• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Rabu, 22 April 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Ragam Sosial Budaya

Mengenal Bengung, Dolanan Tradisional dari Bambu yang Hasilkan Harmonisasi Nada

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Rabu, 24 Agustus 2022
in Sosial Budaya
0 0
Mengenal Bengung, Dolanan Tradisional dari Bambu yang Hasilkan Harmonisasi Nada

Foto : jatengprov.go.id

Kab Magelang, harmonionline.net-Siapa yang masih suka permainan tradisional? Tapi, siapa yang mengerti permainan tradisional bengung?

Mungkin bengung belum familier di telinga orang, terlebih generasi masa kini. Namun, permainan tradisional dari bilah bambu ini masih biasa dimainkan warga Dusun Sodongan, Desa Bumiharjo Kecamatan Borobudur.

“Bengung ini kategorinya adalah permainan tradisional yang sifatnya adalah bunyi-bunyian alam. Permainan ini juga memanfaatkan bahan alam yaitu bilah bambu,” kata Abbet Nugroho, seniman dan pemilik Kampung Dolanan Borobudur, saat dijumpai Selasa (23/8/2022) kemarin.

Menurut Abbet, bengung tercipta dari daya kreativitas anak-anak zaman dahulu. Bengung terbuat dari bambu yang dipotong beberapa ruas, dan diberi lubang pada setiap ruas. Di dalam ruas tersebut dimasukkan akar bambu yang halus, kemudian diberi minyak tanah. Jika disulut api dari atas, alat itu dapat menghasilkan suara yang khas dan indah.

“Besar kecilnya nada yang dihasilkan tergantung dari besar diameter bambu yang digunakan. Untuk akar bambu yang digunakan adalah akar bambu yang halus, yang masih tertanam di dalam tanah. Kalau akar yang sudah keluar dari tanah, nggak bisa. Tidak akan bisa bunyi,” jelasnya.

Ditambahkan, permainan tradisional ini dinamakan bengung karena diambil dari suara yang dihasilkan.

“Hampir mirip dengan suara orang jualan kue puthu. Namun bengung ini suaranya lebih lembut dan nadanya lebih besar,” imbuhnya.

Bengung, kata Abbet, masih bisa dijumpai di Dusun Sodongan Desa Bumiharjo Kecamatan Borobudur. Seperti, ketika pembukaan Pasar Budaya Desa Bumiharjo beberapa waktu lalu. Tak hanya menghasilkan suara indah, dari harmonisasi nada yang dihasilkan, bengung dapat melatih sensitivitas anak.

“Dolanan anak ini menurut saya cukup besar perannya dalam proses pembentukan karakter anak. Saya harap, permainan tradisional ini dapat terus diupayakan untuk lestari. Apapun zamannya kami akan tetap berusaha melestarikannya. Karena spirit dari permainan tradisional ini, sangat penting untuk pendidikan karakter anak bangsa,” harapnya.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Religi

Ikuti Kajian MT. Rumahku Syurgaku “Andai Ini Ramadhan Terakhir Kita”

Kamis, 6 Maret 2025
Forum Bank Sampah Jawa Barat dan PLN Indonesia Power Bekerjasama Sukseskan Program Urus Sampah Organik BSF FBJ
Sosial Budaya

Forum Bank Sampah Jawa Barat dan PLN Indonesia Power Bekerjasama Sukseskan Program Urus Sampah Organik BSF FBJ

Minggu, 23 Juni 2024
Pagelaran Wayang Orang Pandawa Boyong, Kasad Perankan Batara Guru
Sosial Budaya

Pagelaran Wayang Orang Pandawa Boyong, Kasad Perankan Batara Guru

Senin, 16 Januari 2023
Temu Karya Tata Rias Pengantin’ Lestarikan Warisan Budaya Bangsa
Sosial Budaya

Temu Karya Tata Rias Pengantin’ Lestarikan Warisan Budaya Bangsa

Sabtu, 17 Desember 2022
Lestarikan Cagar Budaya Solo, PLN Remajakan Instalasi Listrik Pura Mangkunegaran
Sosial Budaya

Lestarikan Cagar Budaya Solo, PLN Remajakan Instalasi Listrik Pura Mangkunegaran

Selasa, 13 Desember 2022
Yayasan Bandung Culture Sukses Gelar International Culture Festival 2022
Sosial Budaya

Yayasan Bandung Culture Sukses Gelar International Culture Festival 2022

Jumat, 28 Oktober 2022

Info Terbaru

TAMU KITA : Peran Legislatif Komisi IV DPRD di Kota Cimahi

TAMU KITA : Peran Legislatif Komisi IV DPRD di Kota Cimahi

Selasa, 21 April 2026
Faktor Insulasi dalam Mengukur Ketergantungan Suatu Negara terhadap Migas Global

Faktor Insulasi dalam Mengukur Ketergantungan Suatu Negara terhadap Migas Global

Selasa, 21 April 2026
Strategi Pengembangan Industri Jamu dan Rempah Go Internasional

Strategi Pengembangan Industri Jamu dan Rempah Go Internasional

Selasa, 21 April 2026
HARMONIAGA : Mengenal Lebih Dekat Produk Sambel Dulit Yu Hen

HARMONIAGA : Mengenal Lebih Dekat Produk Sambel Dulit Yu Hen

Selasa, 21 April 2026

Video

  • All
  • Video
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026

“Ramadhan Festival” Talkshow Parenting bersama Elly Risman di Masjid Al Jabbar

Rabu, 11 Maret 2026

Highlight Iftar Ramadhan 1447 H: Berbagi Kasih bersama GMI Kota Bandung

Minggu, 8 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist