Pernahkah kamu mendengar istilah introvert dan ekstrovert?
Tentunya setiap orang memiliki cara berinteraksi yang berbeda-beda. Ada yang lebih.nyaman meluangkan waktu sendiri, ada juga yang senang bertemu dengan banyak orang.
Hal tersebut seringkali dikaitkan dengan kepribadian introvert dan ekstrovert.
Selama ini, masyarakat menganggap bahwa orang dengan kepribadian introvert cenderung pemalu, sedangkan ekstrovert dianggap lebih percaya diri.
Padahal, perbedaan introvert dan ekstrovert bukan terletak pada tingkat kepercayaan diri, melainkan pada bagaimana seseorang mengisi kembali energinya setelah berinteraksi dengan lingkungan.
Introvert merupakan tipe kepribadian yang cenderung merasa lelah setelah
berinteraksi dengan banyak orang sehingga membutuhkan waktu sendiri untuk mengisi kembali energinya.
Biasanya, waktu sendiri tersebut diisi dengan melakukan.hal-hal yang disukai, seperti membaca buku, mendengarkan musik, serta.mengurangi kegiatan sosial untuk sementara.
Ekstrovert merupakan kebalikan dari kepribadian introvert yang berarti mendapatkan energi melalui interaksi sosial. Bertemu dengan banyak orang membuatnya menjadi lebih aktif dan ceria, seperti saat mengikuti komunitas, berkumpul bersama teman, atau berdiskusi dengan banyak orang.
Pada akhirnya, menjadi introvert atau ekstrovert bukan tentang siapa yang lebih
pandai berkomunikasi. Keduanya memiliki cara yang berbeda dalam mengisi ulang
energi. Kepribadian seseorang tidak bisa dinilai hanya dari seberapa aktif ia
berinteraksi dengan orang lain.
Penulis : Nihlah Adzra M.










