Forum TBM (Taman Bacaan Masyarakat) Kota Cimahi menggelar workshop public speaking di CimaArt Cimahi Mall, Kota Cimahi, Sabtu (8/8/2026), untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri peserta dalam berbicara di depan publik.
Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa hingga guru.
Workshop ini membahas pentingnya kemampuan komunikasi dalam menyampaikan pesan kepada audiens serta cara membangun kepercayaan diri ketika berbicara di depan umum.

Ketua Forum TBM, Febri Satria Yazid, mengatakan workshop public speaking digelar untuk meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya komunikasi dalam menyampaikan tujuan dan pesan kepada orang lain.
“Workshop public speaking ini adalah untuk menghidupkan pikiran dari peserta itu bahwa komunikasi itu sangat penting. Agar apa yang menjadi tujuan kita itu sampai kepada pendengar ataupun kalau kita berada dalam suatu struktur organisasi, pesan-pesan kita itu dapat diterima dan dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.
Febri mengatakan kegiatan tersebut mendapat dukungan fasilitas dari CimaArt. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemateri, Ai Susanti, C.PS., yang telah berbagi pengetahuan kepada peserta serta tim Harmoni yang turut mendukung dan mempromosikan pelaksanaan workshop tersebut.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Berita Jabar News (BJN), Jumari Kohar, menilai public speaking merupakan keterampilan yang perlu dimiliki semua orang, baik muda maupun tua.
Menurutnya, kemampuan tersebut tidak hanya membantu seseorang menyampaikan pesan kepada banyak orang, tetapi juga dapat membangun relasi dan mengatasi rasa gugup ketika berbicara di depan publik.
“Public speaking ini menurut saya adalah sebuah skill yang harus dimiliki oleh semua orang, baik muda maupun tua. Kenapa? Dengan kemampuan public speaking, kita bisa memiliki banyak orang, banyak sahabat, banyak kenalan,” tuturnya.
Jumari juga mendorong generasi muda untuk mulai mempelajari public speaking karena tidak semua orang memiliki kemampuan berbicara di depan publik dengan baik.
Kemampuan tersebut dinilai penting untuk membantu seseorang lebih siap ketika harus tampil dan menyampaikan pesan di hadapan orang lain.

Pemateri workshop, Ai Susanti, C.PS., mengatakan materi yang disampaikan berfokus pada cara berbicara di depan umum dengan lebih percaya diri.
Ia menyebut peserta yang mengikuti kegiatan memiliki latar belakang yang beragam, mulai dari mahasiswa hingga guru.
“Pesannya itu adalah bagaimana caranya supaya kita bisa berbicara di depan umum lebih percaya diri lagi kepada seluruh audiens khususnya. Karena audiens hari ini tuh sangat bervariatif sekali ya, mulai dari mahasiswa, kemudian guru, dan juga masih banyak lagi,” ungkapnya.
Ai berharap ilmu yang disampaikan selama workshop dapat memberikan manfaat dan dampak bagi peserta. Ia juga berharap peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh sesuai dengan kegiatan dan kebutuhan masing-masing.
Salah satu peserta, Rani Kartini, guru SLB di Kota Cimahi, mengaku memperoleh pengetahuan baru setelah mengikuti workshop tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan pencerahan, terutama karena seorang guru tidak hanya berhadapan dengan murid, tetapi juga dapat memperoleh kesempatan untuk menjadi pembicara di depan audiens yang lebih luas.
“Alhamdulillah saya bisa mengikuti acara workshop public speaking untuk menambah ilmu pengetahuan. Apalagi sebagai guru yang audiensnya biasanya murid, tiba-tiba ada undangan untuk menjadi pembicara. Jadi alhamdulillah ada penerangan, ada pencerahan untuk hari ini,” ujarnya.

Setelah seluruh rangkaian workshop selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyerahan sertifikat dan penghargaan kepada pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.
Penyerahan tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian workshop sekaligus bentuk apresiasi atas partisipasi dan dukungan selama kegiatan berlangsung.
Melalui workshop tersebut, peserta diharapkan dapat menerapkan kemampuan public speaking yang diperoleh dalam berbagai kegiatan dan lingkungan masing-masing, sehingga mampu menyampaikan pesan dengan lebih percaya diri dan efektif.
Penulis: Susan Permata Sari dan Wanda Fujiyanti Utami














