• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Selasa, 24 Februari 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita Kab. Bandung

Jelang Idul Adha, Pemkab Bandung Periksa Hewan Kurban di 500 Titik Penjualan

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Minggu, 26 Juli 2020
in Kab. Bandung
0 0
Jelang Idul Adha, Pemkab Bandung Periksa Hewan Kurban di 500 Titik Penjualan

Foto :Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Pertanian (Distan), setiap tahun rutin melakukan pemeriksaan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha. Pemeriksaan dilakukan kurang lebih di 500 titik penjualan hewan kurban yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung.

“Jadi kegiatan pemeriksaan hewan, baik secara syar’I maupun kesehatan, setiap tahun secara rutin kita lakukan. Bahkan kita sudah ada petanya, di mana saja pangkalan-pangkalan penjualan hewan ternak kurban. Dari 500 titik, terdapat 20 titik besar penjualan hewan,” ungkap Kepala Distan (Kadistan) Kabupaten Bandung H. A. Tisna Umaran di Tempat Penjualan Hewan Kurban di Kawasan Warung Lobak Kecamatan Soreang, Senin (20/7/2020).

Hanya saja dalam situasi wabah covid-19 seperti saat ini, terang Kadistan, ada perbedaan pada prosedurnya. Salah satunya, orang keluar masuk tempat penjualan harus bermasker, cuci tangan sebelum dan sesudah berkegiatan dan tidak boleh bergerombol atau menimbulkan kerumunan.

“Ini untuk kepentingan kesehatan dan keselamatan masyarakat juga. Kemudian sebagaimana standar pada saat pemeriksaan, hewan kurbannya kita periksa satu persatu. Kita periksa kesesuaian dengan persyaratan syar’i, baik dari umur maupun kecacatannya,” tutur Kadistan.

Kemudian dari sisi kesehatan, hewan yang dijual betul-betul dalam kondisi sehat dan tidak sedang menderita sakit apalagi sampai mengidap penyakit ternak berat. Untuk tahun sebelumnya, hewan yang lulus pemeriksaan diberi semacam tanda berupa label.

“Saat ini karena adanya efisiensi terdampak refocusing anggaran untuk penanganan covid-19, kita beri tanda justru yang tidak lulus pemeriksaan,” beber Tisna.

Tidak lulus pemeriksaan, lanjutnya, bukan berarti hewan tersebut tidak sehat. Dari unsur fisik dan berat badan mungkin mencukupi, namun dari sisi syar’i belum tentu memadai.

“Misalnya gigi depannya belum punglak (belum tanggal). Tadi kita temukan sapi yang umurnya baru satu tahun delapan bulan. Kalau sapi biasanya punglaknya itu pada umur dua tahun. Jadi kami minta kepada pemiliknya untuk tidak dijual,” lanjut Tisna.

Hewan yang tidak lulus pemeriksaan kemudian diberi tanda silang, agar konsumen juga bisa melihat dan memilih sapi yang lain. “Itu sudah biasa, setiap tahun pasti kita temukan sapi yang belum memenuhi syarat. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pihak penjual, insyaa Allah mereka mentaati saran-saran dari kita,” ucapnya pula.

Terkait Rumah Potong Hewan (RPH), saat ini di Kabupaten Bandung terdapat sejumlah 8 RPH berijin, baik milik pemerintah maupun swasta. “Di tempat penjualan Pa H. Kusno ini sudah ada instalasi pemotongannya. Yang lainnya ada 2 di Baleendah, dan masing-masing 1 di Pameungpeuk, Pangalengan, Ciwidey, Nagreg serta Cikancung,” sebut Tisna.

Pihak pengelola RPH nantinya akan melakukan pemotongan sampai karkas, jeroan hewan dibersihkan kemudian diperiksa post mortemnya apakah layak dikonsumsi atau tidak. “Tinggal dari sekarang barangkali DKM, maupun instansi segera komunikasi. Bisa daftar langsung ke RPH nya atau ke Distan, nanti kita komunikasi dengan RPH karena ada penggantian biaya per ekornya sekitar 400 ribu, itu untuk mengganti upah pemotong kemudian ada biaya listrik air dan sebagainya. Jadi pihak RPH juga tidak akan dirugikan,” pungkasnya.

Pemilik tempat penjualan ternak kurban H. Kusno mengatakan, tahun ini permintaan hewan kurban dari masyarakat perorangan sangat menurun. Namun untuk instansi atau golongan menengah ke atas masih berjalan bagus.

“Rata-rata sekarang yang pesan itu minimal yang beratnya 4 sampai 5 kuintal. Kalau untuk yang 3,5 kuintal itu permintaannya menurun,” ujar Kusno.

Selain pembeli lokal, banyak pemesan hewan kurban miliknya berasal dari luar Kabupaten Bandung. “Kita di sini juga banyak menyediakan sapi yang bobotnya di atas 5 kuintal. Rata-rata yang kami jual itu jenis limosin, simental dan Brangus, Alhamdulillah peminat sudah pada tahu,” tuturnya.

Untuk harga sapi dengan berat sekitar 3,5 kuintal, yang saat ini kurang diminati, ada di kisaran Rp. 65 ribu per kilo. “Itu berat saat hidup ya. Nah, kalau untuk yang 5 kuintal ke atas, sekarang ini kisaran harga di Rp. 60 ribu per kilo. Jadi, kalau sapinya makin besar, pasti harga per kilonya jatuhnya lebih murah,” tutup Kusno.

Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Penyaluran Bantuan Bencana Longsor di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat
Berita

Penyaluran Bantuan Bencana Longsor di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat

Selasa, 10 Februari 2026
Kab. Bandung

Seorang Anak Tewas Tenggelam di Kubangan Proyek Perumahan di Lagadar Margaasih

Kamis, 20 November 2025
Kab. Bandung

Pemkab Bandung Terbitkan KTP Elektronik bagi Penyandang Disabilitas

Selasa, 9 September 2025
Kab. Bandung

Dukung Program Pemerintah, Buana Mekar Day Adakan Pengobatan Gratis, Sembako Murah & Bazar UMKM

Sabtu, 6 September 2025
Kab. Bandung

Gelar Musyawarah Kerja Wilayah RAPI Kabupaten Bandung Wujudkan Program Kerja Berkemajuan

Jumat, 29 Agustus 2025
Kab. Bandung

Bupati Bandung dan Walikota Cimahi Bahas Masalah Penanganan Banjir dan Perbatasan

Rabu, 11 Juni 2025

Info Terbaru

Harmoniaga Ramadhan : Mengenal Lebih Dekat Produk Cireng Baim

Harmoniaga Ramadhan : Mengenal Lebih Dekat Produk Cireng Baim

Selasa, 24 Februari 2026
Ikuti kajian hari ke 6 Pesantren Bulan Dakwah Ramadhan

Ikuti kajian hari ke 6 Pesantren Bulan Dakwah Ramadhan

Selasa, 24 Februari 2026
Ikuti Kajian Safari Masjid Detoksifikasi Hati Mengobati Penyakit Batin dengan Puasa Lahiriah

Ikuti Kajian Safari Masjid Detoksifikasi Hati Mengobati Penyakit Batin dengan Puasa Lahiriah

Selasa, 24 Februari 2026
Harmoniaga Ramadhan : Mengenal Lebih Dekat Produk Topisang

Harmoniaga Ramadhan : Mengenal Lebih Dekat Produk Topisang

Senin, 23 Februari 2026

Video

  • All
  • Video
Tarhib Ramadhan : Sahabat Bandung Community 2026 M – 1447 H

Tarhib Ramadhan : Sahabat Bandung Community 2026 M – 1447 H

Senin, 2 Februari 2026

Video: Tabligh Akbar bersama Ustadz. Abdul Somad di Masjid Trans Studio Bandung

Selasa, 27 Januari 2026
LIPUTAN KHUSUS : Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PERWOSI Prov. Jabar Masa Bakti 2025 – 2029

LIPUTAN KHUSUS : Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PERWOSI Prov. Jabar Masa Bakti 2025 – 2029

Senin, 26 Januari 2026
LIPUTAN KHUSUS – MT Thohirul Qolbi ” Belanja di Bulan Rajab “

LIPUTAN KHUSUS – MT Thohirul Qolbi ” Belanja di Bulan Rajab “

Minggu, 25 Januari 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist