.
📌Maka ketika hendak menuntut ilmu/berthalabul ilmi, niatkan ingin lebih dekat dg Allaah, ingin mengenal Allaah & ingin mendapat ridho Allaah.
📌Karena jika menuntut ilmu, tapi cita2 kita tidak kpd Allaah (tidak karena Allaah), maka kita akan diperbudak hawa nafsu.
📌Jika cita2 kita kpd Allaah, tapi tidak pakai ilmu, maka kita akan tersesat.
📌Dan jika sudah berilmu (banyak ilmunya) tapi tidak punya cita2 kpd Allaah, maka ilmunya hanya menjadi pengetahuan saja.
📌Maka ayo kita sama2 menjaga diri & hati kita yg sudah kita latih selama bulan Ramadhan, shg bulan Ramadhan kemarin berhasil membersihkan diri & hati kita, serta mensucikan jiwa kita.
📌Ayo kita berjuang mengamalkan ilmu, meski ada kendala dlm keseharian kita, jaga diri & hati kita agar tidak bocor amal kita, agar tidak kembali spt saat 11 bulan sebelumnya & utk 11 bulan kedepannya.
.
.
.

semogabermanfaat

mohonmaafsgalalkurangandrpenulis.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

🔴 LIVE • ✨ SPESIAL MILAD TQ KE-4: KAJIAN ISLAMI & BAGI-BAGI MINYAK GORENG! ✨
Religi

🔴 LIVE • ✨ SPESIAL MILAD TQ KE-4: KAJIAN ISLAMI & BAGI-BAGI MINYAK GORENG! ✨

Selasa, 27 Oktober 2026
LIVE – Pengajian Lintas Angkatan IKA SMA Negeri 7 Bandung “Menjemput Kasih Sayang Allah di Masa Tua” bersama Ustadz R. Kusumananda Mega
Religi

LIVE – Pengajian Lintas Angkatan IKA SMA Negeri 7 Bandung “Menjemput Kasih Sayang Allah di Masa Tua” bersama Ustadz R. Kusumananda Mega

Sabtu, 24 Oktober 2026
MELIHAT DENGAN HATI MELANGKAH DENGAN PEDULI
Religi

MELIHAT DENGAN HATI MELANGKAH DENGAN PEDULI

Jumat, 23 Oktober 2026
Religi

Kajian MT. Uswatunnisaa “Istiqamah dalam Hijrah” bersama Mama Yuki Pas Band

Kamis, 22 Oktober 2026
LIVE • KAJIAN AKBAR MASJID AL JABBAR BANDUNG “Menjaga Hati dari Penyakit Hati”
Religi

LIVE • KAJIAN AKBAR MASJID AL JABBAR BANDUNG “Menjaga Hati dari Penyakit Hati”

Rabu, 21 Oktober 2026
✨ Sebarkan Cahaya Al-Qur’an hingga Pelosok Banten! ✨
Religi

✨ Sebarkan Cahaya Al-Qur’an hingga Pelosok Banten! ✨

Selasa, 20 Oktober 2026

Info Terbaru

DM Expo 2026 MTs Daarul Muttaqiin: Wadah Kreativitas dan Syiar Generasi Qur’ani

Senin, 2 November 2026

FPN Bandung Gelar Nobar Film NAZA: Dokumenter Kebrutalan Genosida Zionis atas Warga Palestina

Minggu, 1 November 2026

Diresmikan Walikota Bandung, Bawah Flyover Pasupati Jadi Destinasi Kuliner “Anderpas”

Minggu, 1 November 2026

Perkuat Integritas Pemerintahan, Ketua DPRD Kota Bandung Hadiri Rakor bersama KPK & Kemendagri

Sabtu, 31 Oktober 2026

Video

  • All
  • Video

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Bandung 2026

Jumat, 19 Juni 2026

Liputan Khusus “Gebyar Manasik Akbar” MHU

Senin, 15 Juni 2026
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist