Warga diminta dukung kepolisian untuk mengungkap pelaku penusukan seorang bocah perempuan di Cibeureum Cimahi
Keluarga besar Suhendar Agung saat ini masih diselimuti duka atas wafatnya Putri Shakilla (12).
Putri merupakan pelajar SD kelas 6. Dia menjadi korban penusukan saat sedang berjalan disebuah gang menuju rumahnya sepulang mengaji di Masjid At-Taqwa, Rabu (19/10), selepas isya.
Sementara sebuah Rekaman CCTV menunjukkan ada pria pemotor yang memarkir kendaraannya di gang lalu dia berjalan berhati-hati mengarah ke gang tempat Putri berbelok beberapa detik sebelumnya. Penelusuran harmoninetwork diketahui lokasi Kejadian penusukan tsb merupakan sebuah gang di Jalan Mukodar Tengah, Cibereum, Kota Cimahi, jabar yang tidak terlalu rame dilalui baik pengendara maupun pejalan kaki.
“Jalannya itu (lokasi kejadian)memang bukan jalan utama,ya jadi jalan warga yang ada diseputaran sana saja yang lewat,bukan jalan yang biasanya rame dilalui orang banyak” Kata Asep Dian Ketua RT 04 /07 Kebon Kopi Cibeureum Cimahi Selatan.Asep menjelaskan sebelum terjadi penusukan tsb,korban sebelumnya berjalan berdua dengan seorang temannya sepulang mengaji dari Masjid Attaqwa yang berjarak kurang lebih 100-150 m dari lokasi Kejadian”waktu perpisahan dua anak itu di jalan utamanya,di mukodar 3 itu persimpangan RT 3 dengan RT 4 dan RT 2 dengan RT 6″ jelas Asep ketika ditemui tim Harmoni belum lama ini.
Ia meminta masyarakat untuk mendukung pihak kepolisian yang sedang mendalami dan mencari pelaku yang diduga melakukan penusukan yang menyebabkan tewasnya Putri”untuk informasi kaitan kejadian ini, tentunya kami meminta semua pihak untuk mempercayakan saja kepada pihak kepolisian yang saat ini sedang melakukan penyelidikan,pemeriksaan dan sebagainya”kata Asep.
Karangan bunga salah satunya dari gubernur jawa barat Ridwan Kamil bertuliskan ikut berduka cita atas wafatnya Putri Shakilla,tampak berjejer bersama karangan bunga lainnya didepan rumah orang tua korban (AG













