Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Jawa Barat resmi membuka rangkaian agenda strategis dan sosial bertajuk Ramadhan Expo, Santunan Anak Yatim, dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) hari ini, Kamis (12/3). Bertempat di Cihampelas Walk dan Fave Hotel Premiere Bandung, acara ini menjadi simbol sinergi antara kemandirian ekonomi dan tanggung jawab sosial.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat bersama Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HPN. Pembukaan ditandai dengan seremoni di Cihampelas Walk yang dihadiri oleh jajaran pengurus HPN, tokoh masyarakat, dan pelaku UMKM.

Kegiatan hari ini mencakup tiga pilar utama yang saling melengkapi:
Ramadhan Expo (Cihampelas Walk): Menampilkan produk unggulan UMKM binaan HPN Jabar, mulai dari kuliner halal, fashion muslim, hingga produk kreatif digital. Expo ini dirancang untuk menangkap momentum belanja masyarakat menjelang bulan suci.
Santunan Anak Yatim (Cihampelas Walk): Sebagai wujud syukur dan kepedulian, HPN Jabar menyalurkan santunan kepada puluhan anak yatim di sela-sela pembukaan expo. Agenda ini menekankan bahwa keberhasilan usaha harus berdampak langsung pada kesejahteraan sosial.

Rakerwil HPN Jabar (Fave Hotel Premiere): Pertemuan formal yang mengumpulkan pengurus dari berbagai daerah di Jawa Barat untuk merumuskan kebijakan organisasi, penguatan jejaring bisnis, dan strategi pemberdayaan ekonomi umat sepanjang tahun 2026.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Barat mengapresiasi keberanian HPN Jabar dalam mengambil peran nyata di lapangan. “Kehadiran Expo dan santunan ini membuktikan bahwa pengusaha Nahdliyin tidak hanya memikirkan profit, tapi juga keberkahan. Pemerintah Provinsi siap mendukung kolaborasi yang membawa manfaat luas bagi warga Jabar,” tuturnya.
Ketua DPP HPN menambahkan bahwa momentum Rakerwil kali ini sangat krusial. “Kita sedang membangun ekosistem di mana pengusaha besar merangkul UMKM, dan keuntungan yang didapat mengalir kembali ke masyarakat yang membutuhkan melalui aksi sosial seperti santunan hari ini,” tegasnya.






