Komunitas Mimbar Hiburan Amal Bagi Duafa (MHABD) menggelar Pengajian dengan Ust. Handy Bonny di hadiri oleh ratusan Jamaah dari berbagai wilayah di Bandung Raya, Pengajian jelang MHABD ke 35 ini berbeda dengan pengajian biasa karena dilaksanakan ditempat wisata,tepatnya di Tepi Kota Healing Jl. Padang Golf No.1 Arcamanik, Kota Bandung.Rabu, 13/9/2023.
Pengajian Komunitas MHABD ini dengan tema”Menggapai Cinta Allah Dan Rasulullah SAW”, Selain menyimak kajian,para jamaah juga langsung menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi dan dijawab langsung oleh papap bony panggilan Ustadz Handy Bonny diakhir kajian tsb.
Ustadz Handypun mengapresiasi konsep Pengajian sambil Wisata yang diusung Komunitas MHABD ini “Alhamdulillah, saya sangat senang dengan inovasi ini. Di tempat pariwisata, kita memiliki lebih banyak kesempatan untuk merangkul saudara-saudara kita yang mungkin merasa malu untuk ke masjid. Selain itu, kami dapat menggabungkan pembelajaran agama dengan keindahan pariwisata,”Ungkap Papap Bony
Dalam kajian dakwahnya, Ust. Bonny menjelaskan pentingnya mengikuti teladan Rasulullah saw. dalam mencintai Allah. ” ketika kita ingin mencintai Allah, maka kita harus mengikuti role model yang sudah sukses yaitu Rasulullah saw. Kita harus mengikuti ajaran dan tindakan beliau dalam kehidupan sehari-hari. Praktek-praktek sunnah ini membantu kita untuk tumbuh dalam cinta kita kepada Allah swt,” jelas suami Rini Kartini ini.
Sebagai satu pendakwah yang banyak disukai anak remaja karena gaya milenial dan penyampaian ceramahnya yang tidak membosankan karena mengikuti trend anak muda sekarang Ust. Handy Bonny memberikan pesan khusus kepada generasi muda untuk semangat dalam mencari ilmu dan berkontribusi positif untuk masa depan bangsa. “Jangan pernah merasa kalah dengan para ibu-ibu dalam pencarian ilmu. Mari kita semua semangat untuk menciptakan perubahan yang lebih baik bagi masa depan kita,” Pungkas Ustadz Hendy Bonny ketiaka berbincang dengan tim liputan harmoni.

Dilokasi yang sama Bunda Anna Anggraeni, salah satu sesepuh MHBD, menjelaskan mengapa MHABD mengangkat tema pengajian sambil wisata ini. “Kami belajar dari alam dan menikmati kajian sambil mengagumi kuasa Allah yang terpancar dalam ciptaan-Nya,” Ungkapnya.
Anna juga menilai konsep pengajian sambil wisata ini mampu menyatukan perbedaan”meski anggota MHABD berbeda keyakinan namun keragaman disini (pengajian sambil wisata MHABD)benar benar dilaksanakan lakum dinukum waliyadin”jelas bunda Anna.
Pihaknya berterimakasih kepada Perry Tristianto owner tepi kota hilang yang sudah memfasilitasi pengajian sambil wisata tsb.

Semetara itu Intan Setiati Perwakilan dari Manajemen Tepi Kota Healing menjelaskan, pihaknya berkolaborasi dengan majelis taklim atupun komunitas lain untuk menggelar Pengajian sambil Wisata”Ini adalah acara kedua kami yang menggabungkan pengajian dengan wisata. Kami mengadakan ini untuk sahabat-sahabat tepi Healing, ibu-ibu pengajian di sekitar kami, atau bahkan dari luar kota Bandung,” Jelas Intan.
Adanya pengajian sambil wisata seperti yang digelar komunitas MHABD ini Pihaknya berharap semua yang mengunjungi kajian ini dapat menikmati keindahan alam sekaligus mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk meningkatkan keimanan dan kualitas hidup mereka.
Penulis : Yasfa & Shinta // Editor :Arga
Berita ini dibuat untuk memenuhi tugas mahasiswa UWI (Universitas Wanita Internasional) dalam melaksanakan PKL di TVHarmoni, Rabu 13 September 2023.














