Pagelaran Seni Budaya Sunda Anak Nusantara (PASBAN) mempersembahkan Dongeng Teatrikal dengan judul Tjitjih dan Dunia Wayang, yang bertempat di Teater Tertutup Dago Teahouse, Minggu, 24/09/2023
Ocha Syarief selaku Ketua PASBAN menjelaskan bahwa dalam dongeng teatrikal ini terdapat beberapa unsur element budaya Sunda, yang dikombinasikan dengan inovasi berupa animasi wayang golek. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan wayang golek pada anak-anak. “Karena sekarang ini sangat jarang anak-anak yang menyukai wayang golek, kami harap dengan inovasi kami membuat animasi wayang golek ini bisa membantu kami untuk mengenalkan, mengedukasi mereka tentang seni budaya mereka sendiri (budaya Sunda)” ungkap Ocha
Dongeng teatrikal yang baru pertama kali digelar oleh PASBAN ini menghabiskan waktu selama 3 bulan untuk berlatih, dan melibatkkan 60 orang anak. Dongeng teatrikal ini juga didukung oleh pelatih profesional diantaranya seperti Isa Raja yang membantu sebagai sutradara dan Bhatara Sena legendaris dalang Sunda.
“Hari ini yang tampil ada 60 orang, terdiri dari 1 orang pendongeng cilik, kemudian ada 5 orang pemain teater, 28 orang pemain pembuka kaulinan barudak, 8 orang seni tari, dan 8 orang silat” jelasnya
Ocha juga menjelaskan tujuannya dibuat PASBAN ini adalah untuk menguatkan akar identitas warisan budaya, khususnya budaya Sunda. Dan ia juga berharap anak-anak generasi Indonesia tidak terlalu mengikuti budaya luar. “Saya harap jangan sampai generasi kita itu malah ikut ke budaya orang lain, tetapi kita harusnya bersanding dan mengkolaborasin budaya luar dengan budaya kita sendiri. Menguatkan akar warisan budaya, sehingga kita siap menuju Indonesia Emas 2045.” jelasnya menambahkan

Sementara itu Dwi Ratna Nurhajarini ketua BPK wilayah 9 merasa senang dan memberikan apresiasi yang baik karena dengan hadirnya acara ini anak-anak bisa lebih mengenal budaya sunda. tidak hanya bagi PASBAN sebagai wadah/ruang bagi anak anak untuk belajar budaya sunda Dwi mengungkap “Pemerintah juga sebagai fasilitator harus lebih meningkatkan tatakelola kami dalam kemajuan Kebudayaan, salah satunya menggandeng mitra seperti PASBAN.” Jelas Dwi Ratna Nurhajarini
Dwi juga berharap dengan adanya kegiatan ini, seni dan budaya Sunda bisa terus berkembang dengan cara kekinian.
Berita ini dibuat untuk memenuhi tugas mahasiswa UWI (Universitas Wanita Internasional) dalam melaksanakan PKL di TV Harmoni Selasa, 26 September 2023.
Penulis : Rezkiana & Yasfa














