• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Kamis, 22 Oktober 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Kesehatan

Pesepeda Perlu Berhati-hati Kenakan Masker saat Pandemi

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Kamis, 2 Juli 2020
in Kesehatan, Olahraga, Ragam
0 0
Pesepeda Perlu Berhati-hati Kenakan Masker saat Pandemi

Bagaimanakah dampak kesehatan mengenakan masker bagi pesepeda atau ketika melakukan olahraga? (foto: ilustrasi

Washington DC -Penggunaan alat pelindung diri pada masa perebakan virus corona menjadi kebiasaan baru sesuai anjuran para pakar kesehatan dan pemerintah. Mengenakan masker dalam kegiatan sehari-hari, bahkan ketika berolah raga, termasuk bersepeda, diharapkan akan mencegah perebakan lebih jauh.

Tetapi bagaimana dampak penggunaannya untuk mereka yang menderita penyakit terkait pernafasan atau jantung?

Selama beberapa tahun terakhir, bersepeda telah menjadi pilihan olah raga yang popular di Indonesia. Masyarakat umum tertarik memilih jenis olah raga ini, demikian pula para pegawai dan pejabat pemerintah yang mengkampanyekan kegiatan berolah raga dan kesehatan.

Soes Hindharno, penggemar olah raga bersepeda yang juga pejabat Kementerian Tenaga Kerja RI, sudah bersepeda secara rutin selama tiga tahun terakhir. Ia biasanya bersepeda menempuh jarak 10 kilometer, paling tidak tiga kali seminggu. “Naker itu logonya semut, semut hitam karena semut itu ikonnya, semut itu kala bekerja selalu Bersama-sama. Biarpun sekarang tidak dipakai sebagai logo kementrian tapi kelompok sepeda di Kementrian Tenaga Kerja, Namanya Black Ant Community. Kalau semut kan tidak bisa kerja sendiri, semut pun kalau bertemu semut lain akan berhenti bertegur sapa,” tukasnya.

Soes Hindharno, penggemar olah raga bersepeda (dok. pribadi).
Soes Hindharno, penggemar olah raga bersepeda (dok. pribadi).

Kematian berturut-turut beberapa pesepeda yang mengenakan masker di Semarang, Jakarta dan Bekasi, membuat sebagian masyarakat bertanya-tanya mengenai tata cara pemakaian alat pelindung diri itu ketika berolah raga, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit sebelum perebakan COVID.

Dokter I Ketut Susila adalah ahli penyakit jantung pada RSUD Buleleng di Singaraja, Bali. “Dengan pandemi sekarang ini, semua orang diharapkan memakai masker. Kalau orang yang berolah raga khususnya bersepeda memang pakai masker tapi harus hati-hati. Kalau berolahraga speed atau kecepatannya tinggi memang kekurangan oksigen jadinya. Apalagi dasarnya punya penyakit jantung bisa kena serangan jantung akibat kekurangan oksigen. Pada saat demikian jika sudah bisa mengatur jarak dengan teman tidak memakai masker juga tidak apa-apa,” ujarnya.

Dokter I Ketut Susila adalah ahli penyakit jantung pada RSUD Buleleng di Singaraja, Bali.
Dokter I Ketut Susila adalah ahli penyakit jantung pada RSUD Buleleng di Singaraja, Bali.

Bagi pesepeda kematian terkait pemakaian masker membuat mereka waspada untuk mengenali kelelahan fisik ketika berolah raga dan memahami kapan harus memperlambat atau menghentikan kegiatan.

“Kalau saya pribadi tanda kutip memang dipanggil yang diatas, orang sesehat apapun juga bisa meninggal bahkan yang berolahraga. Di usia saya yang sudah diatas 59 harus sadar secara kolektif atau pribadi kalau memang ada yang mengganggu di organ tubuh saya, betisnya panas atau nafasnya tersengal-sengal terus sudah menggunakan persenilngnya yang rendah untuk tanjakan saya berhenti, minum, istirahat sebentar. Saya putuskan apakah gowes kembali atau saya tuntun sampai tempat datar,” tambah Soes Hindharno.

Bukan hanya pesepeda yang harus memperhatikan kondisi kesehatan ketika berolah raga, namun juga penggemar olah raga lain seperti lari, jalan cepat, bahkan kebugaran. Memiliki riwayat penyakit sebelum perebakan virus bisa menempatkan seseorang dalam risiko lebih besar terkena virus.

“Dari data yang ada kebanyakan di Indonesia terutama di Bali ada tiga penyakit utama yang rentan. Pertama orang yang punya riwayat darah tinggi atau hipertensi, kedua diabetes dan yang ketiga penyakit jantung,” kata Ketut Susila.


A.A Pramudyawati, dokter gigi yang juga menderita penyakit jantung, sudah terbiasa mengenakan masker karena pekerjaannya. Masker baginya adalah keharusan, bukan penghambat kegiatan. “Mungkin karena sudah terbiasa pakai masker kalau keluar sebelum pandemi ini.”

Sebagian pakar kesehatan Amerika, sebagaimana dilaporkan harian New York Times, mengatakan penggunaan masker pada saat berolah raga lari atau bersepeda tidak menjadi suatu keharusan. Penggunaan masker hanya diperlukan ketika berdekatan dan berinteraksi dengan yang lainnya. [my/ka]

Sumber : VOA Indonesia

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Kekayaan Khazanah Olahan Makanan Tradisional Seafood Nusantara
Kuliner

Kekayaan Khazanah Olahan Makanan Tradisional Seafood Nusantara

Rabu, 7 Oktober 2026
Olahraga

Penantian 35 Tahun Berakhir, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026!

Selasa, 6 Oktober 2026
Ragam

Ulik Fakta: Di Era Kamera HP, Kenapa Photobooth Justru Makin Populer

Minggu, 6 September 2026
Ragam

Perbedaan Generasi, Benarkah Memengaruhi Cara Kita Menjalani Hidup?

Sabtu, 5 September 2026
LIPUTAN KHUSUS : Seminar Totok Punggung
Kesehatan

LIPUTAN KHUSUS : Seminar Totok Punggung

Jumat, 4 September 2026
Bewara Persib

Angkat Tema “Lives Inside Us” Ini Makna di Balik Jersey Persib Musim 2026/27

Jumat, 28 Agustus 2026

Info Terbaru

LIPUTAN KHUSUS : Satu Tahun Perjalanan Penuh Cinta Humairah ✨🌸

LIPUTAN KHUSUS : Satu Tahun Perjalanan Penuh Cinta Humairah ✨🌸

Rabu, 21 Oktober 2026
🔴 LIVE • KAJIAN AKBAR MASJID AL JABBAR BANDUNG 🕊️ “Menjaga Hati dari Penyakit Hati”

🔴 LIVE • KAJIAN AKBAR MASJID AL JABBAR BANDUNG 🕊️ “Menjaga Hati dari Penyakit Hati”

Rabu, 21 Oktober 2026
LIPUTAN KHUSUS : Majelis Ta’lim Ummahatul Qurani • LBGT: Fitrah atau Penyimpangan? 🤔

LIPUTAN KHUSUS : Majelis Ta’lim Ummahatul Qurani • LBGT: Fitrah atau Penyimpangan? 🤔

Selasa, 20 Oktober 2026
🔴 LIVE • ✨ SEMARAK HARI SANTRI NASIONAL 2026 TINGKAT KOTA CIMAHI ✨

LIPUTAN KHUSUS: ✨ SEMARAK HARI SANTRI NASIONAL 2026 TINGKAT KOTA CIMAHI ✨

Selasa, 20 Oktober 2026

Video

  • All
  • Video

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Bandung 2026

Jumat, 19 Juni 2026

Liputan Khusus “Gebyar Manasik Akbar” MHU

Senin, 15 Juni 2026
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist