Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia hingga 31 Januari 2026. Fenomena ini dipicu oleh aktifnya Monsun Asia serta adanya pola sirkulasi siklonik di sekitar Laut Natuna dan perairan utara Australia.
Kepala BMKG dalam keterangan persnya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, hingga angin kencang.
Daftar Wilayah Berstatus Waspada & Siaga
Berdasarkan data prakiraan berbasis dampak (Impact-Based Forecast), berikut adalah wilayah yang masuk dalam zona merah cuaca ekstrem selama satu pekan ke depan:
- Pulau Jawa: Seluruh provinsi (Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur) berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir pada sore hingga malam hari.
- Pulau Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.
- Pulau Kalimantan: Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara (waspada potensi banjir rob).
- Sulawesi & Indonesia Timur: Sulawesi Selatan, NTT, dan sebagian wilayah Papua Tengah.
Penyebab Cuaca Ekstrem
Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG, ada tiga faktor utama yang saling memperkuat intensitas hujan di akhir Januari 2026 ini:
- Monsun Asia yang Kuat: Membawa massa udara basah ke wilayah Indonesia bagian barat dan selatan.
- MJO (Madden-Julian Oscillation): Berada pada fase aktif di Samudra Hindia, yang memicu pertumbuhan awan hujan secara masif.
- Anomali Suhu Muka Laut: Suhu hangat di perairan Indonesia memberikan “bahan bakar” tambahan bagi pembentukan awan Cumulonimbus.
Rekomendasi untuk Masyarakat
Mengingat tingginya risiko bencana, BMKG memberikan beberapa langkah antisipasi bagi warga di wilayah terdampak:
- Hindari Berteduh di Bawah Pohon/Reklame: Untuk menghindari risiko tumbang akibat angin kencang.
- Cek Saluran Air: Pastikan drainase di sekitar pemukiman tidak tersumbat untuk meminimalisir risiko banjir lokal.
- Update Informasi Cuaca: Pantau aplikasi InfoBMKG atau media sosial resmi BMKG secara berkala sebelum melakukan perjalanan jauh.
- Waspada Lereng Bukit: Bagi warga yang tinggal di daerah pegunungan, segera mengungsi jika hujan turun dengan intensitas tinggi selama lebih dari dua jam berturut-turut.
Catatan: Kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada dinamika atmosfer terbaru. Tetap waspada dan utamakan keselamatan.






