• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Selasa, 24 Februari 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita

Gotong Royong Warga Depok Melawan Virus Corona

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Sabtu, 21 Maret 2020
in Berita
0 0
Gotong Royong Warga Depok Melawan Virus Corona

Proses pembuatan hand sanitizer di Rumah Sahat Farida di Depok, Jawa Barat. (Foto: Courtesy/Rumah Sahat)

Warga dan pengusaha bekerja sama membuat cairan penyanitasi tangan atau hand sanitizer dan masker untuk diberikan kepada warga lain guna mencegah penularan virus corona atau COVID-19.

Jakarta- (VOA) — Sahat Farida Berlian, warga Kelurahan Limo, Depok, Jawa Barat menginisiasi pembuatan cairan penyanitasi tangan atau hand sanitizer dan masker bersama sejumlah warga sekitar. Inisiasi itu muncul seiring kelangkaan dan mahalnya harga kedua barang tersebut.

Ia juga menuturkan banyak menerima aduan dari warga yang panik karena wabah COVID-19. Karena itu, ia bersama tetangga dan teman-temannya berharap dapat memberikan bantuan kepada warga lain yang membutuhkan.

Proses pembuatan masker di rumah Hendro Rahmandani di Bekasi, Jawa Barat. (Foto:Courtesy/Hendro Rahmandani)
Proses pembuatan masker di rumah Hendro Rahmandani di Bekasi, Jawa Barat. (Foto:Courtesy/Hendro Rahmandani)

“Hand sanitizer itu mahal sekali, yang biasanya Rp10 ribu menjadi Rp21 ribuan. Naik dua kali lipat. Begitu juga dengan masker,” tutur Sahat.

Sahat Farida menambahkan warga yang sakit seperti batuk dan pilek diminta tidak ikut membuat cairan pembersih tangan dan masker. Tujuannya untuk menjaga produksi tetap aman dari segi kesehatan.

Ia juga hanya membuka donasi dalam bentuk barang seperti lidah buaya, kain, dan alkohol untuk memudahkan pertanggungjawaban. Ia mengatakan tidak ada target khusus produksi setiap hari, karena tergantung dengan ketersediaan bahan baku.

“Kemarin alkohol 20 liter dicampur lidah buaya dua liter. Tapi kemarin kita punya botol dua lusin, langsung kita isi dan didistribusikan yang bantu-bantu,” tambahnya.

Selain membuat cairan pembersih tangan, Sahat juga akan memproduksi 1000 masker. Produksi masker dan cairan pembersih tangan tersebut nantinya akan dibagikan oleh sejumlah warga yang bergabung dalam whatsapp grup #DepokLawanCorona. Pembagian akan dibarengi dengan edukasi tentang bahaya dan pencegahan COVID-19.

Proses pembuatan hand sanitizer di Rumah Sahat Farida di Depok, Jawa Barat. (Foto: Courtesy/Rumah Sahat)
Proses pembuatan hand sanitizer di Rumah Sahat Farida di Depok, Jawa Barat. (Foto: Courtesy/Rumah Sahat)


Dalam pembuatan masker, Sahat dibantu oleh pengusaha konveksi, Hendro Rahmandani yang tinggal di Bekasi, Jawa Barat. Menurut Hendro, ia bersedia karena pembuatan masker tersebut untuk tujuan sosial. Karena itu, ia tidak membebankan ongkos produksi untuk pembuatan masker.

“Saya mengecek harga masker di pasar harganya sudah Rp7 ribu yang sekali pakai. Itu yang sekali pakai,” kata Hendro.

Ia berharap produksi masker miliknya yang akan dibagikan gratis ke masyarakat dapat membantu mengurangi potensi penyebaran COVID-19. Terutama bagi warga yang kurang mampu dan bergantung pada upah harian.

Produksi cairan pembersih tangan gratis juga dilakukan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Menurut Dekan FKUI Ari Fahrial Syam, total ada 600 liter cairan penyanitasi tanganyang diproduksi pihaknya dengan biaya patungan masyarakat UI.

Cairan penyanitasi tangan ini sebagian didistribusikan untuk dokter dan tenaga medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan Rumah Sakit Persahabatan Jakarta. Namun, untuk pengelolaannya sekarang diserahkan kepada Ikatan Alumni UI karena semakin banyak masyarakat yang membutuhkan.

“Yang kita buat sudah sesuai dengan rekomendasi WHO. Jadi mengandung alkohol 96 persen, campuran gliserol dan H202 serta pewangi untuk hand sanitizer ini,” jelas Ari Fahrial Syam saat menggelar konferensi pers online, Jumat (20/3/2020).

Dekan FKUI Ari Fahrial Syam saat menggelar konferensi pers online, Jumat, 20 Maret 2020. (Foto: VOA/Sasmito Madrim)
Dekan FKUI Ari Fahrial Syam saat menggelar konferensi pers online, Jumat, 20 Maret 2020. (Foto: VOA/Sasmito Madrim)


Kendati demikian, Ari Fahrial mengimbau masyarakat berhati-hati dalam membuat cairan penyanitasi tangan secara mandiri karena mengandung bahan-bahan kimia. Ia beralasan perlu pengetahuan khusus dan alat takar dalam pembuatan hand sanitizer.

“Tapi saya juga mengimbau kepada institusi pendidikan yang mempunya laboratorium kimia dan farmasi. Ayo kita bantu masyarakat kita,” tambahnya.

Jumlah korban meninggal karena terinfeksi COVID-19 di Indonesia mencapai 32 orang per Jumat (20/3) dari 369 kasus yang sudah dinyatakan positif. Sedangkan yang berhasil sembuh 17 orang dan 320 orang dalam perawatan. [sm/em]

Sumber : VOA Indonesia

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Sekolah Ekologi Insan Cendekia Cimahi : Jalan Ihsan Merawat Alam
Kota Cimahi

Sekolah Ekologi Insan Cendekia Cimahi : Jalan Ihsan Merawat Alam

Minggu, 22 Februari 2026
Kota Cimahi

Atasi Sampah Pemkot Cimahi Dorong Perubahan Paradigma Masyarakat melalui Zero TPA

Sabtu, 21 Februari 2026
Webinar HPSN 2026 “Ramadhan Minim Sampah” Dorong Aksi Keluarga Jawa Barat Hadapi Darurat Sampah
Jawa Barat

Webinar HPSN 2026 “Ramadhan Minim Sampah” Dorong Aksi Keluarga Jawa Barat Hadapi Darurat Sampah

Jumat, 20 Februari 2026
Berita

Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Hari Kamis, 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026
UMV “27 Tahun Berkiprah Menebar Cahaya dan Berkah”
Kota Bandung

UMV “27 Tahun Berkiprah Menebar Cahaya dan Berkah”

Minggu, 15 Februari 2026
Kota Cimahi

Forkis Kota Cimahi Resmi Dideklarasikan, Ketua DPRD Dorong Lahirnya Maestro Pelukis Masa Depan

Rabu, 11 Februari 2026

Info Terbaru

Harmoniaga Ramadhan : Mengenal Lebih Dekat Produk Topisang

Harmoniaga Ramadhan : Mengenal Lebih Dekat Produk Topisang

Senin, 23 Februari 2026
Ikuti Kajian MT TC – 8

Ikuti Kajian MT TC – 8

Senin, 23 Februari 2026
Ikuti Kajian MT Uswatunnisaa Darul Hikam

Ikuti Kajian MT Uswatunnisaa Darul Hikam

Senin, 23 Februari 2026
Harmoniaga Ramadhan : Mengenal Lebih Dekat Produk Rens Kedai

Harmoniaga Ramadhan : Mengenal Lebih Dekat Produk Rens Kedai

Senin, 23 Februari 2026

Video

  • All
  • Video
Tarhib Ramadhan : Sahabat Bandung Community 2026 M – 1447 H

Tarhib Ramadhan : Sahabat Bandung Community 2026 M – 1447 H

Senin, 2 Februari 2026

Video: Tabligh Akbar bersama Ustadz. Abdul Somad di Masjid Trans Studio Bandung

Selasa, 27 Januari 2026
LIPUTAN KHUSUS : Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PERWOSI Prov. Jabar Masa Bakti 2025 – 2029

LIPUTAN KHUSUS : Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PERWOSI Prov. Jabar Masa Bakti 2025 – 2029

Senin, 26 Januari 2026
LIPUTAN KHUSUS – MT Thohirul Qolbi ” Belanja di Bulan Rajab “

LIPUTAN KHUSUS – MT Thohirul Qolbi ” Belanja di Bulan Rajab “

Minggu, 25 Januari 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist