• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Minggu, 19 April 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Ekonomi

BPS: 10,1 Persen Usaha Kecil Tutup Karena Corona

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Rabu, 16 September 2020
in Ekonomi
0 0
BPS: 10,1 Persen Usaha Kecil Tutup Karena Corona

Sebuah toko jamu di pasar tradisional di Yogyakarta menjual berbagai ramuan tradisional untuk meningkatkan kekebalan tubuh di tengah pandemi virus corona (Covid-19), 3 Maret 2020. (Foto: AFP)

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 10,1 persen pelaku Usaha Menengah Kecil (UMK) berhenti operasional karena terdampak pandemi corona.

JAKARTA — Hasil survei BPS mencatat 84 persen Usaha Menengah Kecil (UMK) dan 82 persen Usaha Menengah Besar (UMB) menurun pendapatannya saat pandemi. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan 10,1 persen UMK dan 5 persen UMB di antaranya berhenti operasional karena terdampak corona. Survei ini melibatkan 34.558 pelaku usaha pada 10-26 Juli 2020. Responden terdiri dari 25.256 UMK, 6.821 UMB dan 2.482 usaha pertanian.

“59,8 persen UMK dan 49,4 persen UMB masih tetap beroperasi normal di tengah pandemi. Dan baik UMK maupun UMB sekitar 24-28 persen itu mengurangi kapasitas kerjanya,” jelas Suhariyanto dalam konferensi pers online, Selasa (15/9/2020).

Kepala BPS Suhariyanto saat menggelar konferensi pers online, Selasa (15/9/2020). Foto: screenshot
Kepala BPS Suhariyanto saat menggelar konferensi pers online, Selasa (15/9/2020). Foto: screenshot

Suhariyanto menambahkan jenis usaha yang mengalami penurunan pendapatan antara lain usaha makanan-minuman, transportasi dan pergudangan, konstruksi dan industri pengolahan.

Sebagian besar pelaku usaha UMK dan UMB beradaptasi menggunakan media online untuk pemasaran. Sedangkan lainnya melakukan menambah produk dan lokasi usaha, serta mengurangi jam kerja untuk mempertahankan pekerja dan perusahaan.

“30 persen dari UMK melakukan pengurangan jam kerja, sedangkan UMB sebanyak 47 persen. Jadi keputusan untuk melakukan PHK cenderung langkah terakhir yang diambil pelaku usaha,” tambahnya.

Hasil survei juga menunjukkan 58 persen pelaku usaha mampu bertahan lebih dari tiga bulan meskipun tidak ada bantuan. Sedangkan 42 persen sisanya hanya mampu bertahan maksimum tiga bulan jika tidak ada bantuan. Adapun bantuan usaha yang diharapkan pelaku usaha sebagian besar adalah bantuan usaha modal, keringanan tagihan listrik, penundaan pembayaran pinjaman dan pajak.

Sementara itu Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Abra Talattov mengatakan pemerintah perlu mendorong daya beli masyarakat untuk melindungi usaha menengah. Salah satunya yaitu dengan memberikan bantuan kepada masyarakat atau konsumen seperti bantuan tunai atau subsidi gaji.

Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Abra Talattov. (Foto: Abra)
Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Abra Talattov. (Foto: Abra)

Abra juga mendorong pemerintah untuk membelanjakan alokasi anggarannya untuk membeli produk-produk usaha menengah. Hal ini untuk mengimbangi daya beli masyarakat yang sedang mengalami penurunan pada masa pandemi.

“Kalau dari hasil survei itu kan penurunan penjualan atau perubahan pendapatan sebanyak 82 persen. Pendapatan menurun tentu imbas dari penurunan permintaan,” jelas Abra kepada VOA.

Abra memprediksi ekonomi nasional akan mengalami resesi pada kuartal ketiga tahun ini dan diperparah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar tahap dua. Akibatnya, usaha menengah juga akan semakin terdampak pandemi corona. Karena itu, ia meminta BPS melakukan survei kembali untuk melihat ketahanan para pelaku usaha pada September ini.

“Dampaknya tentu besar, terutama resesi mencerminkan kegiatan ekonomi yang terkontraksi yang utamanya dari sisi konsumsi rumah tangga. Karena 60 persen ekonomi kita dari konsumsi,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah dapat memanfaatkan data BPS ini untuk pemberian subsidi gaji bagi pelaku usaha menengah dan pekerjanya, seperti pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Sebab, ia menduga permintaan bantuan modal yang diminta pelaku UMK tidak hanya untuk mempertahankan usaha, melainkan juga untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka. [sm/em]

Sumber : VOA Indonesia

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Ekonomi

Peluang dan Tantangan Ketahanan Pangan Global

Rabu, 8 Oktober 2025
Ekonomi

Jadwal Operasional Bank Saat Libur Lebaran 2025

Jumat, 28 Maret 2025
Ekonomi

Wakaf & Bisnis

Rabu, 5 Februari 2025
Ekonomi

Iklannya Jadi “Tanda” Datangnya Bulan Ramadhan, Ini Sejarah Sirup Marjan

Senin, 3 Februari 2025
Ekonomi

Rupiah Menguat Terhadap Dollar AS Hingga Rp. 8.170 Bikin Heboh Netizen, Ini Penjelasan BI

Minggu, 2 Februari 2025
Ekonomi

Bukalapak Resmi Tutup Marketplace Produk Fisik

Rabu, 8 Januari 2025

Info Terbaru

LIPUTAN KHUSUS : Mengenang Almarhumah Bunda Tanty

LIPUTAN KHUSUS : Mengenang Almarhumah Bunda Tanty

Minggu, 19 April 2026
Shalat merupakan Ibadah Terpenting

Shalat merupakan Ibadah Terpenting

Minggu, 19 April 2026
LIPUTAN KHUSUS : Halal Bihalal & Temu Kangen keluarga Besar BALAI DIKLAT LEMBANG ” Lintas Masa”

LIPUTAN KHUSUS : Halal Bihalal & Temu Kangen keluarga Besar BALAI DIKLAT LEMBANG ” Lintas Masa”

Minggu, 19 April 2026
Halal Bihalal & Temu Kangen Keluarga Besar Balai Diklat Lembang ” Lintas Masa “

Halal Bihalal & Temu Kangen Keluarga Besar Balai Diklat Lembang ” Lintas Masa “

Sabtu, 18 April 2026

Video

  • All
  • Video
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026

“Ramadhan Festival” Talkshow Parenting bersama Elly Risman di Masjid Al Jabbar

Rabu, 11 Maret 2026

Highlight Iftar Ramadhan 1447 H: Berbagi Kasih bersama GMI Kota Bandung

Minggu, 8 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist