Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Jabar kunjungi Forum Puspa Cimahi untuk melakukan kerjasama dengan tujuan mewujudkan Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara ketua Puspa Jabar dan ketua Puspa Cimahi, bertempat di sekretariat Puspa Cimahi, yaitu di Cimahi Mall L1, Pada Rabu, 26/7/2023.
“Alhamdulillh Forum Puspa Cimahi dengan Forum Puspa Jabar hari ini telah MOU atau Kerjasama untuk mewujudkan Cimahi menjadi daerah Ramah Perempuan dan Peduli Anak . in syaa Allah, Forum Puspa Cimahi akan bisa melaksanakan sesuai yang diminta oleh Forum Puspa Jabar. “ Jelas Midjiati Ningsih Ngatiyana (Ketua Forum PUSPA Cimahi)kepada kepada timu harmoni usai acara penandatanganan tsb.
Midjiati menambahkan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan unsur pentaheliks lainnya
“ Forum Puspa Cimahi perlu kordinasi dengan pengurus-pengurus Forum Puspa Cimahi maupun pengurus-pengurus Forum Puspa Jabar. Terutama dengan Dinas (DPDK2KB) mudah-mudahan dari dinas pengampu bisa mendukung kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan”Jelas Midjiati.

Ditempat yang sama Ketua Forum Puspa Jabar Dra. Hj Ratnaningsih M.M menjelaskan, maksud dan tujuan kunjungan PUSPA Jabar ke PUSPA Cimahi“kunjungan Puspa Jabar untuk menindak-lanjuti kerja sama antara Puspa Jabar dengan Puspa Cimahi dalam program DRPPA”
PUSPA Jabar Bersama PUSPA Cimahi akan menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di 15 kelurahan di Cimahi “ Karena di Kota Cimahi itu tidak ada Desa, tapi ada Kelurahan. Jadi menciptakan kelurahan yang ramah perempuan dan penduli anak, Dan ini salah satu pengabdian sosial dari Puspa Jabar dan Puspa Cimahi untuk menyelesaika masalah-masalah yang ada di 3 kecamatan di Cimahi, juga mungkin di 15 kelurahan di Cimahi. “Jelas Ratnaningsih.
Pihaknya akan memberikan edukasi dan bimbingan langsung kepada warga masyarakat“ Bentuknya nanti semacam edukasi pembinaan, kemudian bimbingan, dan sekaligus juga mudah-mudahan bisa menyelesaikan kasus atau masalah-masalah yang ada di Cimahi ini”

Sementara itu Kerjasama PUSPA Jabar dengan PUSPA Cimahi ini menurut Ratnaningsih harus di lengkapi dengan diskusi untuk mempersiapkan materi dan strategi guna mewujudkn Cimahi menjadi DRPPA “ Disini dibutuhkan, statement atau mungkin disini juga dibutuhkan kesediaan antara Puspa Jabar dan Puspa Cimahi untuk melaksanakan program kerja yang sudah kita rencanakan tadi. Ini untuk mengikat setidaknya pertama, jadi kewajiban-kewajiban untuk Puspa Jabar dan Puspa Cimahi jelas disini. Kami dari Jabar mungkin nanti akan melaksanakan FGD, mungkin nanti kami juga membawa materi-materi yang dibutuhkan sesuai dengan program”Jelasnya
Pihaknya berharap dukungan dari dinas terkait untuk menjadikan setiap kelurahan di Kota cimahi Ramah Peduli Perempuan dan Anak
“Jadi kita juga berjalan atau mungkin melaksanakan di setiap kelurahan harus by reset by data itu, tidak bisa kita mencari-cari gitu. Jadi saya menghimbau kepada seluruh dinas yang namanya pengampu, baik dinas yang terkait, yang seirisan dengan Puspa Cimahi, ikut bisa membantu memberikan data-data yang akurat untuk kami, untuk kami mengisi lalu diolah dan kami dari sana mungkin mulai melangkah untuk bekerja”Pungkas Ratnaningsih
(Kontributor Liputan ; Karissa dan Meilany // editor :Arga)














