Subang, harmonionline.net-Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum membuka acara “Silaturahmi Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) se Jawa Barat,” di Ciater, Subang, Minggu (3/10/2021).

Acara silaturahmi yang diikuti sekira 100 peserta ini, diikuti oleh 17 DPC dari Kabupaten Kota se-Jabar dalam rangka penguatan organisasi dan konsolidasi yang diawali dengan pembentukan pengurus di tingkat DPC-DPC yang akhirnya akan meluas di seluruh Jawa Barat yang berjumlah 27 kabupaten kota.

Di dalam sambutannya, Wagub mengharapkan agar PPLIPI sebagai organisasi perempuan dengan berbagai profesi bisa membantu program pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menangani permasalahan perempuan yang menimpa perempuan yaitu masalah KDRT, penjualan perempuan kenakalan remaja dan pernikahan dini.
Selain itu, Wagub juga menekankan agar perempuan Jabar, jangan menjadi objek online tetapi harus menjadi subjek online.
“Perempuan Jabar jangan mau menjadi obyek online di era serba digital ini, tapi manfaatkan kemajuan teknologi digital ini dengan menjadi Subyek Online. Jangan lagi menjadi pembeli saja, sudah saatnya jadi subyek Online dengan menjadi penjual, jadi bisa mendapat penghasilan”, tambah Wagub.
Sementara itu Ketua PPLIPI Jabar, Lina Marlina dan Wakil Ketua II PPLIPI Yani Asmawinata, menjelaskan silaturahmi ini penting agar antara pengurus PPLIPI Jabar dan DPC-DPC terjalin hubungan yang harmonis dalam menyatukan dan menyamakan langkah dan pesepsi, agar tujuan organisasi tercapai.
Sedangkan Wakil Ketua I PPLIPI DPW Jawa Barat, Nani Muharomah mengatakan, pada bulan November tahun 2021 ini, setelah lama kegoatan pasif, akan menggelar perhelatan akbar, yaitu “Festival PPLIPI”.
Pada festival ini akan meluncurkan empat program, yaitu peluncuran kartu Jabar Bageur, pelatihan pelaku UKM di bidang Salon Kecantikan, Pemberian gerobak penjualan ayam bakar Dan Lomba Mars dan lagu Manuk Dadali.**














