Oleh: Indari Mastuti
“Keluarga yang kokoh adalah cikal bakal bangsa yang kuat. Mari bangun solusi, hadapi tantangan, dan wujudkan dunia yang lebih baik mulai dari rumah kita sendiri.”
Hari ini, 05 Mei 2026 menjadi hari yang sangat berkesan dan penuh makna. Bertempat di de “Tuik Cafe”, Cikutra, ICMI Orwil Jawa Barat sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema besar “Ketahanan Keluarga dan UMKM sebagai Pangkal Ketahanan Bangsa”.
Yang membuat acara ini semakin istimewa? Ternyata, kegiatan ini disiapkan secara mendadak hanya dalam waktu beberapa jam saja! Informasi yang saya terima dari grup Alisa Khadijah ICMI Jabar langsung menyita perhatian. Meski persiapannya kilat, semangat dan kualitas diskusinya luar biasa. Ini membuktikan bahwa ketika niat sudah bulat dan tujuan mulia, segala kendala waktu bisa dilampaui dengan mudah.

Catatan Perjalanan: Sibuk Namun Tak Ingin Melewatkan Momen Berharga
Jujur saja, hari ini jadwal saya sangat padat. Saya datang terlambat karena sebelumnya harus menyelesaikan meeting penting terlebih dahulu. Namun rasanya sangat sayang sekali jika harus melewatkan kegiatan yang strategis ini. Maka, secepat mungkin saya meluncur ke lokasi untuk bisa bergabung.
Sayangnya, karena kesibukan yang menanti, saya juga harus pulang lebih awal untuk kembali menghadiri meeting berikutnya. Meski waktu kebersamaannya tidak lama, namun rasanya sangat bahagia dan bersyukur bisa hadir, bertatap muka, dan menyerap energi positif langsung dari para tokoh luar biasa yang hadir.
Dan yang membuat hati tenang? Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk TV Harmoni yang telah meliput kegiatan ini hingga tuntas. Berkat liputan lengkap mereka, meski tidak bisa menyimak dari awal sampai akhir, saya tetap bisa mendapatkan informasi utuh dan tidak ketinggalan satu pun poin penting diskusi hari ini.
Berpikir Solutif: Kunci Menghadapi Segala Masalah
Salah satu poin yang sangat menginspirasi disampaikan oleh Bu Ina Cookies. Dalam paparannya, beliau menekankan pola pikir yang harus kita miliki: “Kita harus selalu berpikir untuk mencari solusi.”
Pesan ini sangat dalam. Di tengah berbagai dinamika yang ada, kita tidak boleh terjebak dalam keluhan. Sebaliknya, kita harus dilatih untuk selalu melihat jalan keluar, berinovasi, dan menjadi bagian dari pemecahan masalah. Pola pikir solutif inilah yang akan membawa keluarga dan masyarakat maju.

Waspada dan Sadar: Menghadapi Realitas yang Seram
Diskusi menjadi semakin menyadarkan saat Ibu Dokter Inong (dr. Dewi Inong Irana) menyampaikan materinya. Beliau membuka mata kita semua dengan kalimat yang tegas:
“Kondisi saat ini seram dan darurat.”
Kalimat singkat namun sangat menohok ini menjadi pengingat keras. Ada banyak hal yang sedang terjadi di sekitar kita—baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun ekonomi—yang memerlukan kewaspadaan tinggi. Kita tidak boleh lengah.
Kesadaran inilah yang seharusnya memacu kita untuk lebih memperkuat benteng terdepan kita, yaitu Keluarga.

Kesimpulan: Keluarga adalah Segalanya
Acara yang dihadiri oleh para pemimpin hebat seperti Prof. Dr. Ir. Sutarman, Prof. Riri Fitri Sari, Prof. Didin Muhafidin, dan jajaran pengurus lainnya ini semakin mengukuhkan satu kesimpulan: Kita tidak bisa membangun dunia yang lebih baik jika tidak dimulai dari rumah.
Terima kasih ICMI Jabar dan Alisa Khadijah untuk kegiatan luar biasa ini. Semoga apa yang kita diskusikan hari ini bisa menjadi langkah nyata untuk keluarga yang lebih tangguh dan bangsa yang lebih bermartabat!














