Munas Ikatan Saudagar Muslim Se-Indonesia (ISMI) ke 3 di Hotel Pandanaran Kota Semarang Jawa Tengah kembali memilih Dr. Ing. H. Ilham Akbar Habibie, Dipl.Ing., M.B.A sebagai ketua umum periode 2023-2028 dalam agenda pemilihan ketua umum pada Sabtu (28/10/2023) malam.
Ilham Akbar terpilih secara aklamasi setelah salah satu calon lainnya, yakni Dr. Eman Suryaman secara ikhlas menyerahkan hak dipilihnya (dapat 1 suara) kepada Ilham yang juga mantan Ketua ISMI periode 2018-2023.
Terpilihnya lagi Putra mantan Presiden BJ Habibie ini sudah diprediksi sebelumnya. Pasalnya, Ilham yang telah menjadi ketua umum ISMI selama dua periode, yakni 2013-2013 dan 2018-2023 dinilai berkinerja baik. Dan keberdaannya masih dibutuhkan untuk membesarkan ISMI dalam lima tahun mendatang.
Dalam sambutannya sesaat setelah terpilih, Ilham mengatakan ISMI harus lebih kuat, manfaat dan lebih berdampak.
“Kebersamaan sangat penting. Masukan dan saran dari semua pihak terutama anggota sangat penting bagi saya,” kata Ilham.
Ilham berjanji, sebagai ketua formatur dalam waktu dekat akan melakukan rapat formatur untuk menyusun kelengkapan bagan organisasi.
“Sebagai organisasi awalnya kita memang bekerja dengan biaya sendiri, tapi jika ingin sehat dan kuat kita harus berkontribusi,” harap Ilham.
Ilham juga mengaku senang karena terpilih lewat pemilihan yang demokratis dan tidak ada money politic.
“Saran dan masukan dari semua pihak sangat penting bagi saya, dan mohon doanya agar kami dapat membawa ISMI lebih maju lagi,” pungkas Ilham.
Munas ISMI ke 3 berlangsung di Semarang sejak Jumat (26/10/2023) sore. Pada kesempatan itu, Sekjend ISMI 2018-2023 Juliana Wahid, SE MPd didampingi Owner Hotel Pandanaran yang juga Pengurus ISMI Jateng, Gatyt Sari Chotijah, SH, MM mengatakan Ilham Habibie yang menjabat Ketua ISMI periode 2018-2023 diharapkan akan terpilih kembali, karena ISMI masih membutuhkan figur dari Ilham Habibie.
Sementara, Ilham Habibie saat sambutan pada pembukaan Munas ke 3 mengatakan, ISMI lahir tahun 2013. ISMI berdiri dengan tujuan untuk memajukan ekonomi umat Islam. Agar ekonomi umat bisa maju para pengusaha harus bersatu. Anggota ISMI adalah para pengusaha atau saudagar muslim.
“Kita harus bersatu. Bersatu bukan berarti harus sepaham, tapi paling tidak dalam kerjasamanya kita harus merangkul sebanyak orang mungkin. Agar bisa mendapatkan efek ekonomi terbesar, bisa sebanyak mungkin mendapat ide yang cemerlang, yang kemudian bisa diimplementasikan yang kemudian bisa memberikan manfaat untuk bangsa, negara dan umat,” kata dia.
Ketua Umum Majelis Pengurus Pusat ISMI Dr. Ing. Ilham Habibie, MBA memberikan sambutan. (foto aris syaefudin/sigijateng.id)
Pada periode lima tahun pertama, tambah Ilham, ISMI masih berjuang. Saat itu tantangan dan perjuangannya luar biasa. Pada lima tahun pertama keberadaan ISMI belum kelihatan.
“Setelah itu, perkembangan ISMI pada lima tahun kedua atau lima tahun terakahir ini luar biasa. Sekarang ini sudah ada 24 Orwil. Insya Allah akan terus diperluas ke 38 provinsi. Kita akan kejar agar ada 38 orwil,” tambahnya.
Menurut Ilham, yang penting itu bukan hanya kehadiran ISMI saja, namun adalah dampaknya. Pengusaha yang bergabung di ISMI diharapkan pada aktif, kemudian memberikan dampak positif bagi lingkungan dan komunitasnya. Saudagar mengajak saudagar lain agar bisa berkembang dan maju. “Anggota ISMI diharapkan bisa saling memberikan ide, bertukar pikiran, sharing agar bisa maju dan berkembang Bersama-sama,” katanya. (aris/sigijateng.id)













