• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Rabu, 18 Maret 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Unik

Jadi Pencium Ketiak, Profesi yang Dibayar Rp 27 Miliar Per Tahun

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Senin, 10 Juni 2024
in Unik
0 0
Jadi Pencium Ketiak, Profesi yang Dibayar Rp 27 Miliar Per Tahun

Gambar Ilustrasi Deodoran

Ketiak kadang bikin repot dan bikin salah tingkah bila anda memang bermasalah dengan aromanya.

Masalah bagian tubuh ini memunculkan peluang profesi yang tak disangka-sangka. Tukang Uji Deodoran. Ya ! Sesuai dengan namanya, deodoran identik dengan yang namanya ketiak.

Seseorang yang bekerja sebagai penguji deodoran, tak akan jauh-jauh dari bagian tubuh, ketiak. Mencium ketiak sendiri saja terkadang bikin pusing dan mau muntah, bagaimana jadinya bila seseorang harus mencium ketiak orang lain?

Tak hanya ketiak, kaki yang berkeringat juga tak luput dari endusan para pekerja ini. Karena pekerjaan yang tergolong tak biasa, orang yang diterima sebagai pekerja juga harus memiliki indra penciuman yang tajam dan tahan terhadap bau ketiak dan kaki berkeringat setiap responden pengujian.

Meski terdengar aneh, nyatanya pekerjaan ini menghasilkan uang yang tak sedikit lho. Para pekerja penguji deodoran ini akan dibayar kurang lebih Rp 27 miliar per tahunnya.

Pekerjaan ini sendiri dilakukan oleh sebuah lembaga penelitian bernama Princeton Consumer Research. Para peneliti melakukan pekerjaan ini untuk beberapa perusahaan kosmetik.

Baca juga  Dulu Malu Kini Pede, Kisah Agus yang Gabung Agus Agus Bersaudara Indonesia

Karena pekerjaan yang berhubungan dengan bau ketiak dan bau kaki berkeringat, para staff lembaga mengaku bahwa selama pengujian telah menemukan beberapa orang yang memiliki bau dalam level yang “mengerikan”.

Lantas bagaimanakah cara kerjanya? Perusahaan konsumen Princeton akan mengirimkan 10 sample deodoran buatannya dengan kekuatan dan kandungan berbeda. Lalu, para peneliti di lembaga tersebut akan mencium ketiak responden yang sudah dioleskan deodoran. Tak secara langsung menempelkan hidungnya ke ketiak atau kaki responden, penguji deodoran ini akan menggunakan sebuah kertas kerucut sebagai perantaranya.

Setelah mencium objek penelitian, mereka lalu menempatkan bau tersebut di dalam skala berapa. Hitungan skala ini dimulai dari angka 0 hingga 10. Jika bau berada di skala 0, itu artinya bau tidak terlalu kuat. Sedangkan bau yang ada di skala 10, berarti baunya sudah sangat tajam.

Bagaimana, anda tertarik untuk menjalani profesi ini ?

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Tags: profesi unikunikviral
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Unik

Mengenal Bernadus Prasodjo, Seniman di Balik Gambar Legendaris Pada Kaleng Khong Guan

Selasa, 1 April 2025
Unik

Warganet Riuh Soal Istilah “Fufufu”, Apa Artinya?

Minggu, 22 September 2024
Unik

Gara-Gara Menelpon Isterinya sampai 100 Kali Sehari, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Minggu, 22 September 2024
Unik

Gaya Hidup tidak sesuai Pekerjaan Trending di Tiktok 2024

Selasa, 27 Agustus 2024
Unik

Sambut Kemerdekaan, Warga Mundel Dekorasi Kampung dengan Bendera Panjang

Jumat, 9 Agustus 2024
Abiamana, Potret Gen Alpha yang Aktif Daki Gunung
Unik

Abiamana, Potret Gen Alpha yang Aktif Daki Gunung

Rabu, 7 Agustus 2024

Info Terbaru

Moment Ramadhan 1447 H, Kang Edwin Serap Aspirasi Konstituen dalam Reses II

Moment Ramadhan 1447 H, Kang Edwin Serap Aspirasi Konstituen dalam Reses II

Rabu, 18 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026
LIPUTAN KHUSUS : Launching MT MHABD

LIPUTAN KHUSUS : Launching MT MHABD

Rabu, 18 Maret 2026

MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat untuk Penetapan Idul Fitri 1447 H

Senin, 16 Maret 2026

Video

  • All
  • Video
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026

“Ramadhan Festival” Talkshow Parenting bersama Elly Risman di Masjid Al Jabbar

Rabu, 11 Maret 2026

Highlight Iftar Ramadhan 1447 H: Berbagi Kasih bersama GMI Kota Bandung

Minggu, 8 Maret 2026

Liputan Khusus: Pesantren Ramadhan MT. Hegarmanah “Muslimah Day’s”

Minggu, 8 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist