Kota Bandung, harmonionline.net-Aktor Preman Pensiun meramaikan kajian yang diadakan oleh Safinah Malaika, pada hari Kamis (08/12/2022) di Masjid Agung Transtudio Bandung.
Adapun aktor yang dimaksud adalah, Andi Tile atau biasa dikelan dengan Kang Amin, Yusup Palentin atau yang biasa dikenal sebagai Kang Ubed, dan tentunya Epy Kusnandar atau yang biasa dikenal sebagai Kang Muslihat.
Dalam kajian yang didukung oleh Info Kajian Bandung, Manusia Cahaya, Rumah Cahaya Quran ini mengusung tema Sosmedmu Hisabmu, yang mana di era digital ini, umat harus menjaga perilakunya Ketika menggunakan social media.
Selain diisi oleh kajian, pada kegiatan yang dihadiri oleh puluhan Ibu – ibu ini juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al – Quran, Sharing session bersama aktor preman pensiun, dan juga pembagian doorprize.
Ryan Rama, motivator yang juga mengisi kajian hari ini mengapresiasi para jamaah yang hadir hari ini, yang datang dari berbagai kalangan, “Masyaallah luar biasa, inilah nikmatnya berbagi.
Jadi kita lintas generasi alhamdullilah hari ini ada dari Generasi Z, Alpha, mungkin juga ada yang lebih tua lagi, dan pastinya ada dari silent generation ya,” ujarnya.
Sementara itu pengisi utama kajian hari ini, Ustad. R. Kusumananda Mega, mengapresiasi antusiasme para jamaah yang hadir hari ini, “Masyaallah, kajian hari ini luar biasa jamaahnya sangat banyak, lalu saya melihat mereka haus dengan ilmu yang bermanfaat, semoga (materi kajian hari ini) bisa menjadi ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.
Adapun harapannya, seperti yang dikatakan oleh Ryan Rama dari kajian ini dapat Kembali “bertuhan”, “Harapannya buat hari ini, ayo kita sama – sama Kembali bertuhan, biar segala sesuatunya, bisa bertahan. Banyak akan hilang tanpa bertuhan, kalau kita bertuhan akan bertambah segala sesuatunya, dan tentunya ingat untuk terus memberi manfaat,” ujarnya.
Di tempat yang sama Ustad. R. Kusumananda Mega berharap agar kajian ini dapat menjadi ilmu yang bermanfaat bagi jamaah “Harapan saya yang paling pertama adalah, ilmunya menjadi ilmu yang bermanfaat satu itu yang paling jelas, yang kedua mereka bisa Kembali mengamalkan ilmu yang tadi, ketiga mereka mampu mengimplementasikan apa – apa yang sudah disampaikan, karena sebaik – baiknya orang adalah mereka yang mengajarkan Al – quran,” jelasnya. (Koresponden Lapangan: M. Adhitya)














