Bandung, 3 Agustus 2026 – Program Event Kita TV Harmoni kembali menghadirkan informasi seputar kegiatan edukatif yang akan digelar di Kota Cimahi.
Pada episode kali ini, program yang dipandu oleh Abi Iwan tersebut mempromosikan Pelatihan Public Speaking.
Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Cima Art, Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kota Cimahi, dan sejumlah pegiat literasi.
Dalam tayangan tersebut hadir Jumari Kohar, Febri Satria Yazid, serta Ai Susanti, C.PS., yang akan menjadi narasumber pada kegiatan tersebut.
Mengawali perbincangan, Abi Iwan menyoroti masih banyaknya masyarakat yang merasa takut berbicara di depan umum. Padahal, kemampuan public speaking menjadi salah satu keterampilan penting dalam kehidupan, baik di lingkungan pendidikan, organisasi, dunia kerja, maupun ruang publik.
“Public speaking bukan hanya soal berbicara, tetapi bagaimana seseorang mampu menyampaikan gagasan, menginspirasi, dan mengkomunikasikan pesan dengan baik,” ujarnya.
Jumari Kohar menjelaskan, pelatihan ini digelar di sela penyelenggaraan pameran seni rupa yang berlangsung di Cima Art.
Menurutnya, kolaborasi antarkomunitas menjadi langkah penting dalam menghadirkan ruang belajar yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Untuk bisa sukses kita tidak bisa bekerja sendiri. Public speaking juga bagian dari seni, yaitu seni menyampaikan pesan kepada orang lain,” katanya.
Sementara itu, Ketua Forum TBM Kota Cimahi, Febri Satria Yazid, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Febri Satria menilai kemampuan berbicara di depan umum masih perlu terus ditingkatkan agar masyarakat mampu menyampaikan gagasan secara jelas, sistematis, dan berdampak.
“Ketika seseorang mampu menyampaikan pikirannya dengan baik, maka ide yang dimilikinya akan lebih mudah dipahami dan memberikan manfaat bagi orang lain,” ungkapnya.
Sebagai narasumber utama, Ai Susanti, C.PS., mengaku terdorong untuk berbagi pengalaman karena melihat public speaking mampu membuka banyak kesempatan dalam hidupnya.
Berawal dari belajar secara mandiri hingga mengikuti berbagai ajang, mulai dari Duta Pariwisata Jawa Barat, kompetisi tingkat nasional, hingga forum internasional, ia meyakini bahwa kemampuan berbicara dapat dipelajari oleh siapa saja.
“Semua profesional pernah menjadi amatir. Yang terpenting adalah terus belajar, berlatih, dan berani mencoba,” tuturnya.
Dalam diskusi tersebut, para narasumber juga berbagi pengalaman saat pertama kali tampil di depan publik. Mulai dari rasa gugup, kehilangan percaya diri, hingga kesalahan ketika berbicara menjadi bagian dari proses yang justru membentuk kemampuan mereka hingga saat ini.
Mereka sepakat bahwa kemampuan public speaking bukanlah bakat semata, melainkan keterampilan yang dapat diasah melalui latihan, memperluas wawasan, serta membiasakan diri membaca dan berdiskusi.
Selain kemampuan berbicara, literasi juga menjadi perhatian dalam perbincangan. Menurut para narasumber, menulis dan public speaking merupakan dua keterampilan yang saling melengkapi.
Menulis membantu menyusun dan mengabadikan gagasan, sedangkan public speaking menjadi sarana untuk menyampaikan gagasan tersebut kepada masyarakat secara efektif.
Dapat ditafsirkan secara umum bahwa public speaking merupakan sebuah seni berbicara di depan umum.
Melalui tayangan Program Event Kita, TV Harmoni berharap informasi mengenai Pelatihan Public Speaking dapat menjangkau masyarakat lebih luas sekaligus mendorong lahirnya individu-individu yang lebih percaya diri dalam berkomunikasi.
Pelatihan yang akan digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Cima Art Lantai 1, Cimahi Mall ini diharapkan menjadi wadah bagi semua masyarakat untuk mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum sekaligus memperluas jejaring dan wawasan sosial.
Penulis : Ghaida Nur Hasya & Nihlah Adzra M.






