Awal Mula
Bermula dari keprihatinan Kang Entang Kurniawan sewaktu belajar dan menimba ilmu di Wiyata Guna Bandung yang kala itu hanya mendapati 3 set Al Quran sedang jumlah tuna netrakala itu yang ada yang membutuhkan ada kurang lebih 250 orang.
Menggunakan seni nasyid dibentuklah tim nasyid UMV (Umi Maktum Voice) yang disupport CV Harmoni Enterprise hingga menghasilkan 3 album yaitu “Damainya Cinta”, “Menggapai Cinta” dan “Lukisan Cinta”, mulailah Kang Entang dan teman teman UMV memperkenalkan diri ke masyarakat akan kebutuhan Al Qur an Braile dan membuka kesempatan untuk wakaf Al Qur an braile.
Sisi keunikan UMV adalah dunia tunanetra itu sendiri dengan segenap kemandirian dan karya membuat tidak sedikit pihak termasuk Pak Haji Wahyana Wirapraja untuk bergabung selaku Pembina bersama UMV memasyarakatkan wakaf Al Qur an.
Momen penampilan UMV di Daarut Tauhid membuat kang Entang dan UMV diperkenalkan ke Cabang bank Mandiri di Semarang dan beberapa cabang lainnya.




Entang juga dalam sesi kunjungan ini mendapat kesempatan untuk memberi motivasi bagi pegawai Bank Mandiri dan tak sedikit yang termotivasi dengan untaian nasehat dan perjalanan teman teman tunanetra.
Bedanya Kalau Berkunjung ke LSM Umi Maktum Voice
Ustadz Budi Prayitno menjelaskan apa bedanya mendengar ceramah dengan berjumpa dengan para tunanetra karena berjumpa saja sudah melumerkan hati.
Membuat hati merasakan kedamaian dengan nasyid nasyid sarat kecintaan kepada Allah SWT dan kemandirian tunetra itu sendiri dalam menyikapi apa yang Allah tentukan selaku tunanetra.



Tak sedikit yang merendahkan Entang kisah Ustadz Budi saat berjalan dengan tongkatnya seolah-olah selalu harus ditolong dan dengan jiwa mandirinya akhirnya Entang mengganti tongkatnya dengan tas laptop sehingga menghasilkan perbedaan perlakuan.
Ini hal lucu sekaligus mengundang rasa kagum dari hadirin yang menghadiri acara yang berlangsung di hotel Horison Bandung tanggal 14 Februari 2026.
Pemberian Penghargaan kepada Para Donatur
Turut hadir dalam kesempatan ini dari Majelis Taklim dan lembaga lembaga yang selama ini telah turut membersamai LSM Ummi Maktum Voice dan sekaligus Entang melalui Ibu Hj. Rinna Mayasari sebagai Direktur CV Harmoni Enterprise memberikan penghargaan kepada Majelis Taklim dan lembaga lembaga dalam keaktifan Pemberantasan Buta Huruf AL Quran yaitu Ketua Majlis Taklim Parahyangan Ibu Hj. Yeni, Ketua Majelis Taklim Darul Amal ibu Hj. Erna, Ketua Forum Ummah Ibu Hj Lilis, Ketua Akhwat Bergerak Kota Bandung Ibu Ega Megantari, Ketua MT Siti Khodijah Sangkuriang Cimahi Ibu Hj. Roos Siswiarti
Penandatanganan MoU untuk Cetak 600 Set Al Qur’an Braile


Dalam kesempatan ini juga ditandatangani MoU bersama-sama pihak Pencetak AL Qur an Braile (Pak Sony Ketuam Umum Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia ) yang akan memproduksi cetakan Al Qur.an Braile sebanyak 600 set AlQur’wn Braile, sebelumnya telah terlaksana bersama UMV mencetak sebanyak 20 ribu set Al Qur an dan telah didistribusikan ke seluruh pelosok tanah air.
Nada dan Untaian Nasehat dari Ustadz Budi Prayitno
Menggunakan moment ini juga ustad Budi Prayitno.menyampaikan tausiyah sekitar ramadhan diselingi 3 lagu religi termasuk salah satunya lagu yang membuat seorang maestro Chrisye memiliki pengalaman spiritual yang unik.
Lagu “Ketika tangan dan kaki berkata” adalah lagu yang dibantu secara syair boleh Taufik Ismail terinspirasi satu ayat Al Qur an tepatnya Surat Yasin kala itu sisi penghayatannya membuat Chrisye hanya sanggup untuk merekamnya sekali saja artinya tidak ada retake Demikian tutur Ustad Budi Prayitno.
Para hadirin tersentuh pula saat menyimak pembacaan Al Qurban Kang Sholeh dan kesempatan menikmati syair-syair cinta yang di senandung secara indah dan penuh penghayatan okeh team nasyid UMV.
Mengalirlahlah diantaranya lagu “Damainya Cinta”, lagu “Haru Hati” dan lain yang lebih banyak memaknai iman sebagai cinta. Acara kali ini bertambah hidup karena team UMV dibersamai band UMV yang tampil prima.






