• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Selasa, 24 Februari 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita Kab. Bandung

Proporsi RDTR Kabupaten Bandung Terbanyak di Jabar

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Jumat, 25 September 2020
in Kab. Bandung
0 0
Proporsi RDTR Kabupaten Bandung Terbanyak di Jabar

Kab Bandung-Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) merupakan program pemerintah pusat berupa bantuan teknis (bantek) yang dirilis awal 2019 lalu. Presiden RI Joko Widodo menyampaikan, bahwa untuk kemudahan investasi di suatu daerah, pemerintah pusat perlu mempersiapkan dan menetapkan RDTR.

Dari 58 RDTR yang dipersiapkan di Indonesia, Jawa Barat (Jabar) mendapat 8. Kabupaten Bandung sendiri mendapat proporsi paling banyak di Jabar, yaitu 2 RDTR.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), memiliki rencana kota yang operasional. 2 RDTR yang disiapkan, yaitu Bojongsoang dan Tegalluar, sudah mendapat persetujuan subtansi dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Kepala DPUTR Kabupaten Bandung H. Agus Nuria A. mengatakan, Kabupaten Bandung harus punya nilai lebih untuk penyelenggaraan investasi. Oleh karenanya RDTR itu merupakan RDTR Online Single Submission (OSS) yang interaktif.

“Dengan adanya OSS, dalam penyelenggaraan pembangunan atau investasi, proses perijinannya bisa disetujui di belahan dunia manapun secara online (daring). Untuk mendapat persetujuan substansi, harus ada peta yang direkomendasi oleh BIG (Badan Informasi Geospasial), KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dan juga ada rekomendasi dari gubernur. Dan persetujuan substansi ini, ada masa berlakunya,” ucap Kepala DPUTR di Soreang, Kamis (24/9/2020).

Agus Nuria secara ringkas membeberkan proses pemetaannya. Pertama, pihaknya mengidentikkan sumber peta dengan BIG di Bogor. Setelah proses identifikasi, keluarlah berita acara (BA) untuk mendapatkan peta dasar.

“Nah, peta dasar itu tidak sederhana. Ada banyak item sampai ke level nama daerah sampai kampungnya. Kita lakukan lagi BA untuk berlanjut pada peta tematik. Peta tematik itu ada judulnya, apakah untuk area persawahan, industri atau perumahan. Untuk peta tematik ini juga nanti di BA kan. Setelah BA final, barulah berlanjut ke materi teknis di Kementerian ATR/BPN,” papar Agus didampingi Kepala Bidang Penataan Ruang H. Ben Indra Agusta.

Untuk melakukan asistensi dan mendapatkan BA dari BIG, tambah Agus, membutuhkan proses yang tidak sebentar. Pihaknya harus mendapatkan nomor secara inden untuk asistensi satu bulan ke depan.

“Jadi bayangkan ada lebih dari 500 daerah, ingin membuat pemetaan RDTR ke BIG. Tahapan prosesnya sudah kita lakukan, dan kita sudah dapat sumber petanya meskipun belum final. Insya Allah dengan intensitas yang ada, kita bisa pertanggungjawabkan peta yang kita siapkan menjadi peta rencana,” tuturnya.

Selain kedua RDTR tersebut, DPUTR juga tengah mempersiapkan RDTR Soreang Terpadu yang mencakup Soreang-Katapang, Kutawaringin dan Margahayu-Margaasih. Namun saat ini, pihaknya lebih memprioritaskan Bojongsoang dan Tegalluar.

“Pertama, karena itu adalah program pusat. Kedua, tingkat industrialisasi di kedua wilayah itu sangat tinggi. Di Bojongsoang ada perumahan dan mal, kemudian di Tegalluar itu ada Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), ada depo dan TOD (Transit Oriented Development) nya,” katanya pula.

Kedua wilayah tersebut diproyeksikan menjadi kota di Kabupaten Bandung. Pergerakan manusia di sana, tuturnya, akan sangat cepat. Dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Tegalluar, hanya membutuhkan waktu sekitar 40 menit dengan KCJB.

“Persoalannya, dari Tegalluar ini yang akan lama. Bisa berjam-jam karena penumpukan orang dan kendaraan keluar dari stasiun. Karena itulah kita siapkan RDTR ini,” tambah Agus.

Ia menjelaskan, tidak pernah ada rencana tata ruang melibatkan lintas lembaga dan kementerian. Dalam RDTR OSS, bukan hanya Kementerian ATR/BPN sebagai leading sector-nya saja yang terlibat.

“Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) sudah melayangkan surat kepada pemda (pemerintah daerah), untuk menyiapkan perda (peraturan daerah) nya. Ini merupakan Program Strategis Nasional (PSN) yang harus terakomodir dalam tata ruang wilayah. Saat ini raperdanya tengah dibahas pansus (panitia khusus) di DPRD,” pungkas Agus Nuria.

Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Penyaluran Bantuan Bencana Longsor di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat
Berita

Penyaluran Bantuan Bencana Longsor di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat

Selasa, 10 Februari 2026
Kab. Bandung

Seorang Anak Tewas Tenggelam di Kubangan Proyek Perumahan di Lagadar Margaasih

Kamis, 20 November 2025
Kab. Bandung

Pemkab Bandung Terbitkan KTP Elektronik bagi Penyandang Disabilitas

Selasa, 9 September 2025
Kab. Bandung

Dukung Program Pemerintah, Buana Mekar Day Adakan Pengobatan Gratis, Sembako Murah & Bazar UMKM

Sabtu, 6 September 2025
Kab. Bandung

Gelar Musyawarah Kerja Wilayah RAPI Kabupaten Bandung Wujudkan Program Kerja Berkemajuan

Jumat, 29 Agustus 2025
Kab. Bandung

Bupati Bandung dan Walikota Cimahi Bahas Masalah Penanganan Banjir dan Perbatasan

Rabu, 11 Juni 2025

Info Terbaru

Harmoniaga Ramadhan : Mengenal Lebih Dekat Produk Cireng Baim

Harmoniaga Ramadhan : Mengenal Lebih Dekat Produk Cireng Baim

Selasa, 24 Februari 2026
Ikuti kajian hari ke 6 Pesantren Bulan Dakwah Ramadhan

Ikuti kajian hari ke 6 Pesantren Bulan Dakwah Ramadhan

Selasa, 24 Februari 2026
Ikuti Kajian Safari Masjid Detoksifikasi Hati Mengobati Penyakit Batin dengan Puasa Lahiriah

Ikuti Kajian Safari Masjid Detoksifikasi Hati Mengobati Penyakit Batin dengan Puasa Lahiriah

Selasa, 24 Februari 2026
Harmoniaga Ramadhan : Mengenal Lebih Dekat Produk Topisang

Harmoniaga Ramadhan : Mengenal Lebih Dekat Produk Topisang

Senin, 23 Februari 2026

Video

  • All
  • Video
Tarhib Ramadhan : Sahabat Bandung Community 2026 M – 1447 H

Tarhib Ramadhan : Sahabat Bandung Community 2026 M – 1447 H

Senin, 2 Februari 2026

Video: Tabligh Akbar bersama Ustadz. Abdul Somad di Masjid Trans Studio Bandung

Selasa, 27 Januari 2026
LIPUTAN KHUSUS : Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PERWOSI Prov. Jabar Masa Bakti 2025 – 2029

LIPUTAN KHUSUS : Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PERWOSI Prov. Jabar Masa Bakti 2025 – 2029

Senin, 26 Januari 2026
LIPUTAN KHUSUS – MT Thohirul Qolbi ” Belanja di Bulan Rajab “

LIPUTAN KHUSUS – MT Thohirul Qolbi ” Belanja di Bulan Rajab “

Minggu, 25 Januari 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist