BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat resmi menggelar helatan Jabar Kabisa 2026 di Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, pada 8–9 Oktober 2026.
Ajang terpadu ini menghadirkan 32 layanan publik gratis yang dapat diakses langsung oleh masyarakat umum serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) maupun Industri Kecil Menengah (IKM) guna memperkuat perlindungan konsumen dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Kegiatan tahunan ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Hj. Samantha Dewi Erwan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar Nining Yuliastiani, S.T., M.Sc., serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Barat H.Sumasna, S.T., M.U.M.
Pelayanan Terpadu dan Edukasi Konsumen Cerdas Ketua TP PKK Jawa Barat Hj. Samantha Dewi Erwan mengapresiasi tinggi penyelengaraan Jabar Kabisa 2026 yang dinilai sangat membantu memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dalam satu lokasi terpadu.
“Alhamdulillah acaranya sangat luar biasa ya Bu Kadis, menyediakan semua kebutuhan masyarakat untuk pelayanan ya. Berbagai macam ada di sini, mau mengurusi surat-surat pajak atau mau berbelanja pun apapun hari ini semua ada. Dan acaranya sampai besok ya Bu Kadis.” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar Nining Yuliastiani, S.T., M.Sc. memaparkan secara menyeluruh maksud, tujuan, serta harapan dari pelaksanaan agenda Jabar Kabisa 2026.
“Harapan kami dengan acara yang kami lakukan Jabar Kabisa 2026 ini, ini kan dari masyarakat untuk masyarakat. Nah dalam posisi itu kami menyediakan layanan untuk masyarakat yang dibutuhkan dalam industri dan perdagangan, dan juga memberikan informasi, edukasi, literasi, pendampingan terhadap usaha mereka untuk para pelaku usaha agar bisa memiliki produk yang berkualitas, inovatif, dan juga berdaya saing. Sedangkan masyarakat sebagai konsumen, itu bisa menjadi masyarakat yang
cerdas, sebagai konsumen yang cerdas untuk bisa memilih produk yang berkualitas, kemudian aman, sehingga nantinya mereka tidak kecewa terhadap produk yang dibeli.

Nah di sini, kita showcasing produk-produk yang memiliki kualitas bagus, sudah punya legalitas, kemudian juga produk yang bersertifikasi halal, kemudian juga produk-produk unggulan Jawa Barat yang kemudian kita harapkan nanti bisa kelihatan kualitas produk Jawa Barat itu bagus sehingga diakses pasar dengan lebih luas, gitu.” Ujarnya.
Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Jabar H. Sumasna, S.T., M.U.M. menegaskan pentingnya wadah kolaborasi ini untuk memperkuat perekonomian
daerah yang digerakkan oleh aktivitas konsumsi dan UMKM.
Berikut adalah pernyataan lengkap beliau saat ditemui media:
“Assalamu’alaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Saya Sumasna, Asisten Perekonomian Pembangunan Provinsi Jawa Barat. Hari ini kita hadir pada forum
agenda Kabisa dari Dinas Indag, di mana ini forum kolaborasi antar sektor, antar pemerintahan jadi ada pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota.

Nah dalam konteks untuk bagaimana proteksi perlindungan konsumen, juga mendorong usaha-usaha baik itu UMKM maupun IKM di Jawa Barat. Kita sangat membutuhkan forum-forum seperti ini, karena di Jawa Barat urusan konsumsi keluarga itu yang paling besar dalam laju support ke laju pertumbuhan ekonomi daerah.
Sehingga semakin lancar transaksi
perdagangan pada semua level di Jawa Barat, semakin kuat ekonomi daerahnya. Nah kita harapkan forum yang ini dimanfaatkan oleh semua pihak, baik pemerintah pusatnya tadi hadir langsung dari Kementerian Perdagangan maupun pemerintah teman-teman dari pemerintah provinsi, semua perangkat daerah, juga dari kabupaten/kota, dan stakeholders yang lain.
Nah ini kita bangga UMKM bisa hadir pada forum ini, dan mudah-mudahan kita bisa sama-sama dorong untuk kemajuan IKM dan UMKM di Jawa Barat. Itu mungkin beberapa hal yang bisa kami sampaikan, terima Kasih”
Penulis : Nazwar Fathurrohman (Mahasiswa Fakultas Dakwah UNISBA)






