• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Selasa, 17 Maret 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita

Kabar Duka Meninggalnya Pembalap Muda Indonesia Afridza Munandar

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Senin, 4 November 2019
in Berita, Olahraga
0 0
Kabar Duka Meninggalnya Pembalap Muda Indonesia Afridza Munandar

Foto : @motogp

Sobat Harmoni, Tanah Air Indonesia sedang berduka cita dengan meninggalnya pembalap muda kita , pembalap kebanggaan Indonesia. Pembalap kelahiran 13 Agustus 1999, Afridza Syach Munandar atau yang lebih dikenal Afridza Munandar ini, telah pergi meninggalkan kita semua usai mengalami kecelakaan di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada Sabtu (2/11/2019) sore WIB.

Afridza Munandar  wafat ketika sedang mencoba mengharumkan Tanah Air Indonesia di ajang Asia Talent Cup (ATC) untuk gelaran musim 2019. Dalam balapan 13 lap yang digelar di Sirkuit Sepang, Sabtu (2/11/2019), Afridza Munandar start di posisi kelima. Pembalap Indonesia Afridza Munandar, meninggal dunia usai kecelakaan di tikungan 10 lap pertama pada Race 1 ajang Asia Talent Cup (ATC) 2019 seri Malaysia, di Sirkuit Sepang, Malaysia. Afridza Munandar terjatuh setelah bersenggolan dengan pembalap Jepang, Shinji Ogu, yang berada di depannya.

Selepas dari kecelakaan yang menimpa Afridza Munandar, pembalap berusia 20 tahun itu sempat mendapatkan perawatan medis dari petugas sebelum dilarikan ke rumah sakit di Kuala Lumpur. Namun, takdir berkata lain, nyawa Afridza Munandar tidak tertolong. Berita dukacita tersebut diketahui melalui sebuah unggahan MotoGP dalam akun Instagram mereka. “Kami sangat sedih mengumumkan bahwa pengendara Asia Talent Cup, Afridza Munandar, telah meninggal dunia setelah terlibat dalam insiden selama balapan ATC di Sepang,” tulis akun MotoGP.

Wafatnya Afridza Munandar mengundang duka sejumlah pembalap MotoGP yang juga sedang menjalani seri Malaysia, dari Marc Marquez, Cal Crutchlow, hingga Alex Rins. Mereka mengekspresikannya lewat akun media sosialnya masing-masing.

Sobat, meninggalnya Afridza jelas menjadi sebuah kehilangan yang besar untuk dunia balap Indonesia. Sebab prestasinya di ajang balap motor sudah tak perlu diragukan lagi. Ia bisa dikatakan salah satu rider terbaik yang dimiliki Indonesia untuk saat ini. Afridza Munandar sudah malang melintang di dunia balap motor nasional meski usianya yang masih muda. Ia adalah satu dari sekian banyak anak bangsa yang bertekad bisa menembus ajang balap motor internasional motoGP.

Kala itu Afridza Munandar mulai menekuni balap sepeda lalu naik ke ajang motocross. Namun pada saat insiden patah kaki, Afridza Munandar memutuskan beralih ke ajang road race (balapan di lintasan aspal). Kemudian namanya pun melambung di ajang oneprix motorsport, Afridza Munandar bergabung bersama Astra Motor Racing Team (ART).

Kehebatan pembalap muda Afridza Munandar sudah terlihat semenjak dirinya tergabung ke tim Astra Motor Racing (ART) Sobat. Hal itu dikarenakan bersama ART, Afridza Munandar mampu menorehkan prestasi gelar juara umum Jabar MP5 dan juara umum MP6 pada 2013 yang lalu. Tak cukup sampai situ, pada 2015 Afridza Munandar juga berhasil meraih juara umum II Kejurnas MP seri V kelas MP3 usai berguru di Astra Honda Racing School (AHRS). Beberapa tahun setelahnya Afridza mampu meraih medali perak di Pekan Olahraga Nasional (PON) Jabar 2016 dan menjadi juara nasional MP3 dan MP4.

Prestasi gemilang yang diraih Afridza Munandar pun tak hanya terjadi di level nasional, namun di luar Tanah Air ia juga mampu mengepakkan sayapnya menjadi lebih tinggi. Tercatat ia pernah memuncaki klasemen dari ajang balapan Oneprix kelas bebek 4 tak 150cc Tuned Up Injection. Bahkan ia sudah merasakan dua kali juara di ajang tersebut.

Prestasi terbaik Afridza Munandar mungkin terjadi di tahun ini, di mana ia pada tahun keduanya di ajang ATC mampu bersaing ketat dengan para pembalap Asia lainnya untuk menjadi juara umum di kompetisi itu. Tercatat sebelum meninggal di Sirkuit Sepang, Afridza Munandar sudah merasakan dua kali menang balapan di ATC 2019, tepatnya di race pertama seri Thailand dan race kedua seri Malaysia beberapa waktu yang lalu.

Tercatat Afridza Munandar sudah mengoleksi 142 poin dan hanya terpaut 27 angka dari Takuyama Matsuyama (Jepang) yang berada di puncak klasemen sementara ATC 2019. Kini, 142 poin itu menjadi pencapaian terakhir Afridza Munandar di karier balapannya. Pembalap berusia 20 tahun itu akan terus dikenang sebagai pembalap terbaik yang pernah dimiliki oleh Tanah Air.

Mimpi Afridza Munandar untuk melanjutkan balapan di ajang  MotoGP pun pupus setelah insiden maut di Sirkuit Sepang dan menghentikan langkahnya. Meski Afridza Munandar telah tiada, namun mimpi almarhum agar pembalap Indonesia dapat bersaing sekelas MotoGP masih akan terus dijaga bagi pembalap generasi penerus Afridza Munandar.

(Dari berbagai sumber)

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Nasional

MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat untuk Penetapan Idul Fitri 1447 H

Senin, 16 Maret 2026
Kota Bandung

Ketua DPRD Kota Bandung Kang Asmul Sampaikan Pesan-pesan Khusus bagi Pemudik

Senin, 16 Maret 2026
Nasional

Free Palestine Network Serukan Dukungan untuk Iran dan Perlawanan terhadap Israel–AS

Kamis, 12 Maret 2026
Kota Bandung

Pansus 11 DPRD Kota Bandung: Tren Penurunan Angka Kelahiran Mempengaruhi Struktur Demografi

Selasa, 10 Maret 2026
Kota Bandung

Pansus 11 DPRD Kota Bandung Finalisasi Raperda GDPK 2025–2045

Selasa, 10 Maret 2026
Kota Bandung

Lindungi Masyarakat dari Potensi Penyimpangan Seksual, Pansus 14 DPRD Kota Bandung Matangkan Raperda

Selasa, 10 Maret 2026

Info Terbaru

MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat untuk Penetapan Idul Fitri 1447 H

Senin, 16 Maret 2026

Ketua DPRD Kota Bandung Kang Asmul Sampaikan Pesan-pesan Khusus bagi Pemudik

Senin, 16 Maret 2026
LIPUTAN KHUSUS : Berbagi Berkah Ramadhan Entrepreneurs of Modest Fashion Jawa Barat 1447H

LIPUTAN KHUSUS : Berbagi Berkah Ramadhan Entrepreneurs of Modest Fashion Jawa Barat 1447H

Minggu, 15 Maret 2026
LIPUTAN KHUSUS : Yayasan Daarussa’diyyah Bersama Yatim Piatu Disabilitas : Mari Kita Buka Puasa Bersama Sahabat Istimewa

LIPUTAN KHUSUS : Yayasan Daarussa’diyyah Bersama Yatim Piatu Disabilitas : Mari Kita Buka Puasa Bersama Sahabat Istimewa

Sabtu, 14 Maret 2026

Video

  • All
  • Video

“Ramadhan Festival” Talkshow Parenting bersama Elly Risman di Masjid Al Jabbar

Rabu, 11 Maret 2026

Highlight Iftar Ramadhan 1447 H: Berbagi Kasih bersama GMI Kota Bandung

Minggu, 8 Maret 2026

Liputan Khusus: Pesantren Ramadhan MT. Hegarmanah “Muslimah Day’s”

Minggu, 8 Maret 2026
Tarhib Ramadhan : Sahabat Bandung Community 2026 M – 1447 H

Tarhib Ramadhan : Sahabat Bandung Community 2026 M – 1447 H

Senin, 2 Februari 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist